Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Gubernur Ansar Minta Layanan Untuk Pasien RHT Harus Maksimal
BUALBUAL.com - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad ingin seluruh 'civitas hospitalia' Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Provinsi Kepri, dengan seminimal apapun kemampuan sumber daya, tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, sesuai dengan moto RSUD RAT yakni 'Melayani dengan Akhlak Mulia'.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Ansar saat menyambangi RSUD RAT, Tanjungpinang, untuk bertemu jajaran manajemen rumah sakit membahas peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Rabu (09/11).
Gubernur Ansar pada kesempatan tersebut meminta manajemen RSUD RAT untuk membuka telinga selebar-lebarnya terkait keluhan, aduan dan laporan dari masyarakat mengenai pelayanan yang diberikan. Termasuk laporan masyarakat mengenai panjangnya antrian pendaftaran pasien BPJS belakangan ini.
"Terkait laporan masyarakat mengenai antrian panjang di pendaftaran, mari kita cari solusinya, bagaimana hal itu tidak sampai terjadi lagi. Kasihan masyarakat, terutama pasien, sudah sakit, mau berobat, panjang pula antriannya," ujar Gubernur Ansar.
Sebagai informasi, panjangnya antrian pasien BPJS sebagai akibat aturan baru pemberlakuan wajib fingerprint bagi pasien tujuan seluruh poliklinik, kecuali poliklinik anak. Di mana sebelumnya kewajiban fingerprint pasien hanya ke 4 poliklinik saja yakni fisioterapi, jantung, mata, dan hemodialisa.
Dari diskusi, didapat beberapa solusi dari permasalahan antrian panjang tersebut sebelum pemberlakuan Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS) yang baru dapat diimplementasikan di Bulan Desember mendatang, di antaranya penambahan jumlah petugas dan loket pendaftaran di jam-jam ramai, pemberlakuan screening secara online bagi pasien kontrol, pemberlakuan pendaftaran manual bagi pasien yang tidak bisa diinput fingerprintnya, serta pasien BPJS yang mengambil obat, dapat langsung diarahkan ke farmasi tanpa perlu fingerprint.
"Segera terapkan solusi-solusi tersebut, jangan sampai masalah ini berlarut, beberapa hari lagi saya akan kembali, kita lihat perkembangannya," pesan Gubernur Ansar.
Memang Gubernur Ansar sangat concern terhadap pelayanan, yang menurutnya dengan pelayanan yang baik saja, sudah dapat membuat pasien merasa lebih baik dari penyakitnya. Ia juga berpesan kepada seluruh civitas hospitalia RSUD RAT untuk lebih ramah melayani pasien dengan menerapkan 3S, senyum, sapa dan salam.
"Pengalaman saya, saat berobat, dengan senyum saja sudah sedikit mengobati sakit. Layani dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Kita semua sudah diberi gaji dan tunjangan memang untuk melayani masyarakat,"ujarnya.
Terakhir Gubernur Ansar mengapresiasi program-program yang sudah dilaksanakan dan telah direncanakan oleh manajemen RSUD RAT. Ia menilai program-program tersebut sejalan dengan peningkatan pelayanan.
"Soal program-program RS, lanjutkan, kita akan kejar pembangunan. Saat ini kita sedang mengupayakan agar kemampuan fiskal kita bertambah dalam jumlah yang signifikan karena objek ekstensifikasi PAD yang punya potensi besar menjadi prioritas karena beberapa infrastruktur sudah kita bangun," tutup Gubernur Ansar.
Hadir dalam rapat tersebut Direktur RSUD RAT dr. Yusmadeni, Tim Percepatan Pembangunan Sarafudin Aluan dan Suyono, Widyaiswara Ahli Utama Lamidi, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tanjungpinang dr. Fauzi Lukman Nurdiansyah, serta jajaran Manajemen RSUD RAT.

Berita Lainnya
Kuansing Siap Berkibar Kembali, Akan Terima Penghargaan Adipura di Bawah Kepemimpinan Bupati Suhardiman Amby
Ribuan Warga Kendal Kota Batam Sambut Ansar Ahmad
Provinsi Riau Dijatah 92 Ribu Kartu Prakerja, Baru 25 Ribu yang Daftar
Pemprov Riau Gelar Rakor Penyamaan Persepsi Tata Kelola SKO
Aktivis Muda Riau Diki Syahputra dan Anggota DPRD Riau Angkat Bicara Terkait Beasiswa Mahasiswa yang Timbang Pilih
Kadisdik Bengkalis, Pendaftaran PPDB Tingkat SD,SMP Mulai 19-21 Juli 2023
Kepri Jadi Salah Satu Fokus Penerima Hibah Investasi Program Compact-2 MCC
Gubri Syamsuar Minta Pemda Atur Jarak Dalam Transportasi Umum
Pelantikan Pengurus IKLA Riau, Ini Harapan Asisten III Setdaprov Riau
14 Bunda PAUD Dilantik Bupati Inhu
Tenaga Medis Meninggal Karena Berjuang Tangani Covid-19 Dapat Santunan Rp 300 Juta
532 Peserta Dipastikan Tidak Lulus Seleksi PPPK Nakes Pemerintah Provinsi Riau