Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Tanjak Melayu 'Relawan Anies Baswedan' di Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau
BUALBUAL.com - Meskipun Pemilihan Presiden Republik Indonesia dilaksanakan 2024, namun tim rekawan para calon sudah mulai terbanguk di daerah-daerah. Di Provinsi Riau, relawan Bakal Calon Presiden Anies Basweda, menamakan dirinya Tanjak, Tim Relawan Anies Baswedan, Provinsi Riau.
Menurut salah seorang inisiator, Mantan Anggota DPRD Provinsi Riau 2004-2009 Eddy Akhmad RM menjelaskan, relawan Anies Baswedan yang diberi nama Tanjak sebagai simbolik Tanah Melayu,dibentuk berdasarkan dorongan dan inisiatif dari para melenial, intelektual dan emak-emak yang bersimpati terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan.
"Saya didorong oleh kawan-kawan yang bersimpati terhadap Anies Baswedan yang mereka nilai memiliki intelektualitas, kapasitas dan jujur serta berkomitmen memenuhi janji pokitiknya selama memimpin DKI, " ujar Eddy RM yang juga Mantan Ketua Umum Dewan Kesenian Riau (DKR).
Menurut Eddy RM, kedepan pemilihan pemimpin tidak saja menyangkut soal elektabilitas, tetapi juga menyangkut soal kapasitas dan intelektualitas untuk menyelesaikan berbagai persiapan yang terjadi di bangsa ini baik soal ekonomi, politii, sosial dan budaya dalam menghadapi teknologi dan globalisasi.
"Apalagi di samping memiliki kapasitas,
berdasarkan hasil surve dari berbagai lembaga surve elektabilitas Anies Baswedan berada di posisi pertama, kedua dan ketiga. Artinya beliau merupakan salah seorang calon presiden yang memiliki potensi menang pada 2024 mendatang,'' ujar Eddy RM.
Bedarnya harapan masyarakat terhadap kepemimpinan Anies Baswedan dapat dilihat menurut Eddy RM dari terbantuknya Tanjak di Provinsi Riau. Selama 2 bulan terbentuk sekarang sudah memiliki 700 anggota dari 12 Kabupaten/kota di Provinsi Riau.
"Oleh karena itu, dalam waktu dekat kita akan menemui Anies Baswedan untuk menyanpai program dan progres Relawan Tanjak serta menyampaikan asipirasi masyarakat Riau yang selama ini diperlakukan tidak adil oleh pemerintah pusat sebagai wilayah penyumbang devisa terbesar dari migas. Namun apa yang diperoleh Riau justru berbanding terbalik termasuk dari daerah lain," tegas Eddy RM.

Berita Lainnya
Wow!!! Tak Tanggung - Tanggung, Paslon Ridho Siapkan 8 Kuasa Hukum Hadapi Sidang MK
Pengamat Politik: Secara Akal Sehat, KBS Sulit Menang di Pilkada Bengkalis
Gubri Syamsuar Dukung Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Joko Widodo Hingga 2027-2028
Asmadi Ajak Putra-Putri Inhil Ikut Beasiswa Program Belajar Bahasa Inggris Gratis dari Partai Gerindra
Wardan Tegaskan Akan Dukung Kader Terbaik pada Pilkada Inhil 2024
Usai Dilanti Jadi Anggota DPRD Inhil, M Iqbal: Ingatkan Jika Salah Dalam Melangkah
Nawaitu Deklarasi, Ketua DPC Gerindra Inhil Siap All Out Dukung M Nasir - HM Wardan di Pilgubri 2024
NasDem Masih Bahagia dan Tak Lepas dari Pemerintahan Jokowi
DPW PKB Riau Ikuti Halal bi Halal Virtual Bersama Ketua Umum Muhaimin Iskandar
Viral Foto Pj Bupati Herman di Kantor DPP Golkar, Spekulasi Tentang Tikungan Politik Menuju Pilkada Inhil
Partai Kebangkitan Bangsa Kampar Masuk Tahap Penentuan, 8 Kandidat Ikuti UKK Tahap II
Prediksi Politik! 6 Nama Tenar Bakal Maju Pada Pilkada Inhil Tahun 2023 Akan Datang