Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Sentimen Negatif AS Pengaruhi CPO Tanah Air
BUALBUAL.com - Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan bahwa faktor eksternal yang mempengaruhi penurunan harga TBS minggu ini karena untuk tahun 2020, Malaysian Palm Oil Council (MPOC) memproyeksi total output minyak sawit Malaysia akan berada di angka 19,5 -19,6 juta ton.
Sedangkan, proyeksi asosiasi produsen nabati India (IVPA) memperkirakan output Malaysia turun 3 persem dibanding tahun lalu menjadi 19,2 juta ton, sementara output Indonesia naik 3 persen menjadi 46,5 juta ton.
"Sentimen negatif yang belakangan mendera CPO adalah adanya aksi boikot dari AS. Paman Sam dikabarkan memblokir impor minyak sawit dan turunannya dari FGV Holding Bhd Malaysia yang merupakan salah satu perusahaan produsen terbesar di dunia," kata Defris di Pekanbaru, Selasa (6/10/2020).
Sebagaimana ditulis Bloomberg, pengiriman dari perusahaan dan anak perusahaan ditahan di semua pelabuhan masuk AS. Ini diutarakan Departemen Perlindungan Bea dan Perbatasan AS, Rabu (30/9/2020) waktu setempat.
"Pemblokiran tersebut tentu saja menjadi sentimen negatif yang mengerek harga turun lantaran kran ekspor Negeri Jiran berpotensi tak mengucur deras seperti sebelumnya," ujarnya.
Sementara itu kondisinya di tanah air, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode ini turun disebabkan terjadinya penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.
"Yang mana harga CPO pekan ini Rp9.057.99 per kg dan harga Kernel Rp4.757.23 per kg," ujarnya.

Berita Lainnya
Dampak Virus Corona, Ramayana PHK Karyawannya
Jadi Pusat Wisata Kuliner, Roby Berharap Sektor Prekonomian Masyarakat Bangkit
Harga TBS Riau Bangkit, Harga CPO Melejit, Ini Daftar Harganya
Welcome Dinner Sambut Kedatangan Peserta Muprov VII Kadin Riau di Kota Dumai
Indonesia Original Brand 2023, KARA kembali Raih 2 Penghargaan Sekaligus
Tumbuh 6,03 Persen di TW III 2022, Ekonomi Kepri Tertinggi di Wilayah Sumatera
Kabar Baik Petani! Harga TBS Sawit Riau Naik Lagi, Tembus Rp4.088/Kg
Ketua Kadin Bawa Calon Investor ke Inhil, Edy: Kami Berharap Nasional Export Bisa Berinvestasi
Empek - empek Waloh Udang Buatan Mak Alfhie Dijamin Bikin Anda Ketagihan
Lonjakan Arus Balik Lebaran, Kuota KM Sabuk Nusantara 110 Tembilahan Habis Terjual
Peduli Terhadap Kestabilan Harga Kelapa Petani, Sambu Group dirikan Pancang Pembelian di Daerah
Naik Rp1.020, Harga Pinang Kering di Riau Jadi Rp17.560 Ribu per Kg