Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Cegah Covid-19
Disparporabud: Pelaku Usaha Perhotelan dan Wisma di Inhil Wajib Sediakan Hand Sanitizer dan Masker
BUALBUAL.com - Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Junaidi Ismail menyebut bahwa telah melakukan sosialisasi ke beberapa Hotel dan Penginapan yang ada di Inhil terkait penanggulangan Pandemi covid-19.
"Kita sudah mengunjungi beberapa hotel dan penginapan yang ada di inhil untuk melakukan sosialisasi terkait penanggulangan covid-19. Kita juga sudah meminta kepada pengelola Hotel dan penginapan untuk menyediakan Masker dan Handsanitizer untuk para karyawan serta tamu hotel," katanya Senin (13/04/2020).
Selain itu, kita juga meminta agar pemilik hotel untuk selalu melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah hotel termasuk kamar-kamar hotel serta meminta untuk menyediakan tempat cuci tangan di bagian depan atau sebelum pintu masuk Hotel dan Penginapan sebagai bentuk antisipasi penularan Covid-19.
Lanjutnya, Junaidi menyebut bahwa saat ini sedang mendata karyawan-karyawati hotel atau penginapan yang terdampak penyebaran covid-19.
"Saat ini kita sedang mendata karyawan- karyawati hotel dan penginapan yang terdampak covid-19. dikarenakan terjadinya penurunan jumlah tamu yang menginap sehingga omset dan pemasukan Hotel pun juga menurun sehingga harus merumahkan sebahagian karyawan-karyawati mereka," jelasnya.
Karyawan- karyawati yang dirumahkan bukan saja karena kebijakan dari pengelola Hotel akan tetapi juga ada permintaan dari pihak keluarga karyawan.
"Ada juga karyawan hotel yang dirumahkan karena permintaan keluarga, mereka khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada karyawan tersebut maka keluarga meminta untuk dirumahkan saja," ungkap Junaidi.
Lebih lanjut, Junaidi menyebut bahwa Hotel dan Penginapan yang sangat berdampak itu kebanyakan yang ada di Tembilahan.
"Kenapa di Tembilahan, Karena Aktifitas seperti pelatihan-pelatihan yang biasa digelar di aula hotel dan penginapan itu tidak diperbolehkan lagi selama masa penanggulangan covid-19," imbuhnya.
Setelah kita data seluruh karyawan - karyawati hotel dan penginapan yang terdampak covid-19 ini nantinya kita akan ajukan mereka untuk mengikuti program Kartu Pra Kerja.

Berita Lainnya
Konjen RI di Turki Imam Asy'ari Berharap Besar Kepri Menjelma Menjadi New Engine Ekonomi Indonesia
Momen Haru Penyerahan SK Pensiun 83 PNS Riau, Sekda: Terima Kasih atas Pengabdian
Raih WTP 11 Kali Berturut-turut, Roby Terima Penghargaan Dari Sri Mulyani
Pemkab Lampura Gelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi
Mencegah Banjir, Pemkab Bekasi Gagas Aksi 'Bebersih'
Bagus Santoso Pimpin FGD Pembentukan ULT P4GN, Pemkab Bengkalis Komitmen Hadapi Ancaman Narkoba
Bupati Kasmarni, Tabur Bunga dan Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Susi Yanti Wartawan asal Duri
Gubernur Minta Dunia Usaha di Kepri Andil Dalam Ciptakan Lulusan SMK yang Berkualitas
Pasca ditetapkan Sebagai Gubri Terpilih, Abdul Wahid Berkunjung Berbagai Kementrian
Secara Resmi Sella Pitaloka Zukri Dilantik Sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Pelalawan Masa Bakti Tahun 2021-2026
Gubernur Ansar Berharap Pantun Menjadi Konsumsi Keseharian Masyarakat Kepri
Pemda Riau Kembali Menengahi Sengketa Lahan Antara PT EDI dengan suku Maharajo