Angka Kemiskinan di Inhil Naik, Pengeluaran Harian Warga Dinilai Tak Cukup
BUALBUAL.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami kenaikan pada tahun 2024. Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk miskin di Inhil mencapai 41.049 jiwa atau 5,66 persen dari total populasi per Maret 2024. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya yang berada pada level 5,31 persen.
Kepala BPS Inhil menjelaskan, salah satu penyebab kenaikan angka kemiskinan tersebut adalah peningkatan garis kemiskinan, yang kini ditetapkan sebesar Rp629.570 per kapita per bulan, naik dari Rp597.122 pada 2023.
“Garis kemiskinan dihitung berdasarkan nilai pengeluaran minimum untuk memenuhi kebutuhan makanan sebesar 2.100 kilokalori per kapita per hari, serta kebutuhan non-makanan seperti perumahan, pendidikan, dan kesehatan,” jelasnya.
Peningkatan garis kemiskinan ini turut mempengaruhi jumlah penduduk yang masuk kategori miskin, terutama di daerah-daerah pedesaan seperti Inhil. Meski pengeluaran uang mungkin rendah, sebagian besar masyarakat Inhil masih mampu mencukupi kebutuhan pangan dari hasil pertanian dan perkebunan lokal.
“Jika penduduk masih bisa memenuhi kebutuhan kalorinya dari hasil kebun dan ladang sendiri, mereka belum tentu disebut miskin secara fungsional, meski menurut data pengeluaran mereka di bawah garis kemiskinan,” imbuh BPS.
Saat ini, BPS Inhil juga telah memulai proses pendataan terbaru untuk tahun 2025 sejak Maret lalu. Hasil resmi statistik kemiskinan tersebut dijadwalkan akan diumumkan pada akhir Juli atau awal Agustus 2025 mendatang.

Berita Lainnya
Hafizha Sebut Kerupuk Ikan Bintan Sudah Saatnya Menuju Pasar Digital
Kenaikan Harga Minyak Mentah Dunia Picu Naiknya Harga TBS Sawit Riau
Akibat Covid-19, Penghasilan Nelayan Turun
Petani Super Win, Harga Pinang Kering di Riau Naik Jadi Rp14.200 per Kg
Selamat! PT Pulau Sambu Ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional Industri
Hotel Inhil Pratama Tembilahan Bisa Bertahan di Saat Bisnis Perhotelan Mulai Merambah
Sambu Group Genap 58 Tahun: Konsisten Hadirkan Inovasi untuk Kelapa Indonesia yang Berdaya Saing Global
Solusi Masalah Listrik Cepat, PLN Punya Aplikasi ListriQu
Polres Bengkalis Berikan Bansos 300 Kg Beras Buat Masyarakat Terdampak Covid-19
Begini Penjelasan DPMPTSP Inhil Soal Izin Industri Pabrik Sagu
Polsek Enok Berikan Bantuan Sembako Kepada Keluarga Kurang Mampu Terkena Dampak Covid-19
Pertumbuhan Ekonomi Riau Melambat, Tapi Industri Pengolahan Tetap Aktif