Indonesia Terima Sumbangan Asing Rp1,47 T untuk Tangani Corona
BUALBUAL.com - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Indonesia telah menerima bantuan internasional hampir mencapai US$1 juta atau sekitar Rp1,47 triliun untuk menangani pandemi virus corona (Covid-19).
Pelaksana juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, ratusan juta dolar bantuan itu berasal dari 113 pemerintah dan lembaga internasional.
"Hingga Selasa (26/5), tercatat 113 dukungan internasional yang terdiri dari 11 pemerintah (negara), 12 organisasi internasional dan 90 entitas non-pemerintah dengan total nilai hampir mencapai US$100 juta," kata Faizasyah dalam jumpa pers virtual Kemlu RI pada Rabu (27/5).
Faizasyah menuturkan hingga kini sudah hampir US$30 juta dari total bantuan tersebut yang terealisasi.
Berdasarkan data Kemlu RI, sejumlah negara memang telah mengungkapkan bahkan memberikan bantuan berupa logistik dan finansial bagi Indonesia. Negara-negara itu antara lain AS, Singapura, China, Vietnam, Korea Selatan, Australia, Uni Eropa, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Swiss, dan Kanada.
Faizasyah menuturkan Kanada telah menyumbangkan bantuan sebesar 850 ribu dolar AS bagi Indonesia yang disalurkan melalui Palang Merah Internasional (ICRC) dan UNICEF.
"Dalam pembicaraan Menlu RI dan Menlu Kanada pada 20 Mei lalu juga disinggung mengenai usulan perjanjian produksi bersama khususnya ventilator antara PT INKA Indonesia dengan pihak Kanada," kata Faizasyah.
Sebagian besar bantuan internasional tidak diserahkan dalam bentuk uang, melainkan lewat obat-obatan, alat pelindung diri (APD) seperti masker, hand sanitizer, disinfektan, ventilator, dan sebagainya.
Faizasyah mengatakan Indonesia juga tengah berencana menggelontorkan sejumlah bantuan bagi negara sahabat terkait penanganan Covid-19.
Meski begitu, ia belum mau menjelaskan daftar negara yang akan diberikan bantuan oleh pemerintah Indonesia. Dalam kesempatan tersebut ia juga belum mengumumkan berapa nominal bantuan yang akan disalurkan Indonesia ke negara-negara tersebut.
"Dalam konteks Indo membantu negara lain, kita sudah melakukan pembahasan pemberian hibah kemanusiaan terkait penangnan Covid-19 bagi beberapa negara sahabat. Saya belum mau menyebutkan negara-negaranya, nanti pada saatnya akan dikomunikasikan secara terbuka," ujar Faizasyah.

Berita Lainnya
Emak-Emak Dan HRS Jadi Alasan Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi Urung Terjadi
Bendera Demokrat Dirusak, BUAL Kapitra: Salah SBY karena Datang Bersamaan Waktu dengan Jokowi
Rugi Atas utang Negara, Eggi Sudjana Laporkan Jokowi Dan Sri Mulyani Ke KPK
JK Angkat Bicara Minta Tempat Ibadah Dibuka Lebih Dahulu dari pada Kantor atau Mal
Jokowi Sering Lontarkan Politik Genderuwo, Ini Reaksi Kubu Prabowo?
Menteri Yasonna Pastikan Jokowi Ogah Keluarkan Perppu untuk Gantikan UU KPK
2,5 Juta Warga NU Dukung Jokowi - Maruf Amin 'Klaim Ketua NU Riau'
Hintungan Versi Jokowi, 5.4.3...1. Tanpa Ada Nomor 2 Mengapa? Eggi Sudjana: Cermin Ketakutan Jokowi?
Sri Bintan Pura, Tanjungpinang Lakukan Lemasangan Stiker keselamatan Berlayar di Wilayah Hukum Polsek KKP
Dorong Peningkatan SDM Riau, PHR Beri Pelatihan dan Sertifikasi Juru Las
Waduh! Pendukung Jokowi Siap Perang & Bantai Oposisi
Jokowi Banyak Membangun, NasDem: Bupati Madina Mundur karena Moral