Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
THR Tak Cair, TPP Menghilang, Perangkat Desa Bengkalis 5 Bulan Bertahan Tanpa Gaji
BUALBUAL.com - “Bengkalis ku sayang, Bengkalis ku malang,” begitulah ungkapan yang kini menggambarkan kondisi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa di Kabupaten Bengkalis, Riau. Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, harapan untuk menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) harus tertunda.
Mengutip dari Riaupos.co, sejumlah ASN di Bengkalis hingga kini belum menerima THR dan TPP yang biasanya menjadi penopang kebutuhan menjelang Lebaran. Kondisi ini memicu keresahan di kalangan pegawai, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis benar-benar kacau. Diduga beban daerah yang sangat tinggi untuk pengganjian ASN, PPPK Penuh dan paruh waktu, tenaga outsourcing dari APBD 2026 sebesar Rp2,8 triliun, atau lebih separuh anggaran ABPD atau sekitar Rp2 triliun untuk pembayaran gaji, sedangkan sisanya untuk pembiayaan lain dan pembangunan.
Tak hanya ASN, kondisi yang lebih memprihatinkan dialami perangkat desa. Mereka dilaporkan sudah sekitar lima bulan belum menerima gaji. Situasi ini tentu menambah beban ekonomi, terlebih menjelang hari raya yang identik dengan peningkatan pengeluaran.
"Ya, jujur kami katakan, kondisi sekarang ini kacau betul nak bayar fitrah saja belum dapat. Padahal kantor bank hari ini terakhir. Belum buat SPM lagi rincian dah di buat mana sempat," ujar N, salah seorang pegawai di Bengkalis, kemarin.
Keluhan pun mulai bermunculan. Para ASN dan perangkat desa berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar hak-hak mereka dapat segera direalisasikan.
"Kami berharap ada keajaiban menjelang Idulfitri. Kami tetap optimis pemerintah bisa membayar THR dan TPP kami sebelum lebaran tiba," ucapnya sedih.
Keterlambatan ini dinilai berdampak signifikan terhadap kesejahteraan pegawai. Banyak di antara mereka yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari penghasilan tersebut.
"Belum cair dan memang sangat berat menghadapi situasi ini. Apa yang mau dimakan pun tak tau. Karena gaji awal Maret yang kami terima sudah habis buat perbekalan selama Ramadan," keluh Y, salah seorang ASN di Pemkab Bengkalis, Kamis (19/3/2026).
Bahkan kisah sedih yang lebih parah menjelang momen Idulfitri 1447 Hijriyah, dialami ribuan aparatur desa se-Kabupaten Bengkalis, yang juga dihadapkan pada kenyataan pahit. Anggaran desa yang seharusnya ditransfer dari pusat melalui rekening daerah hingga kini belum menunjukkan kejelasan apapun, membuat mereka terjebak dalam kesulitan ekonomi yang mendalam.
"Kami tak gajian bukan dua bulan tapi sudah lima bulan, sejak November 2025 sampai Maret 2026. Yang wajib ini saja belum ada kejelasan, apalagi masalah yang lain seperti THR atau dana lain juga tak ada kejelasan," ucap Y, salah seorang Sekretaris Desa di Pulau Bengkalis, Selasa (17/3).
Ia mengaku bingung menghadapi kondisi saat ini, karena hari raya Idulfitri sudah didepan mata, sementara kebutuhan rumah belum ada yang terpenuhi.
"Memang kami sudah diberitahu saat ada zoom meeting bersama dengan BPKAD dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bengkalis, tapi kami juga heran kenapa dananya tidak ada, sedangkan semua kewajiban kami sudah kami laksanakan," jelasnya.
Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis, Ismail yang dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, dana transfer ke desa dari Kabupaten Bengkalis belum dapat disalurkan ke desa, karena keterbatasan dana yang dimiliki Kabupaten saat ini.
"Ini juga sudah dijelaskan secara langsung oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Bengkalis kepada seluruh Pemerintah Desa pada rapat koordinasi yang difasilitasi Dinas PMD," ujarnya.
Ia menyebutkan, BPKAD bersama seluruh anggota TAPD akan terus mengupayakan, solusinya agar dapat dipenuhi secepat mungkin. Bahkan melalui pembicaraan zoom meeting bersama perwakilan aparatur desa sudah disampaikan terkait penyaluran dana ke desa yang masih kurang.
"Sudah. Sudah kami sampaikan ke perwakilan apartur desa. Jadi sabar ajalah kita tunggu sampai menjelang hari raya Idulfitri ini mudah-mudahan ada keajaiban dan bisa dibuatkan segera," ujarnya.
Sedangkan Kepala BPKAD Bengkalis Aready yang dikonfirmasi terkait persoalan itu, sangat sulit dijumpai. Bahkan melalui sambungan selularnya yang dikontak sebanyak 6 kali juga tak diangkat. Meski sambungannya berdering namun tak kunjung ini diangkat. Bahkan melalui pesan singkat whatsApp-nya juga tak membalas.
Meski dalam beberapa kesempatan, ia mengaku sampai saat ini pihaknya masih menunggu dana transfer pusat yang belum kunjung diterima daerah. Tapi sebelum hari raya ini tetap akan dibayarkan.
"Ya, kami masih menunggu dana pusat dari dana bagi hasil, kalau ini sudah di transfer maka akan segera kami salurkan," jelasnya singkat.
Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait jadwal pencairan THR, TPP, maupun gaji perangkat desa. Para pegawai hanya berharap adanya kejelasan dalam waktu dekat.
Pemerintah daerah diharapkan segera menghadirkan solusi konkret agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.

Berita Lainnya
Musrenbang Kecamatan Rupat Utara Fokus Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Percepat Pembangunan RSUD
Plt Gubernur Kepri bersama Bupati Karimun Serahkan Berbagi Bantuan kepada Masyarakat Kurang Mampu
Hadiri Pelantikan Pengurus AMSI, Gubernur Ansar Ajak Bersinergi Bangun Kepri
Ada Apa! Bupati dan Kadinkes Mesuji Tidak Masuk Daftar Penerima Vaksin Pertama
Pemprov Riau Mendukung Pelaksanaan PSN Pembangunan Tol Ruas Jambi-Rengat-Pekanbaru
Update Covid-19 Rohul : ODP Sehat Bertambah 213 Orang, 1 PDP Masih Menunggu Tes
Wahh!!Septian Nugraha Disambut Pekikan Horas, Horas di Rt 01/RW 09 Kelurahan Air Jamban
Mundur Dari Ketum DKR, Yoserizal: Banyak Calon Potensial Bisa Jadi Ketua
Menuju Pemerintahan Digital, Pemkab Bengkalis Reviu Arsitektur Bisnis dan Layanan SPBE
Wakili Bupati Bengkalis, Bagus Santoso Boyong 2 Penghargaan pada Jambore Kader Nasional
BUMDesa Bente Mandiri Mulai Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan Mandah
Buka Konfercab dan Saksikan Pelantukan, Bupati Inhil Ajak PMII Kontribusi Bangun Daerah