Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pemprov Minta BPR Kembalikan Utuh Sebesar Rp300 Ribu BLT Warga Pekanbaru
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi Riau, telah memanggi Pemerintah Kota Pekanbaru, terkait dengan adanya informaasi pemotongan bantuan keuangan (Bankeu), dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), kepada masyarakat terdampak Covid-19, sebesar Rp300 ribu per KK.
Asisten II Setdaprov Riau, Ahmadsyah Harrofie, mengatakan, pihak Pemko menyampaikan telah menyalurkan bankeu kepada masyarakat Kota Pekanbaru terdampak covid-19. Dan BLT tersebut diserahkan dengan sistem non tunai atau transfer melalui Bank.
“Jadi perlu ditegaskan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Kota, bahwa sesuai dengan peraturan Gubernurnya, bankeu tersebut diserahkan sesuai aturan yakni sebesar Rp300 ribu. Dan kota mengambil kebijakan non tunai, melalui jasa perbankan, kepada tiga bank, yakni bank BRI, BRK dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR),” ujar Ahmadsyah.
“Dalam pelaksanaannya, dua bank BRK dan BRI, langsung mentranfer ke penerima tanpa ada potongan sebesar Rp300 ribu, dan terhadap bank BPR mereka menyalurkan sebesar Rp250 ribu. Terjadilah perbedaan antara tiga bank ini, makanya ada yang menerima ful 300 ribu dan ada yang 250 ribu,” ujarnya lagi.
Dijelaskan mantan Pj Bupati Bengkalis ini, dari pihak BPR mengapa hanya mentransfer sebesar Rp250 ribu, karena pihaknya menggunakan sisten sesuai dengan SOP dari BPR. Dimana nasabah yang membuka rekening tabungan di BPR harus menabung sebesar Rp50 ribu. Dan pihak BPR mengakui apa yang telah di jalankannya dan akan dilakukan perubahan.
“BPR itu pakai SOP Perbankan dianggap semacam tabungan, ada yang tunai dan sebagian ditabungan. Kalau ingin 300 ribu buku tabungannya ditutup. Dan akhirnya disepakati BPR harus membayar tunai sesuai dengan pergub, tetap sasaran. BPR mengembalikan dan membayar kembali kekurangan berdasarkan yang dibayarkan,” jelanya.
“Bagaimana caranya itu diserahkan ke BPR. Kalau mau bulan ini kembalikan 50 ribu, atau kalau bulan depan bisa di transfer sebesar 350 ribu, tidak ada lagi pemotongan kedepannya,” tegas Ahmadsyah.

Berita Lainnya
Bupati Kasmarni, Ingatkan Kepala Desa/Lurah Usulan Disesuaikan Visi Misi Pemkab Bengkalis
SMSI Minta Walikota Tanjungpinang Jangan Biarkan Awak Media Tercecer Tanpa Arah
Update Covid-19, 4 Warga Inhil Positif dan 1 Sembuh
Ketua Tim PKK Lampura Hadiri Klarifikasi Peserta Lomba Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Abung Tinggi
Kadiskes: Nihil Positif Covid-19 di Riau, Pasien Positif Yang Sembuh Meningkat
Temui Para Pedagang Anjung Cahaya, Gubernur Ansar Jelaskan Hal Ini
Peduli Terhadap Tenaga Kerja Lokal, Kasmarni Buka Jobfair Tahun 2024
Bupati Inhil HM Wardan Lantik Pengurus PPNI
Rakerda Satgas Saber Pungli, Gubri: Digitalisasi Bisa Memutus Pungli dan Korupsi
Bupati Kampar Monitoring Seluruh Posko PSBM Yang Barada Di Siak Hulu.
Pemdes Titi Akar Salurkan BLT DD Tahap Awal Sebanyak 262 KK, Dan Bagikan 6000 Masker
Sukses Lakukan Lobi, Indra Gunawan Akan Datangkan Menteri Kominfo ke Rohil