Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Kisah 18 Tahun Ditulis! Buku Autobiografi Saleh Djasit Resmi Diluncurkan
BUALBUAL.com - Peluncuran buku autobiografi Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, SH berjudul Jalan Hidup Anak Pujud berlangsung khidmat di Balai Rung Tenas Effendy, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Rabu (15/4/2026).
Buku setebal 428 halaman yang terdiri dari 13 bab dan diterbitkan Taman Karya, anggota IKAPI, itu ditaja oleh LAMR Provinsi Riau.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Plt Gubernur Riau yang diwakili Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, serta Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

Turut hadir pula para mantan Gubernur Riau, yakni Wan Abu Bakar, Wan Thamrin, Syamsuar, dan Andi Rahman, serta tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda se-Riau.
Acara diawali dengan alunan musik instrumental Melayu yang menyambut para undangan dan menciptakan suasana kental dengan nuansa adat. Pembukaan dipandu oleh Pebilang Puan Siti Salmah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Sabri Fazil, SH dan Fauziah Maharani.
Suasana semakin syahdu dengan pembacaan syair Melayu oleh Puan Siska Armiza di hadapan para tamu undangan.
Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sosok Saleh Djasit. Ia menilai Saleh Djasit memiliki peran penting dalam menempatkan adat dan budaya Melayu sebagai landasan pembangunan di Riau.
Menurut Datuk Seri Taufik, visi Riau sebagai pusat budaya Melayu Asia Tenggara yang dirintis pada masa kepemimpinan Saleh Djasit masih menjadi arah pembangunan hingga kini.
Ia juga mengapresiasi semangat Saleh Djasit yang tetap produktif menulis di usia lanjut, yang dinilai menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Dalam sekapur sirihnya, Saleh Djasit mengungkapkan bahwa proses penulisan buku tersebut dimulai sejak tahun 2008. Buku itu baru rampung setelah 18 tahun dengan bantuan tiga editor, serta dorongan dari almarhum Chaidir yang juga menulis kata pengantar.
Ia berharap buku tersebut dapat menjadi referensi bagi keluarga dan masyarakat serta meluruskan kisah perjalanan hidupnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi adat arak-arakan buku dan tepuk tepung tawar yang diiringi gendang panjang dan nafiri. Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan sampul buku, penyerahan buku dan sertifikat kepada pemberi testimoni, serta penayangan videografi tentang isi dan perjalanan penulisan buku tersebut.

Berita Lainnya
Gara-Gara Kesal Keluarganya Terpecah Imbas Pilkada, Bintang Emon Mulai Kritik Pemerintah
Sebanyak 150 Personel TNI-Polri dan Satpol PP Ikuti Giat Donor Darah di Polres Way Kanan
Insha Allah Besok Bebas, Keluarga Gelar Doa Bersama Sambut Pulangnya Rusli Zainal
Bripka Zulham, Polisi yang Selalu 'Razia Perut Lapar' Warga Kota Tanjungpinang
Pak De Rawi, Seorang Kakek di Kelurahan Kelapa 7 Belum Tersentuh Bantuan dari Pemerintah
Ujian Penerimaan Anggota Baru PWI Riau Berlangsung Sabtu Mendatang di Pekanbaru, Pendaftaran Ditutup
Dihadiri Pengurus Gereja Santa Maria, PB GNP Covid 19 Bertemu Pastor Gereja Santo Paulus
Kepengurusan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Inhil Masa Khidmat 2022- 2027, Resmi Dilantik
Sayap Kemanusiaan Indonesia Berikan Bantuan kepada Anak Penderita Tumor di Bagansiapiapi
Perantau Inhil Bergerak, KKIH - Pekanbaru Salurkan Bantuan 23 Juta untuk Korban Kebakaran Simpang Gaung
Bukber IKA SMANSA Tembilahan Meriah, Elda Suhanura: Ini Momentum Perkuat Silaturahmi
Datang Bersama Gus Kikin, Yopi Arianto Hadiri Undangan Haflah Akhirussanah Ponpes Tebu Ireng 4 Al Ishlah