PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Kemenpora Minta PSSI Lapor FIFA Soal Penusukan Suporter
BUALBUAL.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta PSSI melaporkan pada FIFA soal insiden pengeroyokan dan dugaan penusukan suporter Indonesia yang terjadi saat Skuat Garuda bertandang ke Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022.
"Pada tanggal 22 November 2019, Kemenpora akan menyampaikan surat kekecewaan kepada Kementerian Sukan dan Belia Malaysia, yang ditembuskan kepada Kementerian Luar Negeri RI dan Pengurus PSSI," kata Gatot.
"Kemenpora juga akan meminta PSSI melaporkan insiden tersebut kepada FIFA."
Menurut Kemenpora, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga melaporkan PSSI pada FIFA saat terjadi insiden keributan di Stadion Gelora Bung Karno dalam laga Indonesia vs Malaysia, awal September silam.
Padahal, ujar Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, saat itu Imam Nahrawi yang masih menjabat jadi Menpora telah meminta maaf secara langsung kepada Menpora Malaysia Syed Saddiq.
"Dalam responsnya, Menpora Malaysia menerima permohonan ma'af Indonesia, dan mengucapkan selamat datang kepada suporter Indonesia saat nantinya akan menonton pertandingan 19 November 2019 di Kuala Lumpur, dan akan disambut dengan ramah oleh supporter Malaysia, tetapi ini ternyata tidak sepenuhnya terjadi," kata Gatot.
Kemenpora juga akan meminta Kepolisian Malaysia mengusut tuntas insiden yang menimbulkan luka fisik pada supporter Indonesia dan membawanya secara transparan ke jalur hukum.
"Kemenpora tetap berharap agar insiden hubungan konflik antar suporter kedua negara untuk tidak terulang kembali baik di Indonesia maupun Malaysia, karena pada dasarnya hubungan diplomatik kedua negara dalam kondisi bagus," ujarnya.
Sebelumnya KBRI membenarkan dugaan penusukan suporter Tim Merah Putih di laga Malaysia vs Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/10).
Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI untuk Malaysia Yusron B Ambary mengatakan mendapat beberapa laporan usai pertandingan, di antaranya pengeroyokan suporter serta kasus penusukan pendukung Skuat Garuda.
Berdasarkan keterangan Yusron, korban penusukan sempat menahan menggunakan tangan, sehingga hanya bagian tangan yang terluka.
PSSI sendiri mendesak Malaysia dalam hal ini pihak Polisi Diraja Malaysia (PDRM) agar segera melakukan investigasi soal insiden penyerangan pada suporter timnas tersebut.
"Kami juga berencana mengajukan protes. Nanti biar Sekjen (PSSI, Ratu Tisha)," ujar Cucu Soemantri, Wakil Ketua Umum PSSI.
Sumber: cnnindonesia.com
.jpg)

Berita Lainnya
Tentara Israel Serbu Stasiun TV di Tepi Barat danTahan Empat Jurnalis
Batam Dapat Bantuan 4 Alat Thermal Scannner dari Negara Singapura
Haul Akbar Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Bupati Inhil: Kehadiran Masyarakat Tanda Cinta Terhadap Syiar Islam
BP Batam Siapkan Tanjungpinggir Jadi Kawasan Industri Teknologi Tinggi
Polda Riau Tegaskan, Beredarnya Pesan Tentang Napi Kabur 'HOAX'
Bupati Inhil HM.Wardan Hadiri Lonching Sistem Penerimaan Pajak Secara Online
Dugaan Mesum Penghulu Kampung di Siak, Yurnalis: Terbukti Bisa Saja Dipecat
Penerima Beasiswa Erasmus di Ujung Tanduk 'Brexit Tak Menentu'
Viral, Hebohkan Warga Video Gadis Pembunuh Sawah Besar Bikin Merinding
Info bualbual: Peneliti Asal Kanada Sebut Ada Puluhan Liter Air Kencing Disetiap Kolam Renang
Kapolres Bengkalis Dampingi Kapolda Riau,Gelar Kegiatan Gerakan Program Swasembada Pangan Nasional
Dandim 0314 Inhil Menghadiri Cofee Morning yang Diselenggarakan Wabup Inhil