Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Curah Hujan Tinggi, 12 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir
BUALBUAL.com - Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja menyatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah siap menghadapi musibah banjir yang melanda wilayahnya pada musim penghujan awal tahun 2021 ini.
Hal itu disampaikan H. Eka usai meninjau sejumlah titik banjir di Kabupaten Bekasi. Salah satunya di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur.
“Secara prinsip kita sudah siap, Kabupaten Bekasi sudah siap menghadapi musibah banjir di awal tahun ini,” kata H. Eka, Senin (08/02).
H. Eka mengaku telah menginstruksikan tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta aparatur perangkat kecamatan dan desa untuk memetakan wilayah potensi banjir sekaligus melakukan penanganan di titik-titik tersebut.
“Dalam menjalankan tugasnya, tim ini dibantu petugas kepolisian dan TNI. Saat mendapat informasi bencana, tim segera turun ke lokasi. Bukan hanya banjir melainkan bencana lain,” ujarnya.
Pemerintah daerah telah menyiapkan posko-posko pengungsian banjir, dapur umum, serta posko kesehatan di titik rawan banjir guna mengantisipasi permasalahan yang timbul akibat banjir.
Pemerintah Kabupaten Bekasi juga sudah melakukan normalisasi sungai. Sungai-sungai yang berpotensi meluap seperti Sungai Ciherang, Kali Jambe, hingga Kali Ulu telah dinormalisasi.
“Tapi memang curah hujan yang masih sangat tinggi sehingga menyebabkan banjir. Ke depan sudah kami prioritaskan pembangunan tanggul di sekitar sungai,” ungkapnya.
Bupati mengajak segenap warga Kabupaten Bekasi untuk bahu membahu menjaga serta membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal untuk menghindari musibah banjir.
“Menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak buang sampah ke sungai, juga membersihkan selokan agar tidak tersumbat dan pada akhirnya menimbulkan banjir,” kata dia.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan telah menyiagakan 45 personel BPBD dalam siap siaga menghadapi musibah banjir.
“Mereka juga dibantu relawan-relawan kita, serta relawan destana (desa tanggap bencana) selain juga dari dinas dan aparat. Jadi secara SDM sudah cukup memadai. Kita juga sudah siapkan perahu karet di setiap kecamatan,” katanya.
Dia mengaku hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang telah merendam sedikitnya 12 kecamatan di Kabupaten Bekasi hingga saat ini.
“Banjir tersebar di 12 kecamatan dengan ketinggian 30-150 sentimeter. Selain banjir, bencana angin puting beliung juga menyapu permukiman warga di Desa Tamansari, Kecamatan Setu,” katanya.
Sebanyak 12 wilayah terdampak banjir di antaranya Kecamatan Cibitung, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cikarang Utara, Cabangbungin, Pebayuran, Sukawangi, Sukakarya, Cikarang Timur, Sukatani, Babelan, dan Kecamatan Muaragembong.

Berita Lainnya
Warga Pulau Dendun Minta Pemerintah Bantu Air Bersih
Bus Sekolah Terbakar di Rokan Hilir, Diduga Akibat Korsleting Usai Perbaikan Mesin
Putusan PN Gunung Sugih: PT Indolatex Harus Kembalikan Uang Kerugian Milik Petani Karet
Begini Penyebab Kapal Banawa Karam di Danau PLTA Koto Panjang
Demokrat: Pastikan Kabar Wafatnya Anggota DPRD Riau 'Noviwaldy Jusman' Hoax
Mandi Berenang di Sungai, Seorang Remaja di Inhil Tewas Diseret Buaya Muara Ganas
Si Jago Merah Lahap Rumah Di Desa Air Kulim, Bengkalis
Modus Kejam! Sopir Truk CPO Ditodong Senpi dan Dibuang di Hutan
Warga Desa Pulau Kopuang Dihebohkan dengan Kemunculan Seekor Buaya di Kawasan Rawang Lingkok
Lakalantas Mobil Fortuner vs PCX Di Simpang Empat Seminai Inhu, Warga Inhil Meninggal Dunia
Tahukah anda Peristiwa Dunia Yang Terjadi Pada Tanggal 29 Maret?
Rokok Ilegal diduga Bebas berlayar di Wilayah Inhu dan Diduga Satu toko patut duga Penyuplai