PILIHAN
Atlet Bulutangkis Riau Raih 2 Emas, di Kejuaraan Dubai Para Badminton Internasional 2019 di Turki
BUALBUAL.com, Atlet Bulu Tangkis Paralimpian Riau Leani Ratri Oktila kembali menorehkan prestasi membanggakan. Leani Ratri Oktila yang merupakan warga Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau ini berhasil menorehkan 2 emas di kelas single dan double di Kejuaraan Dubai Para Badminton Internasional 2019 di Turki.
Atas prestasi yang diraih oleh Ratri, Ketua National Paralympic Commite (NPC) Riau Jaya Kusuma, merasa bangga.
"Tentu kita turut berbangga atas prestasi yang diraih Ratri. Apalagi ini merupakan suatu moment yang mampu mengharumkan Indonesia dan daerah asal tinggalnya yakni provinsi Riau," ujar Jaya.
Jaya menyampaikam prestasi ini sudah patut menjadi perhatian bersama, terutama Pemerintahan RI dan daerah. Pasalnya, untuk mengikuti event-event internasional ini, tidak sedikit memerlukan biaya, terutama untuk keberangkatannya dan kepulangannya.
"Saya sebagai Ketua NPC Riau akan tetap mengusahakan bagaimana caranya agar atlet-atlet difabel bisa dan mampu mengikuti kejuaran seperti ini," pungkasnya.
| Sumber | : | Cakaplah |

Berita Lainnya
Gubri Syamsuar: Ada BUMD di Riau Cari Bayar Konsultan Saja Payah
Peserta Qori-Qoriah Yang Berprestasi di MTQ Prov Riau 2018 Dapat Bonus dari Bupati Inhil
Liga Malaysia, Evan Dimas-Ilham Udin Kembali Mengalami Kekalahan Menyesakkan
Dihari 505: 3 DPD II Golkar Riau Belum Menyatakan Dukungan 9 Dukung Andi Rachman Jagoan Gubri 2018.
Inilah Perbedaan Kunjungan Raja Faisal dengan Raja Salman
Ini Penjelasan BPOM Soal Temuan Mikroplastik dalam Air Kemasan
Suami Sudah Tak Mampu Puaskan SR, Dia Akhirnya Ajak Kedua Anaknya Berhubungan Intim
Ahok: Saya enggak jadi capres kok, jangan khawatir
Siaga COVID – 19, Kabupaten Kampar Siapkan Dana Darurat sebesar Rp.24.2 Milyar
Bupati Inhil HM. Wardan Resmikan Pembangunan Program DMIJ di Kecamatan GAS
Polisi Sita Barang hingga Mesin ATM dari Pelaku Penjarahan di Palu
Tidak Sehat, PR IV UIR Abdullah Sulaiman Batal Ditahan "Dugaan Korupsi Dana Hibah Penelitian"