PILIHAN
Ratusan Supir Truk di Pekanbaru Protes ke DPRD, Karena Tak Boleh Masuk Kota
BUALBUAL.com - Serikat Supir Truk Pekanbaru melakukan aksi protes di Gedung DPRD Provinsi Riau untuk meminta agar Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 649 tahun 2019 terkait larangan mobil bertonase besar melintas di jalan dalam Kota Pekanbaru, dicabut.
"Supir dumptruk habis semua, kita tidak boleh masuk dalam kota. Dan kalau masuk dalam kota ditangkap, kami mau bekerja seperti semula dumptruk tetap boleh masuk dalam kota karena pembangunan akan terus berlanjut," Cakap salah seorang supir dumptruk Rahmat Hidayat, Senin (10/2/2020).
Akibat dari dibatasinya mobil berukuran cukup besar ini melintasi jalanan Kota Pekanbaru, menurut Rahmat hal tersebut sangat berimbas bagi perekonomian keluarga mereka.
"Apabila tidak diperbolehkan masuk ke dalam kota banyak tukang muat pasir, batu bata yang tidak bekerja. Berapa banyak anak dan istrinya yang tidak makan," jelasnya.
Dari itu dirinya berharap kepada Pemerintah Kota Pekanbaru (Pemko) untuk bisa merubah peraturan tersebut agar para pengemudi dumptruk dapat melintasi jalan kota pada siang hari.
"Kami berharap dapat melintasi jalan kota lagi tanpa harus dikejar-kejar oleh Polisi, dan kami juga kecewa karena tidak dilibatkan dalam pembuatan peraturan tersebut," tukasnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
PD IWO Inhil Berikan Bantuan Kepada Kakek Alkamah dan Saidi
Barang Asal Malaysia, 18 Kilogram Shabu Diamankan di Dumai dari 5 Tersangka
Kapolda Riau: Seorang Polisi Meninggal Akibat Ditabrak Mobil Teroris
Curi 10 Kg Jengkol, 2 Pemuda Kena Sanksi Adat 3 Bulan Tinggalkan Desa
Tak Ada Aktivitas Loundry di Atap Hotel, Klarifikasi Adik Pemilik Hotel Syariah yang Terbakar
Dugaan Mesum Penghulu Kampung di Siak, Yurnalis: Terbukti Bisa Saja Dipecat
Selain Tuntut Insentif, RT/RW Juga Kritik Pengerjaan IPAL Pekanbaru
Melalui Vicon, Kejati Papua Barat Menggelar Sidang Tindak Pidana Korupsi
Jalin Kerjasama dengan Melaka Jadi Tantangan Bagi Riau Tingkatkan Sektor Pariwisata
Saksikan Real Madrid Ingin Bayern Munchen Malam Ini
PSI Tak Dukung Perda Ajaran Agama, Eggi Sebut Itu Sama dengan Seperti PKI
Langka!!! Remaja Kembar ini Diberi Nama Republik Indonesia 1 dan Republik Indonesia 2