PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
DPR RI Desak Pemerintah Liburkan Seluruh Sekolah di Indonesia
BUALBUAL.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintahan Joko Widodo menutup seluruh sekolah dan universitas di Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19).
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan, penutupan ini harus dilakukan untuk menanggapi sebaran virus corona yang semakin masif. Hingga Sabtu sore (114/3), jumlah positif corona di Indonesia telah mencapai 96 kasus.
"Agar tidak terjadi kondisi seperti di Italia, Iran, dan Korea Selatan, Kami mendesak agar semua aktivitas sekolah diliburkan untuk sementara waktu hingga situasi penyebaran virus mereda," ujar Syaiful dalam keterangan, Sabtu (14/3/2020).
Huda juga mengkritik protokol pencegahan Covid-19 di pusat-pusat pendidikan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan.
Ada 15 poin dalam protokol Covid-19 di sekolah-sekolah. Di antaranya penyediaan cairan cuci tangan, penyemprotan disinfektan di benda dan tempat tertentu, hingga pengurangan aktivitas sentuhan fisik. Sayangnya, masih jarang sekolah yang menerapkan protokol tersebut.
Huda curiga protokol itu tidak berjalan karena tidak ada pengawasan.
"Harusnya ada pengawasan yang intensif sehingga protokol tersebut bisa berjalan di lapangan. Kalau ada kendala dana terkait penyediaan disinfektan atau sarana lain pemerintah harus segera menanganinya. Sekali ini kondisi darurat sehingga harus ada antisipasi ekstra termasuk penyediaan anggarannya," kata Huda.
Lockdown Jakarta
Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera mengeluarkan keputusan untuk melakukan lockdown atau mengisolasi Provinsi DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus corona.
"Saya mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk segera melakukan lockdown. Isolasi satu Jakarta. Dengan penyebaran yang sudah sampai di seluruh wilayah Jakarta ini," kata Sahroni.
Menurut Sahroni, lockdown perlu dilakukan secepat mungkin untuk menghindari makin banyaknya pasien yang positif corona. Terlebih, Anies sudah mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien positif corona ada di Jakarta.
"Pak Anies sendiri juga menyebut bahwa terbanyak kasus corona ada di Jakarta. Jadi tunggu apa lagi? Penyebaran virus ini tidak boleh dianggap remeh. Harus segera dilakukan lockdown," kata dia.
Sumber: cnnindonesia.com

Berita Lainnya
Polisi Akan Selidiki Terkait Proyek Pengadaan Pompa Air di Bengkalis
Begini Cara "Live" di Aplikasi Instagram Terbaru
Sertu Kamalsyah Berikan Wesbang di Sekolah MAN Desa Air Bagi Kecamatan Concong
Riau Mau Ngutang ke PT SMI untuk Bangun Jalan
Gubri H Syamsuar Surati Sekda Agar Laksanakan Tugas Sehari-Hari Bupati Bengkalis
Bangkai Ikan Dugong Yang Ditemukan Warga Di Dumai, Ini Kata BBKSDA Riau
Meriahkan Hari Kemerdekaan RI, PK KNPI dan IPMPK Kec. Kempas Akan Gelar Lomba Futsal
Terkendala Aksesbilitas Karena Rusaknya Infrastruktur Jalan dan Pelabuhan, Meranti Usul Penundaan Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-39 Provinsi Riau 2020
Bahayanya Rokok Bagi Kesehatan, Ners Muda Berikan Penyuluhan di SMPN 20 Pekanbaru
Pemprov Riau Bebaskan Denda Pajak Daerah, Ini Jadwalnya
Polsek Bangko Ringkus DPO Kasus Narkoba
Musda Riau Ditunda, Pengurus Golkar Terbang ke Jakarta