Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Modus Mutasi ASN, Penipu Mengatasnamakan BKPP Bengkalis Sasar SD hingga TK
BUALBUAL.com - Aksi penipuan yang mencatut nama instansi pemerintah kembali marak terjadi di Kabupaten Bengkalis. Kali ini, sebuah surat palsu yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bengkalis beredar luas dan menyasar para tenaga pendidik. Dokumen tersebut dilaporkan telah diterima oleh sejumlah Kepala Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah tersebut.
Modus yang digunakan pelaku adalah dengan mengirimkan surat perihal koordinasi mutasi dan penataan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam surat tersebut, korban diminta untuk segera menyerahkan data-data penting dengan dalih pemenuhan administrasi kepegawaian. Kabar ini pun langsung memicu keresahan di kalangan para kepala sekolah yang khawatir akan adanya pergeseran jabatan secara mendadak.
Kepala BKPP Kabupaten Bengkalis, Djamaluddin, secara tegas mengonfirmasi bahwa instansinya tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Ia meminta para tenaga pendidik untuk tetap tenang namun waspada terhadap segala bentuk permintaan data yang tidak melalui jalur resmi. "Kami menerima laporan banyak kepala sekolah yang cemas. Setelah dicek, surat itu dipastikan palsu," ungkap Djamaluddin pada Selasa (3/3/2026).
Secara detail, surat fiktif bernomor B.400.1.2/27/BKPP/III/2026 tersebut tertanggal Senin, 2 Maret 2026. Salah satu poin yang paling mencurigakan dalam surat itu adalah instruksi yang mendesak kepala sekolah untuk menghubungi nomor telepon 0813-1667-477. Pelaku mengklaim bahwa nomor tersebut merupakan kontak pribadi Kepala BKPP guna keperluan verifikasi dokumen secara langsung.
Djamaluddin pun telah memerintahkan jajarannya untuk menelusuri sumber surat tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah kejanggalan fatal yang membuktikan dokumen itu hanyalah rekayasa.
"Pada kop surat, alamat yang tertulis adalah Jalan Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Indonesia. Selain itu, indeks surat tidak sesuai dengan standar kami, dan fitur QR-code tanda tangan elektronik sama sekali tidak bisa dideteksi atau invalid," jelasnya secara rinci.
Lebih lanjut, narasi dalam surat tersebut disusun seolah-olah mutasi dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi berdasarkan hasil evaluasi kinerja dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Pelaku memanfaatkan psikologi korban dengan narasi formal agar mereka merasa wajib segera melengkapi dokumen melalui kontak palsu yang disediakan. Hal ini diduga kuat sebagai upaya awal untuk melakukan pemerasan terhadap para pejabat sekolah.
Pihak BKPP Kabupaten Bengkalis menduga peredaran dokumen bodong ini murni bermotif ekonomi guna mendapatkan keuntungan pribadi dari para korban. Oleh karena itu, Djamaluddin mengimbau siapa pun yang telah menerima surat serupa agar segera melapor ke kantor BKPP atau Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Langkah ini penting dilakukan agar pihak berwajib dapat melacak jaringan pelaku di balik penipuan ini.
ia kembali mengingatkan seluruh ASN dan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. "Intinya jangan mudah percaya dan jangan pernah menghubungi nomor yang tertera pada surat palsu tersebut. Semua prosedur kepegawaian resmi akan diinformasikan melalui mekanisme birokrasi yang sah," pungkasnya.

Berita Lainnya
Sebanyak 30 Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang Bebas Melalui Program Asimilasi
Disdik Riau Pastikan Bosda SMA/SMK Swasta Aman Tak Dialihkan untuk Covid-19
Ketua PC NU Inhil Minta Masyarakat Sampaikan Kritik dengan Baik dan Jangan Perdebatkan Lagi Soal Logo Milad Inhil
Dinas ESDM Riau: Tim Gabungan Sudah Selesai Kerjakan Penutupan Lubang Semburan Gas di Ponpes Al Ihsan
Jubir Gugus Tugas: Riau Belum Aman dari COVID-19
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 94 di Pimpin Sekda Inhu
Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Lingga, Kejati Kepri Pastikan Terlaksana dengan Baik
Cek Stok Beras, Polres Inhu Datangi Gudang Bulog Rengat
TP-PKK dan Dinas P3AP2KB Kepri Gelar Pelatihan PATBM
Tidak Bisa Dipastikan Karena Melayani Pasien, 4 Tenaga Medis di Riau Positif Covid-19
Plt Gubri SF Hariyanto Bantu 100 Paket Sembako di Petang Belimau
Gubri Abdul Wahid Cairkan Bonus Rp10 Miliar Lebih untuk Atlet dan Pelatih PON XXI