PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Satu Orang Guru Provinsi Riau - Inhil Selama 4 Tahun Mengajar 6 Kelas 26 Murid
BUALBUAL.com, Suaranya tenggelam di antara keributan anak-anak didik yang berada di ruang sebelah yang sedang menunggu giliran diajar.
Memang saat ini pendidikan masih menjadi permasalahan di negara indonesia meski aturan pemerintah telah menetapkan bahwa baik anggaran APBN ataupun ABPD harus menganggarkan 20% di peruntukan untuk pendidikan namun sampai saat masalah pendidikan lagi-lagi menjadi masalah.
Seperti Dia, Dia adalah Bambang Irawan, guru di SD Negeri 006 Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
"Iya dia mengajar di SD 006 seorang diri," ujar Najib , Minggu 27/05/17
Bambang menjadi satu satunya guru yang masih bertahan memberikan bekal masa depan kepada anak-anak di SD Negeri 006. Kisahnya menjadi viral di media sosial karena unggahan Muhammad Ainun Najib di akun Instagram pribadinya @najib_mohammed.
Najib, salah seorang warga Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Propinsi Riau, mengisahkan, Bambang sudah mendedikasikan sebagai seorang guru di SD Negeri 006 sejak tahun 2014.
SD Negeri 006 Sungai Danai SD Negeri 006 Sungai Danai (Foto: Muhammad Ainun Najib)
Sudah 4 tahun Bambang mengajar seorang diri dari kelas 1 SD hingga 6 SD. Najib menuturkan jumlah murid yang kini Bambang ajar berjumlah 26 siswa. Kepada Najib, Bambang mengaku ia merasa kewalahan karena harus mengajar 6 kelas seorang diri.
Tak jarang Bambang merasa ingin menyerah mengajar anak-anak didiknya. Sebab tak hanya mengajar, dia juga harus membuat soal, mengisi rapor seorang diri dari kelas 1 hingga kelas 6. Statusnya di sekolah itu Bambang juga menjadi kepala sekolah sekaligus pengajar.
Namun sang istri selalu memberi semangat kepada Bambang untuk terus mengajari anak-anak di sekolah tersebut.
SD Negeri 006 Sungai Danai SD Negeri 006 Sungai Danai (Foto: Muhammad Ainun Najib)
Karena hanya mengajar seorang diri, Bambang kerap kali meliburkan muridnya demi mengurusi akreditasi sekolah ke Dinas Pendidikan.
"Mulai dari mengajar enam kelas dalam satu hari yang saya juga masih belum tahu bagaimana caranya, membuat soal ujian, periksa hasil ujian, isi rapor anak-anak, bahkan saat ini beliau sedang mempersiapkan akreditasi sekolah pun sendirian, bagi para pengajar pasti tahu bagaimana ribetnya proses akreditasi," ujar Najib.
SD Negeri 006 Sungai Danai SD Negeri 006 Sungai Danai (Foto: Muhammad Ainun Najib)
Sebenarnya Bambang juga telah mengeluhkan permasalahannya ke Dinas Pendidikan, namun hingga saat ini belum mendapat respons. Bambang juga beberapa kali melakukan perekrutan untuk guru honorer, namun sama sekali tidak ada yang mau mendaftar.
Najib menyebutkaan dahulu anak Bambang sempat membantu mengajar di sekolah itu, namun kini anaknya tidak lagi mengajar,
"Dulu sih anaknya membantu, tapi sekarang enggak tahu anaknya kemana, saya belum sempat tanya mengenai hal tersebut," tutur Najib.
Menurut Najib, bangunan sekolah SDN 006 Sungai Danai secara kasat mata terlihat baik. Namun jika diperhatikan lebih dekat di dalam ruang kelas, bangunan tersebut cenderung ringkih dan banyak lubang di sana-sini.
Lokasi SD Negeri 006 jauh dari pusat kota. Dari Kabupaten Indragiri Hilir harus menempuh 5 jam perjalanan melalui laut untuk sampai ke sekolah tersebut.
Editor: ucu
Sumber: ig najib_muhammad/kumparan.
"Iya dia mengajar di SD 006 seorang diri," ujar Najib , Minggu 27/05/17
Bambang menjadi satu satunya guru yang masih bertahan memberikan bekal masa depan kepada anak-anak di SD Negeri 006. Kisahnya menjadi viral di media sosial karena unggahan Muhammad Ainun Najib di akun Instagram pribadinya @najib_mohammed.
