PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Yasin Limpo soal 15 Camat Deklarasi Dukung 01, Diperiksa Bawaslu
BUALBUAL.com, Penyidik Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan memeriksa mantan Gubernur SulselSyahrul Yasin Limpo, Senin (4/3). Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan pelanggaran Pidana Pemilu yang ikut melibatkan 15 camat se-Kota Makassar mendukung Jokowi-Ma'ruf.
Yasin Limpo yang juga calon legislatif (caleg) dari Partai NasDem diperiksa terkait video beredar berdurasi 1 menit 27 detik bersama 15 camat diduga mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Diperiksa tadi berkaitan dengan video tersebut yang beredar dengan diminta klarifikasinya soal video itu," kata Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad, Senin (4/3) dikutip Antara.
Pria yang disapa akrab SYL itu tiba di kantor Bawaslu Sulsel jalan Andi Pangeran Pettarani sekitar pukul 14.15 Wita dengan diantar puluhan relawan dan simpatisan serta kader partai NasDem. Syahrul diperiksa selama satu jam.
Usai dimintai keterangan klarifikasi, SYL menyebut kedatangannya sebagai bentuk warga negara taat aturan hukum. Dia juga mengaku saat itu membawa 20 pengacara untuk mengawal dugaan kasus pelanggaran tersebut.
"Tidak ada niat apa-apa video itu selain dokumentasi pribadi saya di suatu tempat dan saya tidak tahu ada masalahku. Nanti 20 pengacara saya akan menerangkan (video) seperti apakah itu," ujarnya kepada wartawan.
Mantan gubernur Sulsel dua periode ini mengemukakan dia tidak tahu menahu kapan video tersebut tersebar di media sosial. Sebab, selama ini, kata dia, lebih banyak bertemu dengan camat karena menganggapnya adalah guru yang sukses menjalankan pemerintahan mulai menjabat kepala desa, bupati Gowa dan gubernur.
"Saya Syahrul Yasin Limpo tidak ada dalam momen video itu. Rata-rata camat sudah bersentuhan langsung dengan saya. Pas ketemu ayo kita video sama-sama. Kalau kapan itu (beredar) beberapa momen dan saya tidak ingat di mana itu," katanya.
Ketua DPP Hubungan Daerah dan Otonomi Daerah Partai NasDem ini menyebutkan video itu editan. Bahkan dia berdalih video seperti itu sering dilakukan saat bertemu dengan orang-orang yang mendukungnya.
"Saya di mana-mana bicara dan di manapun saya berada kita sering selfie (swafoto) sama-sama. Saya tadi menerangkan apa adanya," ujarnya.
Sebelumnya, Bawaslu Sulsel telah memeriksa 15 camat se-Kota Makassar terkait video yang beredar tentang dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) mendukung salah satu pasangan capres-cawapres. Pemeriksaan dilakukan atas tindaklanjut laporan dari tim sukses capres-cawapres Prabowo-Sandi beberapa waktu lalu ke Bawaslu setempat.
Sumber: cnnindonesia

Berita Lainnya
Ketua PMI Inhil Zulaikhah Wardan, Hadiri Musyawarah Provinsi PMI Tahun 2019
"BUALBUAL PILKADA" PKB-Demokrat Rencanakan Usung Mafirion-Jontikal di Kuansing
Syamsuar Ajukan 3 Nama Calon Sekdaprov dan Segera Dikirim ke Presiden Melalui Mendagri
Raih Juara Jambore PKK, Senayang Wakili Lingga di Tingkat Provinsi
Satu Polisi Terluka, Seorang Pria Serang Polsek Penjaringan
Neno Warisman: Aku Enggak Mau Dengar, Soal Puisinya Disebut Biadab
Soal Kata "BUDEK dan BUTA" Ma'ruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu
Meningalnya M. Iqbal Saat Berenang, Ini Pesan Septina Primawati ke Pengelola Hotel Telaga Puri Tembilahan dan Para Ortu
Ini Sebab Jenderal Gatot Ditolak Masuk AS Versi Washington
Soal Anggota Dewan Gadai SK ke Bank, Asri Auzar: Hallalan Thoyyiban
Pemkab Bersama DPRD Inhil Targetkan Penyelamatan 12.500 Hektare Kebun Kelapa Rakyat
Sepekan Menghilang, Siswi SMA Ini di Temukan Tewas