PILIHAN
Berkas Pelamar CPNS Meranti Ditetapkan TMS "Upload Suket Kedaluwarsa"
BUALBUAL.com - Tim verifikasi menetapkan satu berkas CPNS yang masuk di Kabupaten Kepulauan Meranti tak memenuhi syarat (TMS). Pasalnya, pelamar memasukkan surat keterangan (Suket, pengganti e-KTP) yang sudah tidak berlaku atau kedaluwarsa.
Demikian disampaikan salah seorang verifikator yang juga Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai BKD Kepulauan Meranti, Budi Hardiantika, Jumat (22/11/2019).
Kata Budi, verifikasi terhadap berkas CPNS dilakukan sejak tanggal 20 November 2019. Tim verifikator baru menemukan satu kesalahan fatal, yaitu adanya pelamar memasukkan (mengupload) Suket pengganti e-KTP yang sudah habis masa berlakunya.
"Suket tahun 2018, sudah habis masa berlakunya sekitar 1 tahun. Ini sangat fatal, terlihat betul kelalaiannya," kata Budi.
Ditambahkan Budi, dalam memverifikasi, mereka akan meminimalisir kesalahan yang menyebabkan pelamar merasa rugi. Bagi berkas yang belum bisa dipastikan memenuhi syarat (MS) akan dikumpul di suatu tempat. Nanti berkas-berkas ini kembali dibahas bersama panitia seleksi CPNS sebelum akhirnya diputuskan apakah bisa masuk kategori MS atau TMS.
"Di luar kesalahan fatal, berkas pelamar akan dipelajari bersama panitia seleksi. Nantinya baru kita putuskan dan buat berita acaranya. Kita tak mempersulit pelamar, bagi yang memenuhi syarat sebagaimana yang diminta, tentu mereka akan lolos seleksi administrasi ini," kata Budi.
Di tempat yang sama, Sekretaris BKD Kepulauan Meranti, Bakharuddin MPd, mengimbau calon pelamar CPNS untuk lebih teliti sebelum mengirim berkas. Pelamar harus betul-betul membaca pengumuman, menyiapkan berkas yang diminta dan mengikuti semua aturan.
"Waktu masih ada, calon pelamar hendaklah lebih teliti. Pastikan semua data dan file yang diupload sudah benar, baru dikirim," pesan Bakharuddin.
Informasi yang diperoleh, hingga Kamis (21/11/2019) sore, jumlah pelamar CPNS Kepulauan Meranti sudah 330 orang. Dari jumlah tersebut, masih didominasi anak-anak tempatan.
Sekretaris BKD Kepulauan Meranti, Bakharuddin MPd, (tengah) didampingi salah seorang tim verifikasi berkas pelamar CPNS, Budi Hardiantika, ketika ditemui awak media, Jumat (22/11/2019).
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Soal Bupati Rohul, DPRD Riau Minta Mendagri Mengaktifkan Kembali
Terbanyak di Pekanbaru, Sepanjang 2018 Tercatat 49 Kasus KDRT di Riau
Antisipasi DBD, Pemprov dan Pemkab/Pemko Diminta Saling Berkoordinasi
Menteri Muhadjir: Rencana Sekolah Sehari Penuh Dibatalkan
Bupati Kampar dan Wako Dumai Diperiksa KPK
KPU Akhirnya Resmi Berlakukan PKPU Larang Mantan Koruptor Nyaleg
Babak Pertama Liverpool vs Bayern Munchen Masih Imbang
Zumi Zola: Saya Terima yang Mulia, Divonis 6 Tahun Penjara
Subsidi Rp2 M untuk PDAM Tirta Indragiri Dinilai Tak Menguntungkan Daerah
Pasca Kerusuhan, Lapas Pasirpengaraian Terima 50 Warga Binaan Rutan Siak
Terjangkit Virus Rubella, Bayi Berusia 7 Hari di Bengkalis Meninggal Dunia
Aktivitas Bandara SSK II Pekanbaru Tak Seramai Biasanya 'Tiket Mahal'