Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
BUALBUAL POITIK INHU
Pengamat Politik: Maju Jalur Independen, Istri Bupati Inhu Rezita Disebut Hanya Tes Ombak
BUALBUAL.com - Pengamat politik dari Universitas Riau, Tito Handoko, meyakini bahwa pasangan calon kepala daerah Indragiri Hulu, Rezita Meylani - Junaidi Rachmat akan memilih jalur parpol untuk maju pada Pilkada Inhu.
Untuk diketahui, sebelumnya Rezita yang merupakan istri Bupati Inhu petahana Yopi Arianto masuk dalam daftar calon perseorangan, dan saat ini sedang dalam proses verifikasi faktual. Namun, belum lama ini pasangan tersebut juga mendapatkan SK resmi dukungan dari Partai Golkar untuk maju dengan jalur Parpol.
"Sebenarnya majunya Rezita jalur independen itu tes ombak dan tes gelombang saja, untuk melihat respon publik. Rupanya respon publik bagus. Kemudian pasangan ini juga melirik partai dan partai juga merespon bagus. Karena bagaimanapun, belum pernah ada calon independen menang di Riau karena jalur parpol dinila paling strategis untuk memenangkan pemilihan kepala daerah," kata Tito kepada CAKAPLAH.com.
Yang menjadi persoalan, kata Tito, jika pasangan tersebut memenuhi syarat setelah verifikasi faktual jalur perseorangan, dan juga Parpol cukup perahu untuk mengusung Paslon tersebut, mereka harus memilih jalur antara independen atau parpol.
"Kalau menurut saya Rezita pasti akan pilih parpol, tak mungkin independen. Jalur parpol bisa untuk memobilisasi sumber daya yang ada di partai untuk menang. Karena bagaimanapun, dua kali Yopi maju dengan Golkar kan menang, menurut saya dengan pengalaman itu Yopi akan menurunkan pengalaman itu ke istrinya," cakapnya lagi.
Namun, jika memang nantinya maju dengan jalur Parpol, konsekuensinya masyarakat yang sudah memberikan KTP-nya akan bertanya-tanya, dan akan membuat lawan politik memanfaatkan situasi tersebut.
"Kemarin yang diminta KTP-nya itu akan bertanya, kemarin KTP-nya untuk apa, kok gak jadi dipakai. Persoalan itu kan persoalan lain lagi, dan bisa dimanfaatkan lawan politik sebagai kelemanah jelang pendaftaran calon. Tapi menjelang pendaftaran ya, kalau sudah ditetapkan Paslon oleh KPU lain lagi ceritanya," tukas Tito.
Sebelumnya, Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto mengatakan, bahwa jika nantinya pasangan Rezita - Junaidi dinyatakan lolos dari jalur perseorangan, setelah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan verifikasi faktual, serta sudah diplenokan KPU Inhu, pasangan tersebut harus memilih akan maju menggunakan jalur yang mana.
"Nantinya, jika pasangan tersebut dinyatakan lolos verifikasi, baik verifikasi administrasi, verifikasi faktual, dan sudah diplenokan KPU Inhu. Mereka harus memilih gunakan jalur Parpol atau jalur independen," kata Nugroho.
Pria yang akrab disapa Nugie ini menambahkan, bahwa pihaknya belum mengetahui pasangan tersebut mendapatkan SK dari partai politik, sehingga proses verifikasi calon perseorangan tetap terus dilanjutkan.
"Kita belum tahu. Jadi terus tetap diverifikasi. Nanti kan ketahuannya sewaktu dia daftar," cakapnya lagi.

Berita Lainnya
Disela Kampanye Dialogis, Bang Ferry Nyobain Madu Al-Hikmah Sungai Salak
Tanggapi Polarisasi Politik, Cabup Kasmarni: "Pembangunan Merata Meskipun Beda Pilihan"
Berbalas Pantun Ridwan Kamil untuk Megawati
KPU Kabupaten Bengkalis, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bengkalis Baru 2 Paslon
Tiga Partai siap Dukung Ade Agus Hartanto Maju Pilkada 2024 PDI Yusul
Berpotensi Dikomersil, Abdul Wahil Minta Klaster Pendidikan Tidak Masuk RUU Ciptaker
Irvan Herman Mengaku Laksanakan Amanah Partai 'Dituding Abuse Of Power'
Terapkan Protokol Kesehatan Covid 19, Effendi Sianipar Ajak Masyarakat Terapkan 4 Pilar Kebangsaan
Suhardiman-Muklisin Semakin Populer, Ribuan Relawan Hadiri Acara di Pasar Usang
Yopi Arianto Bangkitkan Nostalgia Perubahan Inhu, Warga Siap Dukung Pasangan Rezita-Suhardi
Dinyatakan Lolos Partai Peserta Pemilu 2019 PSI targetkan raih 20 % Suara
Ribuan Massa Hadiri Kampanye Dialogis Calon Walikota Edy Nasution di Rumbai, Mulyono: Presiden Aja Jendral, Walikota Sudah Saatnya Seorang Jendral