LAM Riau Ikut Keputusan MUI, Terkait Vaksinasi Covid-19 Tokoh Riau
BUALBUAL.com - Pemerintah pusat melalui Kemendagri instruksikan pemerintah daerah melaporkan 10 tokoh di daerah sebagai penerima vaksin Covid-19 perdana, termasuk Provinsi Riau. Dimana para tokoh tersebut ditentukan oleh masing-masih daerah yang batas waktu laporannya diberikan hingga 11 Januari 2021 mendatang.
Pemberian vaksin Covid-19 kepada para tokoh tersebut, sebagai acuan untuk meyakinkan masyarakat menerima vaksin Covid-19 kedepan.
Wacana pemerintah akan melakukan vaksinasi pertama untuk para tokoh mendapat tanggapan dari tokoh di Riau. Diantaranya tokoh adat Melayu Riau, Dt Sri Syahril Abubakar. Jika wacana pemerintah berikan vaksinasi untuk para tokoh itu ia mengatakan menyerahkan dan mengikuti keputusan dari ulama maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI), khususnya yang ada di Riau. Hal itu berdasarkan keahlian dan pihak berkompeten untuk menjadi pedoman bagi masyarakat penerima.
"Jadi kita mengikuti ulama, kalau ulama sudah memutuskan kita ikuti karena kita bukan ahli dalam hal ini. Begitu juga dari pihak perizinan seperti BPOM terkait halal dan tidaknya," katanya. Selasa (5/1) melalui telepon selulernya.
Sebagai bentuk dukungan Vaksinasi Covid-19, ia mendukung pelaksanaan vaksinasi jika memang menyangkut kesehatan masyarakat. Namun ia menegaskan kembali pada yang disampaikan sebelumnya yang harus ada keputusan mutlak dan betul-betul sudah layak untuk diberikan kepada masyarakat.
"Kita ini kan sebagai penerima, maka itu kita harus ada keputusan kelayakan yang kita ikuti," tuturnya.
Menurutnya, terkait wacana pemerintah memberikan vaksin Covid-19 pada para tokoh di Riau ini, bisa di koordinasikan dengan pihak berkompeten. Sehingga program yang tujuannya untuk mengantisipasi wabah Covid-19 ini bisa berjalan dengan baik.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, jika 10 tokoh yang di maksud sebelumnya akan dirapatkan dulu oleh Pemprov Riau dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau. Dimana tokoh-tokoh tersebut termasuk diantaranya tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemerintaham seperti anggota DPRD dari bernagai daerah di Riau.
"Jadi siapa tokohnya nanti sesuai hasil rapat bersama Forkopinda," katanya.
Sedangkan terkait Vaksin Covid-19, ia menyatakan saat ini sudah sampai di Riau yang di simpan di UPT Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
"Ini merupakan tahap pertama yang jumlahnya sebanyak 20.000 dosis yang akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, TNI/Polri serta tokoh pemerintahan sebagainoenerima pertama," tuturnya.

Berita Lainnya
Korban Bencana Puting Beliung Sambut Hangat Bantuan Bupati Bintan
Gubernur Kepri Dukung Penuh Kegiatan 'Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak'
Gubri Syamsuar Berharap Kerukunan Umat Beragama Tetap Selalu Dijaga
Satpol PP Inhil Tertibkan Plang Nama Toko di Tembilahan yang Menggunakan Badan Jalan
Pemkab Inhil Targetkan 63.494 Ha Luas Tanam Padi, 10.450 Ha Sudah Terealisasi
Dibuka Pj Bupati Herman, Program Operasi Pasar Murah di Bulan Ramadhan Diawali Bagian Utara Inhil
Gubernur Syamsuar Temui Menkes, RS Pusat Otak dan Jantung di Riau Mulai Dibangun Tahun Ini
Bersama Pengusaha Malaysia, Pj Bupati Herman Paparkan Potensi Perkebunan di Inhil
Gubri Berikan Apresiasi, Diskominfotik Riau Operasikan Mobil Halo-Halo
Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
Secara Virtual, DWP Provinsi Riau Ikuti Halal Bihalal
Camat Mandau Riki Rihardi, Berikan Kami Prestise Yang Membanggakan Selanjutnya Kewajiban Kami