PILIHAN
Diduga Peras dan Ancam Kades, 3 Warga Rohul Terjaring OTT
BUALBUAL.com, Tiga warga Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul).
Tiga pria yang berprofesi wiraswasta itu berinisial Af (45), RS (48) dan ANH (50). Ketiganya ditangkap polisi saat sedang transaksi di Rumah Makan Mitra Kilometer 6 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah pada Jumat (8/3/2019) sekitar pukul 15.30 Wib.
Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Feri Fadli mengakui, ketiganya ditangkap saat OTT dengan tuduhan tindak pidana pemerasan dan pengancaman terhadap korban HM Nasir (61) Kades Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir.
Diakui Ipda Feri, OTT di Rumah Makan Mitra KM 6 awalnya terungkap Jumat sekitar pukul 15.00 Wib, saat itu Kanit Pidum Satuan Reskrim Polres Rohul Ipda Ulik Iwanto mendapat informasi dari masyarakat, di Rumah Makan Mitra KM 6 terjadi dugaan tindak pidana pemerasan dan pengancaman.
Kemudian sambung Ipda Feri, informasi lalu dilaporkan ke Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto, dan memerintahkan personel untuk mengecek kebenaran informasi.
Setibanya di Rumah Makan Mitra, personel Satuan Reskrim Polres Rohul melihat korban H.M.Nasir, tengah membaca selembar kertas bertuliskan surat pernyataan, berisi bahwa ketiga terduga pelaku menyatakan tidak akan mengganggu dan mengancam pelapor, atau menyebarkan LHP temuan Inspektorat ke warga di desanya.
Usai diinterogasi di dalam rumah makan tersebut, ketiga lelaki yakni Af, RS dan ANH, bahwa benar telah melakukan pemerasan dan pengancaman kepada korban Nasir yang dilakukan ketiga pelaku.
"Korban Nasir menyampaikan ke penyidik, bahwa ketiga pelaku sudah meminta sejumlah uang sebesar Rp15 juta," ungkap Ipda Feri, Sabtu (9/3/2019).
“Jika korban tidak memberikan uang tersebut, maka pelaku akan sebarkan LHP keuangan ke masyarakat Desa Rambah Hilir Timur," tambahnya.
Melalui negosiasi dengan ketiga terduga pelaku, akhirnya disetujui bahwa korban hanya sanggup memenuhi Rp10 juta dari Rp15 juta yang diminta pemeras.
"Penyidik kemudian mengamankan uang Rp10 juta dari saku kiri celana salah seorang pelaku," ungkap Ipda Feri.
Selain menyita uang Rp10 juta, polisi juga menyita 1 lembar surat pernyataan dari TKP.
"Atas kejadian tersebut ketiga pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolres Rohul, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," tegas Paur Humas Polres Rohul Ipda Feri Fadli.
| Sumber | : | Cakaplah |

Berita Lainnya
Disparporabud Inhil Wujudkan Pelayanan Dan Pengelolaan Kepariwisataan Secara Profesional
Nyabu,Sepasang Kekasih di Medan di Tangkap Polisi
Bupati dan Sekda Inhil, Saksikan Penayangan Perdana Paket Lelang T.A 2017
Jelang ke RSUD Puri Husada Tembilahan 'Sri Mai Karlina' Tewas di Tikam Suaminya Sendiri
Perusakan Atribut Demokrat 'BUAL' PDI-P Riau Tegaskan Pelaku Bukan Kader Mereka
Wilayah Rokan Hulu, Kabut Asap Tipis Mulai Menyelimuti
Sebut Ahok ke PDIP Tepat, Fahri: Kalau ke PSI Kayaknya Berat
Disdukcapil Rohil Laksanakan Rekam e-KTP Bagi Warga Lapas Bagansiapiapi
Kapolres dan Dandim 0314 Inhil Gelar Rapat Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam
Curi Uang Teman Sekos, Seorang Mahasiswi di Pekanbaru Diciduk Polisi
Sapu Bersih Polisi Bawak 43 Orang Dalam Mobil Ke Amanan Saat Razia Hotel di Pekanbaru
KPK: Sidik 118 Perkara dan Amankan Rp 2,67 Meliar Aset Negara Ditahun 2017