PILIHAN
Komisi III DPRD Kepulauan Meranti Lakukan kunker ke SD Negeri 07 Desa Mantiasa Kecamatan Tebingtinggi Barat
BUALBUAL.com - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti melakukan kunjungan kerja (kunker) ke SD Negeri 07 Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Selasa (26/11/2019).
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Dr. Hafizan Abas, S.Ag. M.pd didampingi Anggota Dr H Taufikurohman, Helmi AMd, Suji Hartono dan T Zulkenedy Yusuf SE. Turut serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, yakni Kasi Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Nurhayanto SPd, Kasi Kurikulum SD Muhammad Nazir SPd, dan Kasi Sarpras Irhamudin. Rombongan disambut kepala sekolah SD 07 ibu tuginah Spdi beserta guru dan kepala desa mantiasa Bapak. Muhajir.
[caption id="attachment_68882" align="aligncenter" width="300"]
Ketua komisi III Dr. Hafizan Abas S,ag Mpd bersama kepala desa mantiasa Bapak Muhajir bisa dilihat dri foto tersebut cukup parah kerusakan Plafon sekolah[/caption]
Ketua Komisi III Hafizan Abas menyampaikan, kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kondisi SD Negeri 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat, menindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah.
"Setelah mendapat informasi tersebut, kita Komisi III langsung melakukan peninjauan guna mendengar dan melihat langsung kondisi di lapangan," ungkapnya.
Dikatakan Hafizan, hasil peninjauan pihak Komisi III melihat kondisi SD Negeri 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat sudah tidak layak pakai. Dimana sekolah tersebut mengalami kerusakan cukup parah, atap sudah banyak yang bocor, lantai sekolah pecah-pecah, serta kondisi plafon sekolah yang sangat membahayakan keselamatan siswa.
[caption id="attachment_68883" align="aligncenter" width="300"]
Komisi III melakukan pengecekan terhadap kelas yang mengalami kerusakan[/caption]
Kondisi tersebut juga disayangkan oleh Anggota Komisi III, Zulkenedy Yusuf. Menurutnya, jika tidak segera diperbaiki bisa menghambat proses belajar dan mengajar. hal serupa juga disampaikan oleh anggota komisi III,Taufikurrohman. Menurutnya jika tidak sesegar mungkin dilakukan renovasi terhadap sekolah ini takutnya akan membahayakan siswa yg sedang belajar.
Untuk itu, Komisi III DPRD Kepulauan Meranti meminta pihak Disdikbud benar-benar memperhatikan infrastruktur sekolah–sekolah di seluruh wilayah Kepulauan Meranti, sehingga peserta didik mendapatkan hak mereka untuk menuntut ilmu dengan nyaman.
Disamping itu, pihak dinas pendidikan yg diwakili oleh kasi sarana dan prasarana Nurhayanto mengaku sulit untuk mengajukan bantuan dari PUPR atau penambahan dana BOS untuk SD Negeri 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat dikarenakan status sekolah tersebut belum melakukan peningkatan akreditasi dan jumlah murid juga sedikit.
[caption id="attachment_68884" align="aligncenter" width="300"]
komisi III melakukan shring atau pembahasan sekolah terhadap pihak sekolah.[/caption]
Akan tetapi, kita sudah mengupayakan agar dianggarkan melalui DAK tahun 2020, yakni untuk rehab berat 6 kelas, ruang majelis guru dan pembangunan MCK, ujarnya.
Sebelumnya, Kepala SD Negeri 07 Desa Mantiasa, Tuginah SPdi mengaku jika sejak mengalami kerusakan cukup parah kurang lebih sudah 2 tahun ini, banyak orang tua wali murid yang enggan menyekolahkan putra dan putrinya di SDN 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat Padahal, sebut Tuginah, sebelumnya sekolah tersebut mempunyai siswa yang lumayan banyak.
"Mungkin orang tua wali murid khawatir dengan keselamatan anak-anak mereka, apalagi waktu kondisi hujan proses belajar mengajar tidak bisa dilaksanakan karena ruang kelas terendam air dikarenakan atap sekolah yg bocor dan harapan dari pihak sekolah segera mungkin sekolah ini cepat direhab agar orang tua wali murid yg akan menyekolahkan anaknya pada penerima siswa baru sekolah ini banyak diminati orang tua wali murid yg ada disekitaran desa mantiasa imbunya yg diamini oleh para guru dan kepala desa mantiasa, dan pihak sekolah dan pihak desa mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja komisi III dan dari dinas pendidikan yang sudah peduli dengan sekolah 07 Desa Mantiasa imbunya. (Rilis/Afandi)
Ketua komisi III Dr. Hafizan Abas S,ag Mpd bersama kepala desa mantiasa Bapak Muhajir bisa dilihat dri foto tersebut cukup parah kerusakan Plafon sekolah[/caption]
Ketua Komisi III Hafizan Abas menyampaikan, kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kondisi SD Negeri 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat, menindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah.
