PILIHAN
Dua Tersangka Baru, Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Pelalawan Ditahan
BUALBUAL.com - Di tangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Nophy T South, SH, MH dan Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Andre Antonius, SH, yang sama-sama baru menjabat, akhirnya, Kamis (23/5/2019) menahan dua tersangka tambahan terhadap dugaan korupsi cetak sawah di Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan.
Kedua tersangka baru kasus ini yang bakal dititip di Lembaga Permasyarakatan (LP) di Pekanbaru adalah M.Yunus dan Sutrisno.
M.Yunus dalam kasus ini, waktu itu menjabat sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Sedangkan Sutrisno menjabat sebagai kepala UPTD kecamatan Teluk Meranti, dan selaku koordinator lapangan.
Keduanya, datang ke kantor Kejari Pelalawan yang berlokasi di SP 6 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis pagi. Setelah menjalani pemeriksaan marathon di ruangan , Pidsus dan menjelang sore, keduanya ditahan. Untuk sementara kedua tersangka dititip di LP Pekanbaru.
Kasipidsus, Andre Antonius bercakap bahwa kedua tersangka ini merupakan tersangka tambahan atas pengembangan kasus menjerat Jumaling, sebelumnya dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman di PN Tipikor Pekanbaru.
Jumaling dan Kaharudin, sambung Kasipidsus, sudah dijatuhi hukuman enam bulan penjara dan denda Rp300 juta. Keduanya, terbukti melakukan penyelewengan kegiatan bantuan cetak sawah di desa Gambut Mutiara kecamatan Teluk Meranti tahun anggaran 2012.
"Nah, berdasarkan, keterangan Jumaling dan Kaharudin, dua tersangka tambahan, Yunus dan Sutrisno, disebut-sebut ikut terlibat menikmati anggaran bersumber dari APBN senilai Rp 1 miliar," tandasnya.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Dengan Manuver Gibran Bertemu Megawati, PDIP Solo Tak Gentar
Datok Panglime Mustafa Tenamal: Tiga Aspek Penting Pak Gubri Seharusnya Tempatkan Sekda Riau orang Indragiri
Tak Merasa Jadi Penasaran 'Kerupuk Amplang Udang BuDe'
Viral Ada 'Desa Hantu' Bisa Sedot Dana Desa Hingga Rp 900 Juta
Tahun 2020 Anggaran Dana Desa Meningkat
Polisi Rohuk Berjibaku Bantu Warga Korban Banjir di Kabun
Berikan Penyuluhan P4GN, Aslimuddin: Inhil Sudah Masuk Jalur Merah Peredaran Narkoba
Wali Kota Bogor, Bima Arya Positif Terinfeksi Virus Corona
Dua Caleg di Meranti Terlantarkan Puluhan Mahasiswa, Gagal Jadi Dewan
Gowes Langit Biru 'Riau Bebas Asap'
Pemprov Riau Belum Dapat Arahan Pusat, Soal THR ASN
Pindah Tugas, Ini Hadiah yang Diberikan Gubri Syamsuar untuk Irjen Pol Widodo