Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
2 September 'Tonggak Demokrasi' Septina Primawati Rusli: Menjadi Inspirasi
BUALBUAL.com - Anggota DPRD Riau Septina Primawati mengenang tanggal 2 September sebagai tanggal yang menginspirasi kehidupannya. Termasuk karir politiknya.
Untuk diketahui, 2 September 1985 lalu menjadi hari bersejarah bagi Riau. Hari itu dikenang sebagai tonggak demokrasi di Negeri Lancang Kuning Provinsi Riau. Para wakil rakyat di DPRD Riau berusaha menentukan sendiri gubernurnya dengan memilih Ismail Suko. Tentu ini bertentangan dengan rezim Soeharto yang menginginkan Imam Munandar dari TNI untuk memimpin Riau.
Akhirnya saat pemungutan suara oleh voting anggota legislatif Ismail Suko meraih 19 suara mengungguli dua saingannya, Mayjen Imam Munandar 17, dan Abdul Rachman Hamid 1 suara.
Meski terpilih secara politik ternyata Ismail Suko tidak mendapat pengakuan dari Presiden Soeharto sebagai gubernur terpilih. Ismail Suko dan pendukungnya sempat menolak mundur namun karena adanya tekanan, dengan kebesaran hati ia akhirnya mengalah.
Almarhum Ismail Suko
Peristiwa tersebut menggegerkan Indonesia dan dinilai sebagai bentuk perlawanan daerah terhadap rezim Soeharto.
Bagi Septina, sang anak, peristiwa 2 September 1985 menjadi catatan sejarah bagi semua pihak, baik bagi masyarakat Riau umumnya maupun bagi keluarga besar Ismail Suko khususnya.
"Saya pribadi bila mengenang peristiwa itu, yang terjadi pada almarhum Ayahanda kami H. Ismail Suko menjadi inspirasi tersendiri. Dimana beliau lebih memilih mundur dari kemenangannya dari pada Provinsi Riau akan sulit mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat saat itu," kata Septina, Rabu (2/9/2020).
Mantan Ketua DPRD Riau ini menambahkan, nilai-nilai juang membangun Riau seperti itulah yang selalu melekat dalam setiap derap langkah dirinya dan keluarga untuk kemajuan masyarakat dan Provinsi Riau.
"Semoga 2 September 1985 menjadi inspirasi bagi kita semua," tukasnya.
Ismail Suko lahir pada 15 Juli 1932 di Pasir Pangarian dan meninggal dunia di RS Mahkota Malaka, Malaysia, Senin 16 Mei 2011 lalu.

Berita Lainnya
Komisi E DPRD Riau Sebut: Kurangnya Perhatian Pemerintah, Maka Timbul Pungli di Sekolah-Sekolah
PAW Rosfian, DPW PKB Sudah kirim Surat Ke DPRD Riau
Mengawali Reses Septian Disambut Kaum Emak Emak di Kelurahan Balik Alam,Duri
DPRD Bengkalis Telah Usai SOSPER NO.2 Tahun 2022, Tentang Distribusi Persetujuan Bangunan Gedung
DPRD Riau Minta Pihak Terkait Telusuri Kelangkaan Masker
Reses Terakhir di Dusun Blading, Bung Arsya Fadillah :Mari Hitamkan Jalan Tanah Yang Masih Menguning
Batal Lagi, Pemilihan Rektor UNRI Penuh Nuansa Politis, Sebut DPRD Riau
Terkendala Tatib DPRD Riau Belum Bisa Menentukan Wagubri
Begini Tanggapan Soerya, Terkait LSM Melayu Tolak Jumaga Jadi Ketua DPRD Kepri
Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani: Persatuan dan Persaudaraan Sangat Dijunjung Tinggi Masyarakat Lampung
Pimpinan DPRD Riau Agung Minta Pemko Kaji Ulang Izin Konser
Kan.. Lucu DPRD Riau Perlunya Staff Ahli Dapatnya Security