PILIHAN
Jokowi Enggan Berkomentar, Namun Angkat Suara soal Penangkapan Romi oleh KPK
BUALBUAL.com, Calon Presiden Joko Widodoangkat suara terkait penangkapan Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang juga Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi oleh penyidik KPK.
Namun, Jokowi enggan berkomentar banyak untuk menanggapi penangkapan Romi.
"Saya masih menunggu keterangan resmi dari KPK," kata Jokowi usai menghadiri Doa Satukan Negeri di GOR Tengku Rizal Noordin Deli Serdang, Sumatera Utara, seperti dikutip Antara, Jumat (15/3).
Ia mengatakan tidak akan memberikan komentar sebelum ada keterangan resmi dari KPK.
"Sebelum ada keterangan resmi dari KPK, saya tidak ingin komentar," tegasnya.
Tim KPK mengamankan lima orang dalam OTT, termasuk Romi.
"KPK mengamankan lima orang pada kegiatan hingga pagi tadi termasuk di antaranya penyelenggara negara," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jakarta.
Menurut Febri, KPK melaksanakan tugas sesuai dengan UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK dan juga hukum acara yang berlaku.
Kelima orang itu, kata Febri berasal dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI, anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama.
![]() Romahurmuziy mengenakan masker, topi dan kacamata saat tiba di KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
|
Satu orang penyelenggara tersebut Ketua Fraksi PPP sekaligus Anggota Komisi XI DPR Romahurmuziy, sisanya pejabat Kemenag dan satu orang dari swasta. KPK menduga Romi dan empat orang lainnya itu, terlibat transaksi jual beli jabatan di Kemenag.
Kini, Romi telah dibawa ke gedung KPK Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. Sesuai aturan KUHAP, status Romi akan ditentukan dalam pemeriksaan 1x24 jam.
Sumber; cnnindonesia


Berita Lainnya
Dulu Dekat, Mengapa Sekarang Jaga Jarak? Jokowi Dan Negeri Tirai Bambu
Kartu Sakti Jokowi Solusi Receh Mirip Jualan Permen Lolipop 'Rizal Ramli'
Sejumlah Lembaga Quick Count Pilpres yang Menangkan Jokowi Dilaporkan ke Polisi
Kejari Inhu Gelar Penerangan Hukum Restorative Justice
New Normal di Pasar: Buka 06.00-11.00, Jaga Jarak 1,5 Meter
TKN Jokowi Evaluasi Keberadaan Romi, Mungkin Dicopot
Kalau Benar Kementerian BUMN, Mobilisiasi Para Pekerjanya Untuk kampanye Jokowi, DPR Tak Segan Beri Sanksi
Timses Jokowi Pastikan Peserta Reuni Aksi 212 Bukan Pemilih 01
Presiden Jokowi Instruksikan BMKG Beli Alat Deteksi Dini Bencana Termutakhir
Sampai Presiden 'Emmanuel Marcon' Mintak Maaf, MUI Serukan Boikot Produk Prancis di Indonesia
BBM Turun Mulai Hari Ini! Harga Dexlite Anjlok Rp3.450, Pertamina Dex Turun Rp3.800 per Liter
Berkas Belum Lengkap Kasus Ibu-Ibu Kampanye 'Jokowi Menang Nikah Sesama Jenis Sah'