Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Gubri Abdul Wahid Pastikan Pembangunan Dua Jembatan Ambruk di Meranti Tahun 2026
BUALBUAL.com - Gubernur Riau, Abdul Wahid, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam kunjungannya, Gubernur berkomitmen akan membangun kembali dua jembatan yang ambruk, yaitu Jembatan Panglima Sampul dan Jembatan Selat Akar, pada tahun 2026.
Gubernur Abdul Wahid tiba di Selatpanjang menggunakan helikopter, didampingi oleh Kapolda Riau, Herry Heryawan, dan sejumlah pejabat lainnya. Rombongan ini disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar, Wakil Bupati Muzamil, Kapolres Aldi Alfa, serta unsur Forkopimda dan pejabat setempat.
Selama kunjungannya, Abdul Wahid meninjau beberapa lokasi penting. Selain mengunjungi pos kamling dan masjid, ia juga secara langsung melihat kondisi Jembatan Panglima Sampul di Kecamatan Tebingtinggi Barat yang ambruk pada tahun 2024.
Kepada wartawan, Abdul Wahid menjelaskan bahwa kunjungan bersama Kapolda ini bertujuan untuk meninjau kondisi keamanan dan progres pembangunan di Meranti. Ia menekankan pentingnya mengaktifkan kembali pos kamling guna memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga hingga ke pelosok desa.
Terkait pembangunan, Abdul Wahid menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus kepada Kepulauan Meranti sebagai daerah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Menurutnya, infrastruktur jalan dan jembatan harus menjadi prioritas utama.
“Saya berkomitmen membangun Kepulauan Meranti yang merupakan daerah terluar. Daerah ini harus diberikan perhatian khusus, termasuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan,” tegasnya.
Jembatan Selat Akar menghubung beberapa desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu, ambruk pada Agustus 2023. Kemudian, pada Mei 2024 jembatan Panglima Sampul juga turut roboh ke Sungai. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Gubernur memberikan kepastian langsung kepada masyarakat untuk membangun dua jembatan tersebut.
“Tahun 2026, sudah kita anggarkan pembangunan dua jembatan, Jembatan Panglima Sampul dan Jembatan Selat Akar,” ujar Wahid.
Ambruknya 2 jembatan ini, menghambat roda perekonomian. Sebab, jembatan merupakan jalur utama yang menghubung beberapa kecamatan untuk menuju ke ibukota.
"Termasuk kami akan memastikan infrastruktur dengan baik. Karena, infrastruktur merupakan modal dasar dalam rangka mengentaskan kemiskinan. Kita juga mendorong pihak luar agar berinvestasi di sini, tentu harus kita siapkan infrastruktur dasarnya, air bersih, listrik dan jalan," katanya lagi.
Janji ini membawa angin segar bagi warga Meranti yang telah lama menantikan perbaikan infrastruktur vital tersebut. Diharapkan, pembangunan kedua jembatan ini dapat meningkatkan konektivitas dan memulihkan roda perekonomian masyarakat di kawasan itu.

Berita Lainnya
Pasca Sidang Etik, KPK Didesak Lakukan Penyelidikan Internal Ungkap Aktor Bocornya Dokumen ESDM
Gubri Abdul Wahid Lantik Pengurus DPP Permasa Jatim 2025-2030: Kalau ringan sama dijinjing, kalau berat sama dipikul
Apel Perdana Pasca Lebaran, Herman Tekankan Disiplin dan Loyalitas ASN
Mendagri: Pertumbuhan Ekonomi Harus Jadi Perhatian Kepala Daerah
Turnamen Badminton Bhayangkara Cup 2025 Polres Bengkalis Resmi Dibuka, Kasmarni: Mari Kita Junjung Tinggi Sportivitas dan Kebersamaan
Bupati Bengkalis Kasmarni serta Keluarga Id Idul Adha di Muara Basung,
Carut Marut SE Mendagri, Pemko Tanjungpinang mendapat Restu dari Mendagri soal Pengangkatan Pejabat
Kuansing Terima Bantuan Kendaraan Pengangkut Sampah dari Menteri LHK
Gubri Syamsuar Didaulat Mewakili Gubernur se-Indonesia Terima Perpres Vokasi
Sekda Way Kanan Pimpin Rakoor Persiapan Kunker Gubernur Lampung
Duanu Itu Identitas, Zainal: Orang Duanu Punya Nama dan Martabat Sendiri
Asisten I Syahruddin Buka Perjusami Gerakan Pramuka Inhu