Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Diduga Usai Minum Obat dari Puskesmas Sei Jang, Anak Usia 13 Tahun Kejang-kejang hingga Meninggal Dunia
BUALBUAL.com - Seorang anak bernama Dyo Putra Pratama berusia 13 tahun meninggal dunia diduga setelah minum obat dari Puskesmas Sei Jang, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa 9 Juli 2024.
Warga Jalan Pramuka, Lorong Bunyu, RT 003 RW 004, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari itu dikabarkan meninggal lepas makan obat di Puskesmas Sei Jang.
Informasi yang diterima dari keluarga korban Keken (kakak korban) mengungkapkan awalnya Dyo mengeluh sakit perut kepada orang tuanya hingga muntah. Saat itu juga, orang tuanya langsung membawa korban berobat ke Puskesmas Sei Jang.
Sesampainya di Puskesmas Sungai Jang korban dilakukan pemeriksaan medis dan diberikan obat. Korban sempat pergi ke sekolah untuk mengambil barang di sekolah.
"Setelah mengambil barang di sekolah, anak tersebut minum obat yang didapat dari Puskesmas Sei Jang dan pamit ke orang tuanya untuk tidur. Tidak lama kemudian, korban kejang-kejang, muntah hingga mengeluarkan busa dan darah segar dari hidung," terangnya.
“Baru satu biji obat yang diminumnya, sekitar lima menit setelah minum obat langsung kejang-kejang,” katanya.
Melihat kejadian itu, orang tua korban langsung membawa anaknya kembali ke Puskesmas Sei Jang lagi. Sesampai di Puskesmas, anak tersebut kembali muntah, hingga meninggal dunia.
“Jenazah anak tersebut langsung dibawa ke RSUP untuk di cek kembali pihak bersangkutan dan kami masih menunggu hasilnya,” sebut dia.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sei Jang, dr Muhammad Paisal membenarkan, Dyo Putra Pratama merupakan pasien Puskesmas Sei Jang.
dr Muhammad Paisal mengatakan, pasien bersama orang tuanya datang ke Puskesmas Sei Jang untuk berobat. Tetapi, dirinya enggan membeberkan keluhan yang diderita pasien.
“Intinya, pasien datang berobat seperti pasien pada umum,” ucap dia.
Setelah diperiksa, pasien diberikan obat dari dokter yang menanganinya di IGD Puskesmas Sei Jang. Ada obat untuk pusing, hingga obat lainnya sesuai keluhan pasien.
Setelah pulang, pasien tidak lama kembali datang lagi dalam kondisi tidak sadarkan diri ke IGD Puskesmas Sei Jang.
“Sempat kita berikan pertolongan. Sekali diperiksa denyut nadi sudah tidak ada lagi. Nyawanya tidak tertolong lagi,” sebut dia.

Berita Lainnya
Lahan Petani Terancam! KPPR Tuntut KLHK Selesaikan Konflik di Dumai dan Kampar
Safari Dakwah di Riau, Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia di RS Tabrani Pekanbaru
Baso Aci Violin Olshop Kota Tembilahan Bikin Lidah Bergoyang
Kebakaran di Tembilahan, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
Ketua IWO Ambil Sikap atas Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan di Tembilahan Riau
Penanganan Banjir Kuala Sebatu: Uang Sudah Diterima dan Alat Dijadwalkan Tanggal 7 Masuk
Operasi Darurat BPBD Inhil: Perahu Motor dan Tim Darat Dikerahkan Cari Warga Hilang
Fitra Sahuri: Kami Minta Mabes Polri Tuntaskan Perjudian di Panipahan
Berbondong-bondong Pedagang Selamatkan Barang Pasca Kebakaran Pasar Cik Puan Pekanbaru
Begini Kondisi Ulama Syekh Ali Jaber Usai Ditusuk Orang Tak Dikenal
Masa Pendemo Murka, Akibat PSU Kecamatan Bangkunat Tidak Direkomendasi KPU Pesibar
Proyek Jalan Satria Diduga Tabrak Perpres No 70 Tahun 2012