Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Warga Inhil Meninggal Dunia Diduga Digigit Anjing Rabies
BUALBUAL.com - Warga kabupaten Inhil meninggal dunia karena diduga digigit anjing Rabies. Korban diketahui berinisial Sf (28) warga kelurahan Harapan Tani Kecamatan Kempas.
Korban sempat digigit anjing pada 3 atau 4 bulan yang lalu dan tidak melapor ke pihak Puskesmas sehingga tidak diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR).
"Korban pernah digigit anjing pada 3 atau 4 bulan yang lalu namun tidak pernah bercerita ke keluarga atau melapor ke Puskesmas," kata paman korban, Senin (17/07/2023).
"Karena merasa tidak terjadi apa-apa, korban tidak melapor ke pihak Puskesmas. Namun, pada hari Sabtu (15/07/2023) korban mau minum air tapi seperti ketakutan," ungkapnya.
"Melihat kondisi korban seperti itu, korban dibawa ke dokter setempat untuk diperiksa dan dokter menyarankan untuk dibawa ke Puskesmas Kempas. Setelah ditangani pihak Puskesmas Kempas tapi kondisi korban semakin parah, pihak Puskesmas Kempas merujuk korban untuk dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan," jelas paman korban.
"Korban sempat dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, namun pada Minggu (16/07/2023) sekira pukul 01.25 WIB dini hari korban meninggal dunia," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kempas Nurhikmah membenarkan ada warga Kempas yang meninggal dunia diduga karena suspek Rabies.
"Benar pak, warga kelurahan Harapan Tani ada yang meninggal dunia diduga Rabies," ujarnya.
"Korban sempat ditangani di Puskesmas Kempas, setelah diperiksa, ciri-ciri penyakit korban ini seperti penyakit Rabies. Setalah ditanya, apakah pernah digigit anjing, istrinya menjawab pernah," terang Nurhikmah.
Menurut Nurhikmah korban tersebut tidak pernah melapor ke Puskesmas Kempas kalau pernah tergigit anjing sehingga tidak terdata oleh pihak Puskesmas. Sementara 4 orang lainnya yang sudah melapor dan terdata oleh kami, sudah diberikan Vaksin Anti Rabies.
"Korban ini tidak ada melapor ke pihak Puskesmas, mungkin karena dianggap tidak terjadi apa-apa. Sedangkan yang terdata 4 orang sudah kita vaksin. Satu orang kita vaksin di Puskesmas Kempas sedangkan 3 orang kita sarankan untuk vaksin ke Tembilahan," tuturnya.

Berita Lainnya
Puluhan Tenaga Kerja Puskesmas Bumi Agung Laporkan Kapus dan Bendahara ke Inspektorat atas Dugaan Kolusi
Iswadi Ahli Waris Korban Kecelakaan Maut di Pekanbaru dapat Santunan Rp 50 Juta
Hadiri Isra Miraj 1445 H, Bhabinkamtibmas Sungai Bela Berikan Himbauan Kamtibmas dan Pemilu Damai
Jalan Basuki Rahmat di Kecamatan Purwakarta Jadi Langganan Banjir
Dilakukan di Malam Hari, Penimbunan Lahan di Jalan Sei Jang Ini Dikhawatirkan Rawan Kecelakaan
Sudirman Mantan Ketua KUD Bantah Peryataan Walman atas Surat perjanjian Kerja
Speedboat Bawa 40 Orang Penumpang Tenggelam di Perairan Sungai Enok, Inhil
Beredar Surat Usulan Provinsi Sumatera Tengah Terdiri 7 Kab/Kota, Kuansing Bakal Lepas dari Riau?
TPA Cikolotok Cemari Sungai dan Sawah, HMI Cabang Purwakarta Angkat Bicara
Jembatan Parit 16 Reteh Kembali memakan Korban, PB HIPPMIH: Itu Jembatan monumen Penderitan Mayarakat
GTW Masuk Desa di Bengkalis, Jalan Rusak Menuju Muara Dua Seperti 'Kubangan Kerbau' Dirapikan
Ruko 3 Lantai Jualan Patung Baju di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru Terbakar