PILIHAN
TKN Serahkan Penyelidikan Poster Raja Jokowi kepada Timses Daerah
BUALBUAL.com, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyerahkan penyelidikan kasus poster 'Raja Jokowi' di wilayah Banyumas, Jawa Tengah, ke Tim Kampanye Daerah.
"Sejauh ini kita serahkan ke teman-teman di Jawa Tengah untuk proses penyelidikan mencari informasi lebih detail lagi," kata Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ahmad Basarah, di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (17/11).
Basarah mengatakan saat ini belum ada rencana melaporkan pemasangan poster itu kepada pihak kepolisian. Namun, tak menutup kemungkinan tim bakal melaporkan ke kepolisian.
"Ya jika ternyata ada unsur pidana di dalamnya ya kita minta aparat penegak hukum bertindak, karena itu sifatnya melakukan down grade terhadap posisi pak Jokowi sebagai calon presiden," ujarnya.
Basarah juga menyebut poster itu bukan berasal dari pihaknya. Hal itu dipastikan usai berkoordinasi dengan PDIP Jawa Tengah yang tidak pernah memutuskan untuk membuat poster atau alat peraga kampanye (APK) dengan konten Jokowi mengenakan pakaian adat Jawa.
"Karena secara filosofi sistem pemerintahan Indonesia adalah republik dan Pak Jokowi menyadari betul bahwa ia sedang diusung jadi presiden bukan sebagai calon raja. Sehingga saya pastikan poster itu bukan dari kalangan internal TKN, TKD, maupun PDIP," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya, terdapat sekitar 10 poster Jokowi Raja di setiap desa di Jawa Tengah. Sementara jumlah desa di Jawa Tengah sebanyak 8.559 desa.
"Ini analisis, analisis kan subyektif bukan fakta. Berarti ada 85 ribu lebih poster terpasang. Sekali pasang, yang memasang dapat uang Rp5 ribu per poster plus dengan bambu dan tali Rp5, jadi total Rp10 ribu per pasang," kata Bambang.
Politikus oposisi, Fadli Zon, kemudian mengunggah masalah poster raja Jokowi itu dan mengaitkannya dengan kemungkinan perubahan sistem pemerintahan menjadi kerajaan. "Inilah bahayanya 'Petruk Jadi Raja'," cuitnya.
Sumber: cnnindonesia

Berita Lainnya
JK Akui Tak Ingatkan Jokowi Pernah Janji Kampanye Untuk Buyback Indosat
Jokowi: Bonus Atlet Asian Para Games 2018 Sama dengan Asian Games
Model Ala Pembangunan Jokowi, yang Sebatas Demi Kepentingan Pemilu
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax di Riau, Tembus Rp17.000 per Liter
Bupati Mengundurkan Diri, Jokowi Kalah di Mandailing Natal
Chalid Said Salim sebagai Direktur Utama PHR, Gantikan Jaffee Arizon Suardin
Presiden Jokowi Beruntung Gampang Naikkan BPJS, Kalau Negara Lain Sudah Dicap Gagal
Usai BUAL Gelar Adat Jokowi Tersemat, Syarwan Hamid Tepati Janji Pulang Gelar Adatnya ke LAM Riau
Inilah 4 Alasan Pemerintah Jokowi Pindahkan Pusat Ibu Kota Palangkaraya
Wow.. Benarkah, Fahri Hamzah bakal pasang badan jika ada yang mau gulingkan Jokowi
Laskar Bertuah Riau Deklarasi CT Jadi Cawapres Jokowi
APNAS: Maaf, Rakyat Harus Tahu Pengusaha Besar Kecil Menderita Selama Pemerintahan Jokowi