PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Meski Kalah di Riau, Kader Golkar Ternyata Paling Banyak Menangkan Pilkada Serentak 2018
BUALBUAL.com, Pilkada serentak yang baru saja berlalu, ternyata menempatkan posisi Partai Golkar sebagai partai yang teruji dan memiliki basis massa yang jelas dalam memenangkan pertarungan di 171 wilayah.
“Pilkada kali ini menempatkan posisi Golkar sebagai partai terkuat di kancah perpolitikan,” kata pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing dalam keterangan persnya, Sabtu (30/6/2018).
Seperti diketahui, dalam pilkada serentak 2018, Partai Golkar memenangkan 9 pemilihan kepala daerah tingkat provinsi/Gubernur(52,94 persen dari 17 pilgub), 22 pemilihan walikota (56,41 persen dari 39 pilwalkot)dan 48 pemilihan Bupati(41,74 dari 115 pilbub).
Emrus menyebutkan dengan perolehan yang cukup besar dan didominasi oleh kader asli yang menduduki posisi di pilgub, pilbub dan pilwalkot tersebut, Partai Golkar menjadi partai terbanyak memenangkan kadernya menjadi kepala daerah.
“Pasangan paslon yang menang di pilkada itu menjadikan Golkar bak gadis cantik dan hasil pilkada Golkar ini tentu menunjukkan bargaining politinya semakin menguat,” ujarnya.
Rekapitulasi Suara di PPK Dumai Timur
Terkait banyak partai yang mengklaim menang pilkada tapi bukan mengusung calon dari internal partainya, Emrus menyebutkan secara jumlah kader yang jadi, tentu tidak bisa dipungkiri banyak kader murni Partai Golkar yang jadi.
“Lihat saja Gubernur, Bupati atau walikota maupun posisi wakil mereka berasal dari partai mana? Klaim itu bisa dikatakan riil kemenangan Golkar saat ini,” jelasnya.
Emrus menuturkan, saat ini apa yang didukung Partai Golkar tentu akan mendapat dukungan masyarakat di wilayah masing-masing.
Itu artinya racikan pengusungan calon di pilkada yang dilakukan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga hartarto cukup jeli dan mengikuti harapan rakyat.
“Saat ini racikan calon-calon yang diusung dalam pilkada oleh Airlangga cukup berhasil, bisa dikatakan kemenangan Golkar di pilkada kali ini adalah keberhasilan Airlangga Hartarto dan jajaran pengurus DPP Partai Golkar,” ungkapnya.
Oleh karenanya dengan melihat komposisi kemenangan Partai Golkar di pilkada, bukan sesuatu yang mustahil calon pendamping Joko Widodo bisa berasal dari Partai Golkar.
“Kalau mengusung Jokowi maka ini hal yang mengembirakan, karena Golkar memiliki basis kekuatan masa yang besar terlihat pada kemenangan pilkada 2018, maka bisa saja Jokowi meminang cawapresnya dari Golkar lagi,” paparnya.
Itu artinya, lanjut Emrus, Partai Golkar dibawah nahkoda Airlangga Hartarto semua berjalan dengan baik dan sukses maka bisa saja Menteri Perindustrian itu dipertimbangkan jadi cawapres Jokowi.
Oleh karenanya dengan melihat komposisi kemenangan Partai Golkar di pilkada, bukan sesuatu yang mustahil calon pendamping Joko Widodo bisa berasal dari Partai Golkar.
“Kalau mengusung Jokowi maka ini hal yang mengembirakan, karena Golkar memiliki basis kekuatan masa yang besar terlihat pada kemenangan pilkada 2018, maka bisa saja Jokowi meminang cawapresnya dari Golkar lagi,” paparnya.
Itu artinya, lanjut Emrus, Partai Golkar dibawah nahkoda Airlangga Hartarto semua berjalan dengan baik dan sukses maka bisa saja Menteri Perindustrian itu dipertimbangkan jadi cawapres Jokowi.***
Editor: Ucu
Sumber: TRIBUNPEKANBARU.com

Berita Lainnya
Warga Inhu Ditangkap karena Bakar Lahan, Pelaku Mengaku Api Besar Akibat Puntung Rokok
Wow! 7 Penemu Indonesia Ini Justru Lebih Diakui Banget Secara Internasional
Tamu Pelantikan DPRD Rohul Dibatasi, Kapasitas Gedung Terbatas
Dalam Rangka Kunjungan Safari Ramadhan Pertama Bupati Rohil H. Suyatno. Amp dan Rombongan Memilih di Kecamatan Sinaboi
Pleno IV Musda BADKO HMI Riau-Kepri Di Anggap Tidak Sah
Rumah Yatim Cabang Riau Berikan Bagi-Bagi Sembako Ke Pengemudi Becak Motor
Biaya Pengobatan Novel Baswedan di Singapore ditanggung APBN
BMKG Deteksi 1 Titik Panas Muncul di Pelalawan
Bupati Bengkalis Amril, Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Junjugan Negeri, Dan Kasmarni Mendapat Gelar Datin Seri Junjungan Negeri
Esok! Pemko Pekanbaru Tiadakan CFD, Waspada Wabah Virus Corona
29 Januari 2018 Masa Kepengursan (Kadin) periode 2017-2022 Kab Inhil Akan Dilantik
PAN Klaim Dapat Satu Kursi untuk DPR RI Dapil Riau I