PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Posting Makan Mewah, Bupati Inhil Dinyinyir Netizen Saat Harga Kelapa Murah
BUALBUAL.com, Bupati Inhil, HM Wardan melalui akun instagramnya memposting sebuah gambar yang memperlihatkan dirinya dan istri tengah menikmati makan bersama.
Dalam gambar yang dipostingnya pada Selasa (9/10/2018) itu, bersama sang istri dirinya terlihat memamerkan seekor udang berukuran besar.
Dalam postingan tersebut, Bupati menuliskan sebuah kata yang berbunyi: ‘bukan karena makanan enak, tapi karena makan bersama istri semua makanan jadi terasa enak’.
Apa yang ditampilkan Bupati tersebut ternyata mengundang komentar negatif dari netizen, pasalnya saat ini kondisi harga kelapa di Inhil masih anjlok ditambah gagalnya sejumlah pembangunan karena adanya rasionalisasi.
‘Enaklah Pak, beda dengan mak abah kami, macam mana makanan terasa enak kalau buah kelapa harga Rp600 perak’ tulis aroelelmandah mengomentari unggahan Bupati tersebut.
‘Sedaplah bapak bisa makan enak, kami petani kelape di mande macam mana nak makan enak pak, karena harga kelapa masih dibawah Rp1000’ tulis ahlan1014.
Tapi ada juga netizen yang mengomentari positif postingan Bupati tersebut, seperi yang ditulis iefhaazfri ‘selalu romantis bapak. Selalu memberikan nilai plus untuk kebersamaan dan perhatian istri.
Berikut Postingan Akun Instagram @muhammadwardan
https://www.instagram.com/p/BotIS14n4ov/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1bapdophlzak2
‘Bahagianya bapak dan ibu, semoga sampai akhir hayat. Aminn YRA,’ tulis hasanuddin31.
Untuk diketahui, hingga kini harga kelapa di Inhil masih anjlok, padahal sejumlah solusi sudah dilakukan Pemkab Inhil, seperi membuay Perda Sistem Resi Gudang (SRG), Perda Tata Niaga Kelapa bahkan Bupati Inhil telah melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Direktur PT Improvement Institute yang juga Pemilik Green Coco Island Prof Wisnu Gardjito, Sabtu (26/8/2018).
MoU itu dilakukan sebagai upaya pemberdayaan, pengolahan, hingga pemasaran produk kelapa secara besar-besaran di pasar lokal maupun global agar masyarakat tidak hanya bergantung pada penjualan kelapa bulat saja yang harganya selalu berfluktuasi.
”Alhamdulillah kita sudah menandatangi kesepakatan antara Pemkab Inhil dengan PT Improvement Institute dalam rangka upaya kita pengembangan perkelapaan, dalam arti luas mulai dari pengembangan turunan-turunannya yang nantinya akan kita sejalankan dengan program Pemkab Inhil,” ujar Bupati.***

Berita Lainnya
BPS: Maret, Riau Deflasi 0,01 Persen
Geger Warga Pinggir Sungai Siak Temukan Orok Bayi Laki-laki Terapung
Rektor UIR Serahkan Proses Hukum Kasus Pencabulan yang di Lakukan Stafnya Ke Polisi
Satu Keluarga di Reteh Inhil Tewas Kesetrum, Diduga Ingin Selamatkan Sapi dari Jeratan Kabel Listrik.
Pemkab Inhil Dan Forkopimda Nyatakan Sikap Bersama, Tolak Aksi Teror
Di Jakarta Dandim 0314/Inhil Hadiri Rakornis TMMD
Parkir dan Pedagang di Pasar Cik Puan Pekanbaru Ditertibkan
Proyek Tol Listrik Tertunda, Bupati Wardan Berharap Masyarakat Harus Berbesar Hati
Pasien Suspect Corona Asal Kepulauan Meranti Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Nelayan Hilang di Perairan Sungai Indragiri ditemukan Tim BASARNAS
Gubernur Riau dan Forkopimda akan Gelar Rakor Pada Rabu Besok
Budi Saputra Dilantik sebagai Ketua IPSI Kecamatan Kateman