Peringatan Dini! Gelombang Kuat di Bekawan Bisa Meningkat
BUALBUAL.com - Cuaca ekstrem kembali melanda kawasan pesisir Kabupaten Indragiri Hilir. Gelombang tinggi yang tiba-tiba datang menghantam rumah-rumah panggung di Desa Bekawan kecamatan mandah membuat masyarakat setempat resah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. 04/12/25
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat ombak berukuran besar menerjang bagian bawah rumah panggung yang berada di tepi laut. Arus air tampak bergejolak kuat, menghantam tiang-tiang rumah dan menimbulkan suara benturan yang cukup keras. Kondisi ini membuat warga saling mengingatkan satu sama lain agar tetap berhati-hati.
“Kuat gelombang ya bang,” terdengar salah satu warga dalam rekaman tersebut, berharap kampung mereka terhindar dari musibah.
Fenomena gelombang tinggi ini bukan kali pertama terjadi. Warga mengaku, sejak beberapa hari terakhir angin kencang dan pasang air laut mulai terasa lebih kuat dari biasanya. Namun, terjangan ombak kali ini dinilai lebih ekstrem dan berpotensi membahayakan struktur rumah panggung yang menjadi ciri khas permukiman pesisir di Bekawan.
Akibat cuaca buruk tersebut, aktivitas nelayan terpaksa dihentikan. Banyak perahu ditambatkan lebih jauh ke dalam kanal atau sungai untuk menghindari kerusakan. Para nelayan memilih menunggu kondisi membaik karena risiko kecelakaan di laut semakin tinggi.
“Takut juga nak keluar. Gelombang kuat, angin pun kencang. Lebih baik tunggu reda,” ujar salah seorang nelayan setempat.
Pemerintah desa bersama aparat kecamatan telah melakukan pemantauan situasi dan meminta warga tetap waspada, terutama yang tinggal di area paling dekat dengan garis pantai. Imbauan juga disampaikan agar masyarakat memperhatikan informasi cuaca dari BMKG dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda kerusakan pada rumah atau fasilitas umum.
Selain itu, warga diharapkan mengamankan barang-barang penting dan menghindari aktivitas di tepi pantai selama gelombang tinggi berlangsung. Beberapa keluarga bahkan mulai mempertimbangkan untuk mengungsi sementara jika kondisi semakin memburuk.
Gelombang ekstrem ini diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring meningkatnya intensitas angin di wilayah perairan Riau. Masyarakat berharap cuaca segera kembali normal agar aktivitas pesisir bisa berlangsung seperti biasa dan tidak ada kerusakan berarti di kampung mereka.
“Semoga kampung kita selamat dari bencana. Mudah-mudahan gelombang cepat reda,” ungkap salah seorang warga yang ikut memantau kondisi di sepanjang pesisir.

Berita Lainnya
Anggota DPRD Kepri Minta Pihak Kepolisian Telusuri Dugaan Kejanggalan Meninggalnya Seorang Terperiksa
Rekomendasi Pembangunan Tower Ditandatangani Sekdes, Apakah Ini Sah?
Dua Rumah Permanen dan Tiga Motor Hangus Terbakar di Payung Sekaki Pekanbaru
Usai Diamuk Emak-emak, Satpol PP Rohul Robohkan Warung Remang-remang
Breaking News, Video Kantor DPRD Inhu Kebakaran
Tak Piket Bayar? Mekanisme 'Denda' di Puskesmas Sungai Iliran Inhil Disorot
Masa Padati Gedung KPU Pesisir Barat, Demi Keadilan Demokrasi Pilkada 2020
Perusahaan PT THIP Mangkir atas Panggilan Disnakertrans Inhil Tahap Klarifikasi Terkait Pemecatan MS dan Istri, Berikut Alasannya
Tak Senang Dibangunkan Tidur, Pemuda di Riau, Hantam Kepala Ayahnya dengan Botol
Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402
Kapal Bawa Sembako Maju Jaya 89 Bertabrakan dengan Tongkang Bermuatan Batubara
Menparekraf Sandiaga Uno Jabarkan Strategi Peluang Usaha di Masa Pandemi Kepada Milenial Riau