PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Tartib Minta Pemkab Meranti Lakukan Antisipasi, Pemerintah Pusat akan Hapus Honorer
BUALBUAL.com - Anggota Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, DR M Tartib MSi, mengkritik rencana pemerintah pusat yang akan merumahkan tenaga honorer di seluruh Indonesia. Pasalnya, kebijakan itu akan berdampak buruk bagi kabupaten Kepulauan Meranti.
Sebagaimana diungkapkan M Tartib ketika berbincang-bincang, Selasa (28/1/2020), kebijkan tersebut akan berdampak kurang baik ke daerah. Terutama di Kabupaten Kepulauan Meranti yang tak ada lapangan kerja (industri).
"Banyak anak-anak daerah menggantungkan hidupnya sabagai tenaga honorer. Setidaknya, ada 4.000 lebih tenaga honorer Kepulauan Meranti dan membebankan keuangan daerah Rp73 miliar lebih," ujarnya.
Politisi Gerindra ini mengaku bukan menolak wacana merumahkan honorer sebagaimana disampaikan MenpanRB beberapa waktu lalu. Hanya saja, waktu yang diberikan dianggap terlalu cepat untuk menerapkan petaturan itu.
Target pemerintah pusat, untuk di pemerintahan, hanya ada dua status pekerja yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pejabat Pemerintah daerah Perjanjian Kerja (PPPK).
Di samping itu, legislator dua periode ini meminta Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti mulai mengambil ancang-ancang sebagai bentuk antisipasi andai wacana merumahkan honorer ini direalisasikan.
Di akhir periode ini, pemerintah daerah diminta harus fokus dan konsen untuk menyiapkan pelatihan-pelatihan yang sifatnya lifeskill, seperti pelatihan interprener dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menjadi bekal mencari lapangan pekerjaan baru bagi eks tenaga honorer nantinya.
"Selain itu, yang lebih urgens lagi, saya minta Pemda mengaktifkan Balai Latihan Kerja (BLK). Itulah tempat sesungguhnya untuk menempa anak-anak kita agar bisa mandiri memasuki dunia kerja," kata Tartib.
Selanjutnya, tambah Tartib, apabila ada organisasi perangkat daerah membutuhkan tenaga honorer yang sifatnya kegiatan, diminta agar membuka akses secara terbuka untuk umum, sehingga tidak terkesan hanya titipan.
"Ini dalam rangka membuka kesempatan yang sama kepada anak-anak kita yang memiliki potensi dan jenjang pendidikan yang mumpuni. Mari kita junjung tinggi menuju pemerintahan yang good government," kata Tartib.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Soal adanya Pelantikan Badko Riau-Kepri di Rohil "HMI Pekanbaru Bantah"
Hari Sumpah Pemuda, Ini Pesan Gubri Syamsuar kepada Pemuda di Riau
Paripurna DPRD Inhil, Sekda: Pelaksanaan 5 Ranperda yang Diusulkan Butuh Kerjasama
Bawaslu Diturunkan 105 APK, PAN Terbanyak Melanggar
Sosialisasikan Pencegahan Covid-19, Seluruh Desa Desa dan Kelurahan di Bengkalis Pasang Baliho
Diduga Peras dan Ancam Kades, 3 Warga Rohul Terjaring OTT
DPP & DPK LPPNRI Provinsi Riau Dikukuhkan
Diduga Seorang Istri di Riau Dalang Pembunuhan Suami
Tak terima ambulan di beritakan, Oknum PNS Pinggir ngemob wartawan.
Razia Direktorat Reskrimum Polda Riau,10 Tempat Gelanggang Permainan di Pekanbaru Jadi Sasaran
Anggota Dewan Riau Kecewa Atas Kunjungan Gubri Tinjau Jalan Longsor di Sumbar
Resmi Mantan Pemain Real Madrid dan Chelsea, Essien Gabung ke Persib Bandung