"Setelah mendapat informasi tersebut, kita Komisi III langsung melakukan peninjauan guna mendengar dan melihat langsung kondisi di lapangan," ungkapnya.
Dikatakan Hafizan, hasil peninjauan pihak Komisi III melihat kondisi SD Negeri 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat sudah tidak layak pakai. Dimana sekolah tersebut mengalami kerusakan cukup parah, atap sudah banyak yang bocor, lantai sekolah pecah-pecah, serta kondisi plafon sekolah yang sangat membahayakan keselamatan siswa.
[caption id="attachment_68883" align="aligncenter" width="300"]
Komisi III melakukan pengecekan terhadap kelas yang mengalami kerusakan[/caption]
Kondisi tersebut juga disayangkan oleh Anggota Komisi III, Zulkenedy Yusuf. Menurutnya, jika tidak segera diperbaiki bisa menghambat proses belajar dan mengajar. hal serupa juga disampaikan oleh anggota komisi III,Taufikurrohman. Menurutnya jika tidak sesegar mungkin dilakukan renovasi terhadap sekolah ini takutnya akan membahayakan siswa yg sedang belajar.
Untuk itu, Komisi III DPRD Kepulauan Meranti meminta pihak Disdikbud benar-benar memperhatikan infrastruktur sekolah–sekolah di seluruh wilayah Kepulauan Meranti, sehingga peserta didik mendapatkan hak mereka untuk menuntut ilmu dengan nyaman.
Disamping itu, pihak dinas pendidikan yg diwakili oleh kasi sarana dan prasarana Nurhayanto mengaku sulit untuk mengajukan bantuan dari PUPR atau penambahan dana BOS untuk SD Negeri 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat dikarenakan status sekolah tersebut belum melakukan peningkatan akreditasi dan jumlah murid juga sedikit.
[caption id="attachment_68884" align="aligncenter" width="300"]
komisi III melakukan shring atau pembahasan sekolah terhadap pihak sekolah.[/caption]
Akan tetapi, kita sudah mengupayakan agar dianggarkan melalui DAK tahun 2020, yakni untuk rehab berat 6 kelas, ruang majelis guru dan pembangunan MCK, ujarnya.
Sebelumnya, Kepala SD Negeri 07 Desa Mantiasa, Tuginah SPdi mengaku jika sejak mengalami kerusakan cukup parah kurang lebih sudah 2 tahun ini, banyak orang tua wali murid yang enggan menyekolahkan putra dan putrinya di SDN 07 Desa Mantiasa kecamatan tebing tinggi barat Padahal, sebut Tuginah, sebelumnya sekolah tersebut mempunyai siswa yang lumayan banyak.
"Mungkin orang tua wali murid khawatir dengan keselamatan anak-anak mereka, apalagi waktu kondisi hujan proses belajar mengajar tidak bisa dilaksanakan karena ruang kelas terendam air dikarenakan atap sekolah yg bocor dan harapan dari pihak sekolah segera mungkin sekolah ini cepat direhab agar orang tua wali murid yg akan menyekolahkan anaknya pada penerima siswa baru sekolah ini banyak diminati orang tua wali murid yg ada disekitaran desa mantiasa imbunya yg diamini oleh para guru dan kepala desa mantiasa, dan pihak sekolah dan pihak desa mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja komisi III dan dari dinas pendidikan yang sudah peduli dengan sekolah 07 Desa Mantiasa imbunya. (Rilis/Afandi)

Berita Lainnya
Umar Hamdy: Berikan Apresiasi, Desa Pulau Cawan Siap 100% Program DMIJ Sebelum Akhir Tahun
Calon Gubernur Riau, H. Firdaus Lakukan Silaturahmi dan Ngopi Bersama Tokoh Masyarakat Inhil
Empat Korban Selamat, Heli Jatuh di Tasikmalaya
Tiga ASN Wanita yang Terjerat Dugaan Korupsi di Dispenda Akhirnya Ditahan Kejati Riau
Usai Sidak Gubri Laporkan Kecurangan Ketua KPPS di Kampar pada Mendagri
KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Tersangka, Dugaan Korupsi Proyek Peningkatan Jalan
Sambut Baik Sosialisai Program DMIJ Plus Terintegrasi di Lahang Hulu, Ridwan: Terimakasih Pak Wardan
Bayi Kembar Tiga Lahir di RSUD Tengku Rafian Siak Riau
AKMR Minta Kaji Kenaikan Upah Minimum 2020, Disnaker Riau Kenaikan Sudah Sesuai Aturan
Telusuri Rekaman Video, Polisi Cari Pelaku Penganiayaan Viki yang Tewas Dihakimi Massa Usai Diteriaki Begal
Di Masjid Pancasila Tembilahan, Wardan Kukuhkan Pengurus Pejuang Subuh
Deretan Nama Selebgram dan Konten Kreator Pekanbaru Ajak Masyarakat Tidak Golput