Najib, salah seorang warga Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Propinsi Riau, mengisahkan, Bambang sudah mendedikasikan sebagai seorang guru di SD Negeri 006 sejak tahun 2014.
SD Negeri 006 Sungai Danai SD Negeri 006 Sungai Danai (Foto: Muhammad Ainun Najib)
Sudah 4 tahun Bambang mengajar seorang diri dari kelas 1 SD hingga 6 SD. Najib menuturkan jumlah murid yang kini Bambang ajar berjumlah 26 siswa. Kepada Najib, Bambang mengaku ia merasa kewalahan karena harus mengajar 6 kelas seorang diri.
Tak jarang Bambang merasa ingin menyerah mengajar anak-anak didiknya. Sebab tak hanya mengajar, dia juga harus membuat soal, mengisi rapor seorang diri dari kelas 1 hingga kelas 6. Statusnya di sekolah itu Bambang juga menjadi kepala sekolah sekaligus pengajar.
Namun sang istri selalu memberi semangat kepada Bambang untuk terus mengajari anak-anak di sekolah tersebut.
SD Negeri 006 Sungai Danai SD Negeri 006 Sungai Danai (Foto: Muhammad Ainun Najib)
Karena hanya mengajar seorang diri, Bambang kerap kali meliburkan muridnya demi mengurusi akreditasi sekolah ke Dinas Pendidikan.
"Mulai dari mengajar enam kelas dalam satu hari yang saya juga masih belum tahu bagaimana caranya, membuat soal ujian, periksa hasil ujian, isi rapor anak-anak, bahkan saat ini beliau sedang mempersiapkan akreditasi sekolah pun sendirian, bagi para pengajar pasti tahu bagaimana ribetnya proses akreditasi," ujar Najib.
SD Negeri 006 Sungai Danai SD Negeri 006 Sungai Danai (Foto: Muhammad Ainun Najib)
Sebenarnya Bambang juga telah mengeluhkan permasalahannya ke Dinas Pendidikan, namun hingga saat ini belum mendapat respons. Bambang juga beberapa kali melakukan perekrutan untuk guru honorer, namun sama sekali tidak ada yang mau mendaftar.
Najib menyebutkaan dahulu anak Bambang sempat membantu mengajar di sekolah itu, namun kini anaknya tidak lagi mengajar,
"Dulu sih anaknya membantu, tapi sekarang enggak tahu anaknya kemana, saya belum sempat tanya mengenai hal tersebut," tutur Najib.
Menurut Najib, bangunan sekolah SDN 006 Sungai Danai secara kasat mata terlihat baik. Namun jika diperhatikan lebih dekat di dalam ruang kelas, bangunan tersebut cenderung ringkih dan banyak lubang di sana-sini.
Lokasi SD Negeri 006 jauh dari pusat kota. Dari Kabupaten Indragiri Hilir harus menempuh 5 jam perjalanan melalui laut untuk sampai ke sekolah tersebut.
Editor: ucu
Sumber: ig najib_muhammad/kumparan.
.jpg)

Berita Lainnya
Sambil Mudik Lebaran, Silahkan Mampir di Bukit Kelok Indah Kampar yang Menawan
M. Harris, Jika Saya Duduk Riau 1 Akan Saya Wujudkan Harapan Pedagang
Malam Munajat 212, Habib Rizieq Minta Putihkan Monas
Madrid Ukir Rekor Baru Usai Kalahkan Deportivo
Membangun Musholla Nurul Jannah, Babinsa pelangiran/ Inhil Goro Bersama Masyarakat
BPBD Sebut 500 Hektare Lebih Lahan di Riau Terbakar
Abdul Wahid: Prihatin Ambruknya Jembatan Saka Jalan Dan Langsung Berkeordinasi Dengan Gubernur
Titik Panas Terdeteksi di Tiga Wilayah di Daerah Riau
Ikuti Senam Sehat, Wabup Inhil Inginkan Senam Dilaksanakan Hingga ke Kecamatan
DPRD Inhil Langsung Ke Jakarta Menngenai Becana Alam
Sebanyak 20 Hektare Lahan di Sekitar Sumur Minyak PT BSP Siak Terbakar
Pelaku Tancap Gas Dari Kejaran Polisi, Usai Menabrak Mati Pesepeda 'Berlangsung Dramatis'