PILIHAN
Jelang Musda SyamsuarDianggap Kader tak Setia, Pernah Pindah ke 'Lain Hati'
BUALBUAL.com - Keanggotaan Calon Ketua DPD I Partai Golkar Riau Syamsuar sebagai kader Golkar mendapat kritikan dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Riau. Menurut himpunan para kader muda partai berlambang beringin rimbun ini, Syamsuar dianggap kader tak setia. Sebab, pria yang sekarang menjabat Gubernur Riau pernah pindah ke 'lain hati', yakni Partai Amanat Nasional (PAN)
"Tapi pak Syamsuar saat maju di Pilgub 2018 memperoleh KTA PAN. Otomatis, keanggotaan beliau di Golkar gugur," ujar Wakil Ketua AMPG Riau, Dani Sahulika, kepada media saat melaporkan Syamsuar kepada Panitia Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Jumat (28/2/2020) kemarin.
Namun sikap AMPG Riau tadi dibantah sendiri oleh pengurus yang lain. Seperti dikutip dari Cakaplah.com, Wakil Ketua AMPG Riau Rayhan Kurniawan menegaskan bahwa Syamsuar merupakan kader Golkar tulen dan pantas menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Riau.
"Kalau dikatakan bahwa Syamsuar pernah pindah ke partai PAN, saya rasa itu perlu pemahaman yang jernih dari kader.
Karena ada tiga argumentasi yang harus dipenuhi untuk mengatakan beliau pernah keluar dari Partai Golkar," tegas Rayhan.
Dijelaskan Rayhan, argumentasi pertama yang harus diperhatikan adalah Partai Golkar tidak pernah memecat Syamsuar sebagai kadernya.
"Sampai saat ini, belum ada surat keputusan partai yang memutuskan memecat Syamsuar sebagai kader. Artinya, Syamsuar masih kader Golkar dari awal dia masuk Golkar hingga sekarang," tegas Rayhan.
Argumentasi kedua, lanjut Rayhan, Syamsuar tidak pernah mengisi formulir pendaftaran keanggotaan di partai lain.
"Dan alasan ketiga bahwa Syamsuar tidak pernah pindah partai adalah keanggotan Syamsuar di partai lain tidak dapat dibuktikan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU," tegas Rayhan lagi.
Oleh sebab itu, Rayhan berharap kepada kader Golkar tetap menjaga stabilitas politik Golkar pada musyawarah daerah (musda) Golkar Riau yang akan digelar 1-2 Maret 2020.
"Biarkan musda berjalan dengan baik dan proses musda sesuai dengan agenda-agendanya. Sehingga kembali membawa kejayaan bagi Partai Golkar Riau," tutup Rayhan.
Sumber : Cakaplah.com /
Dijelaskan Rayhan, argumentasi pertama yang harus diperhatikan adalah Partai Golkar tidak pernah memecat Syamsuar sebagai kadernya.
"Sampai saat ini, belum ada surat keputusan partai yang memutuskan memecat Syamsuar sebagai kader. Artinya, Syamsuar masih kader Golkar dari awal dia masuk Golkar hingga sekarang," tegas Rayhan.
Argumentasi kedua, lanjut Rayhan, Syamsuar tidak pernah mengisi formulir pendaftaran keanggotaan di partai lain.
"Dan alasan ketiga bahwa Syamsuar tidak pernah pindah partai adalah keanggotan Syamsuar di partai lain tidak dapat dibuktikan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU," tegas Rayhan lagi.
Oleh sebab itu, Rayhan berharap kepada kader Golkar tetap menjaga stabilitas politik Golkar pada musyawarah daerah (musda) Golkar Riau yang akan digelar 1-2 Maret 2020.
"Biarkan musda berjalan dengan baik dan proses musda sesuai dengan agenda-agendanya. Sehingga kembali membawa kejayaan bagi Partai Golkar Riau," tutup Rayhan.
Sumber : Cakaplah.com /

Berita Lainnya
LAMR Nilai Pernyataan Ketua IKAPI Riau Tentang Mulok Budaya Melayu Riau Itu Tidak Etis
Viral! Perempuan Sipit Caci Maki Polisi Bogor, Mabes Polri Sebut Ibu-ibu Biasa Emosi
Saat Lantik 6 Kades Di Gaung HM. Wardan Katakan Pahami Aturan dan Tidak Lenceng dari Koridor Hukum
Pemkab Inhil: Melalui BPBD dan BASARNAS Tegaskan Pencarian Orang Hilang Gratis
Polda Riau Raih Peringkat Satu Dalam Penyusunan Laporan Keuangan
Jusuf Kalla: Ketimbang ke Tangan Asing Lebih Baik Ke Prabowo 'Soal kepemilikan lahan'
BUAL Pemprov Riau: Dana Bankeu Cukup Besar Fokus Digunakan Untuk Pengembangan BUMDes
Ingin Cepat Hamil di 2018? Simak Tipsnya
BMKG: Ada 78 Titik Panas Muncul di Riau
Karena Sangsi Victor Pae Absen Saat Laga PSPS Riau Vs Bali United di Piala Presiden 2018
Lelang Perawan Berusia 14 Tahun, Pemilik Situs Nikahsiri.com Akan Dijerat Pasal Berlapis