Jembatan Parit Makdin Rusak, Motor Tercebur ke Sungai, Warga Enok Geram Kena Janji Politik Bupati!
BUALBUAL.com - Seorang pengendara sepeda motor terjatuh ke Sungai Ambat bersama kendaraannya saat melintasi Jembatan Parit Makdin di Desa Sungai Ambat, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir.
Peristiwa ini diduga terjadi karena kondisi jembatan kayu yang sudah rusak dan tidak layak dilalui, dengan beberapa papan terlihat rapuh dan membahayakan pengendara.
Beruntung, korban berhasil selamat. Kedalaman sungai yang relatif dangkal serta sigapnya warga sekitar membuat korban segera dievakuasi. Warga juga bergotong-royong mengevakuasi sepeda motor korban dari dalam sungai.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran warga. Mereka berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan agar tidak terjadi kecelakaan serupa di masa mendatang.
Kecamatan Enok memiliki banyak aliran sungai kecil yang terhubung ke Sungai Indragiri. Kondisi geografis ini menjadikan jembatan sebagai akses penting bagi masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga kegiatan ekonomi.
Kejadian serupa bukan yang pertama. Pada tahun 2023, seorang siswi SD bernama Sella Afriani (8) meninggal dunia setelah terbawa arus sungai saat menyeberang sepulang sekolah. Peristiwa itu menjadi pengingat pentingnya infrastruktur penyeberangan yang aman, terutama bagi anak-anak sekolah.
Menanggapi insiden terbaru, pemuda kelahiran Enok, Dedy Gustiawan, menyuarakan kekhawatirannya terhadap keselamatan warga. Ia menekankan bahwa kondisi jembatan dan pelabuhan yang tidak layak merupakan persoalan mendasar yang perlu perhatian serius dari pemerintah.
“Kami berharap pemerataan pembangunan infrastruktur dasar bukan sekadar janji politik, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata. Pemimpin harus hadir untuk seluruh masyarakat, bukan hanya bagi mereka yang mendukung,” ujar Dedy. 07/03/26
Warga Enok sudah jenuh dengan janji politik calon bupati. Sudah berkali-kali janji disampaikan, tapi seringkali lupa setelah terpilih.
“Warga Enok sudah jenuh dengan janji politik calon bupati. Sudah berkali-kali janji disampaikan, tapi seringkali lupa setelah terpilih. Kami berharap kali ini pemerintah benar-benar menindaklanjuti masalah jembatan dan pelabuhan yang vital bagi kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Jembatan dan pelabuhan adalah kebutuhan utama bagi masyarakat di wilayah dengan banyak sungai seperti Enok
“Jembatan dan pelabuhan adalah kebutuhan utama bagi masyarakat di wilayah dengan banyak sungai seperti Enok. Kami berharap pemerintah segera menindaklanjuti kejadian ini dan menepati komitmen pembangunan yang telah disampaikan sebelumnya,” tutup Dedy.

Berita Lainnya
Kantor Camat Enok Terbakar, Warga dan Aparat Berjibaku Padamkan Api
Proyek 2024 Tunda Bayar! Pengusaha di Riau Jual Truk dan Ekskavator untuk Bertahan
Ribuan Mahasiswa Unri Geruduk Gedung DPRD Riau
Terkait jalan rusak ini, di duga pihak Dinas PUPR Kampar tidak peduli
Hilang Kendali, Mobil Honda Jazz Seruduk Indomaret di Pekanbaru
Napi Terlibat Kasus Narkoba, Petugas Lapas Tembilahan Lakukan Penggeledahan
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Tempat Ibadah di Purwakarta
Dibalik Peristiwa Karhutla Riau, Selain Jejak Harimau, Ditemukan Pula Bangkai Monyet Hangus di Bekas Lahan Terbakar
Kecewa dengan BKSDA Riau, Keluarga Sebut Nenek Simi Memang Diserang Harimau, Tapi Harimau Kumbang
Video Viral di Medsos Skripsi Mahasiswa Unilak Riau Dibuang, Kepala Perpustakaan Dicopot
Berkapang Nunggu Antrian, Masyarakat Pertanyakan Pelayanan Roro Bengkalis
5 Pasangan Mesum Berhasil Diamankan dalam Operasi Yustisi di Tembilahan