PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
CPNS Formasi Guru Seni Khusus Disabilitas di Meranti Tak Ada Peminat
BUALBUAL.com - Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 di Kepulauan Meranti telah ditutup pukul 00.00 WIB tanggal 29 November 2019 tengah malam. Dari 2.774 orang yang mendaftar, tak satu pun memilih formasi guru seni budaya khusus penyandang disabilitas.
Demikian diungkapkan Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai BKD Kepulauan Meranti, Budi Hardiantika.
Kata Budi, sejak dibuka pendaftaran CPNS tanggal 14 November 2019, pelamar yang memilih Meranti berjumlah 2.774 orang. Mereka memperebutkan posisi pada 121 formasi yang dibuka Pemkab Meranti.
"Data pukul 00.00 WIB (29 November 2019) pelamar sejumlah 2.774 orang," kata Budi Hardiantika.
Dikatakannya, dari 121 formasi CPNS 2019 Pemkab Meranti menyiapkan enam formasi guru seni budaya. Satu dari enam formasi guru seni budaya ini dikhususkan untuk penyandang disabilitas. Formasi khusus disabilitas ini untuk guru seni budaya di SMPN 2 Tebingtinggi Timur. Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah s-1 pendidikan sendratasik dan s-1 pendidikan seni budaya dan keterampilan.
"Tak ada yang melamar di formasi khusus penyandang disabilitas hingga jadwal pendaftaran CPNS berakhir," ujar Budi Hardiantika.
Dijelaskan Kabid Informasi Kepegawaian (Inka) Said Solahuddin, untuk posisi guru seni budaya khusus disabilitas ini akan kosong hingga dilaksanakan SKD dan SKB. Namun, setelah pengumuman kelulusan (integrasi nilai SKD dan SKB), peserta dengan nilai terbaik akan ditempatkan di posisi guru seni budaya khusus disabilitas yang kosong ini.
"Dari 15 peserta SKB, yang lulus jadi CPNS hanya 5 orang untuk 5 formasi guru seni budaya, berarti ada 10 yang tak lulus nantinya. Untuk mengisi formasi yang kosong, diambil satu dari sepuluh peserta dengan nilai tertinggi," ujar Said Solahuddin.
"Posisi yang kosong karena tak ada pelamar penyandang disabilitas tetap akan terisi setelah seleksi SKD dan SKB selesai," tambah Said Solahuddin, Rabu (4/12/2019).
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Lawan Virus Corona, Pemdes Igal dan TNI Polri Gelar Bersih Rumah Ibadah 10 Masjid 23 Surau Ditambah Majelis Taqlim
Akibat Ulahnya Ramos Dituntut Rp16,3 Triliun karena Cederai Mohamed Salah
Zurnalis. ST: Pantai Solop Memiliki Potensi Kawasan Aristektur Pesisir, Pemda Inhil Harus Jaga untuk jangka panjang!
Pemko Pekanbaru Masih Kekurangan 2.000 ASN, Pusat Cuman Kasih Kuota 346 CPNS Tahun Ini
Penerima Beasiswa Erasmus di Ujung Tanduk 'Brexit Tak Menentu'
Kapolri Ganti Wakapolda hingga Kapolres di Riau
Dewan Ingatkan Pemko Pekanbaru Turun ke Lapangan 'Harga Sembako Tinggi'
Masa Tahanan Tinggal 5 Hari Lagi Mau Bebas, Seorang Tahanan di Lapas Tembilahan Malah Kabur
PKS Masih Terlalu Pagi: Koalisi Gerindra Usung Prabowo - HNW
Pecuri Hewan Kerbau Asal Kampar Diamankan Reskrim Polsek Mandau Di Duri
Travel Jurusan Bukit Tinggi- Tembilahan Cebur ke Sungai,2 Orang Korban Meninggal
PN Siak Eksekusi Lahan dan Bangunan di Kandis Kepentingan Proyek Jalan Tol