PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Wow Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir Narkoba, Dengan BB 4 Kg Sabu Senilai Rp5 Miliar
BUALBUAL.com, Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, menangkap seorang kurir narkoba berinisial JRZ alias Jhon (44), warga Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan. Dari tangan tersangka disita empat kilogram sabu-sabu ditaksir senilai Rp5 miliar.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, mengatakan, tersangka diamankan di rumahnya, Kamis (19/4/2018) sekitar pukul 05.30 WIB. Dari hasil pengembangan, diketahui kalau serbuk haram itu dijemput tersangka dari Dumai.
"Rencananya, tersangka akan menyerahkan barang (sabu) ke seorang penadah di Pekanbaru," kata Susanto, didampingi Kasatres Narkoba, Kompor Dedi Herman, saat ekspos di halaman Mapolresta Pekanbaru, Senin (23/4/2018).
Susanto mengatakan, penangkapan sabu-sabu itu berkat kerja keras Satuan Narkoba Polresta Pekanbaru yang sudah melakukan penyelidikan. Penangkapan terhadap tersangka di back up jajaran Direktorat Kriminal Umum dan Direktorat Narkoba Polda Riau.
Penangkapan berawal dari informasi masyarakat. Kasat Narkoba Kompol Dedi Herman SIK memerintahkan anggotanya melakukan penyelidikan dipimpin Kanit Opsnal Iptu Noki Lovino, Ipda Safril dan Ipda Satria Dwi. "Penyelidikan dilakukan selama tiga minggu," kata Susanto.
Saat ditangkap, tersangka sedang tertidur lelap. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 8 paket bungkus yan diduga berisikan narkotika jenis Sabu seberat 4.015,4 gram, dan unit timbangan besar digital.
Tersangka mengakui bahwa Narkotika tersebut benar adalah miliknya. Dia mengaku hanya pesuruh dan dibayar Rp24 juta untuk mengantar sabu-sabu tersebut.
Tersangka diduga jaringan internasional. "Diduga kuat seluruh barang bukti sabu-sabu itu berasal dari luar negeri yang masuk melalui pelabuhan-pelabuhan tikus di pesisir Riau," kata Susanto.
Kasus ini masih dikembangkan penyidik. Santo menegaskan akan terus memburu para pengedar narkoba. "Kita akan buru terus pelaku (narkoba)," tegas Susanto.
Sementara, tersangka mengaku telah tiga kali menjadi kurir narkoba dengan rute , Dumai-Pekanbaru. Sabu yang dijemputnya selalu dalam jumlah besar.
Namun di pengiriman terakhir, montir elektronik ini gagal mengantar barang ke pemesannya. "Tiap paket, tersangka dapat upah Rp3 juta. Jadi total ulahnya Rp24 juta," tutur Susanto.
cakaplah.com

Berita Lainnya
Begini Kata Pakar Hukum Soal Eksekusi Lahan 3 Ribu Hektare di Pelalawan
Sekda Riau Yan Prana Hanya Senyum dan Goyang-goyang Telunjuk, Saat Ditanya Soal Calon Komut BRK
Saat Warga Eks OPM Menyatakan Diri Sebagai Warga Republik Indonesia
Tolak Intoleransi, Masa GMKI Pekanbaru Datangi Gedung DPRD Riau
Untuk Keselamatan di Jalan, Personil Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Sebanyak 58 Kepala Desa Terpilih (Pilkades) serentak di 17 kecamatan Inhil Segera Dilantik
Video Harimau Sumatra Masih Berkeliaran di Area Perkebunan Milik PT. THIP Kab Inhil
Polres Inhil Taja Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa
Parah!!! Napi Genjot Wanita Penghibur dan Pesta Narkoba di Ruang Kalapas
Wagubri Edy Natar Gelar Sidak, Kepala Penghubung Riau di Jakarta Ketahuan ke Luar Negeri Tanpa Izin
Inilah Lokasi Pertama dan Terakhir di Dunia Yang Akan Merayakan Tahun Baru
Kalah Gugatan di MA, Merek Cap Kaki Tiga Tak Boleh Lagi Dipakai