DPC Gerindra Inhil Siap Mendukung Surat Tugas DPP Gerindra Kepada Ustadzt Suhaidi Sebagai Balon Bupati
BUALBUAL.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Indragiri Hilir provinsi Riau siap mendukung Surat tugas yang di perintahkan DPP Gerinda kepada bapak Dr H Suhaidi SAg MPdI pada hari ini, Minggu (14/7/2024)
Dengan terbitnya surat tugas ini, Ketua DPC Gerindra Inhil Asmadi SH bersama bapak Dr H Suhaidi SAg MPdI siap menindaklanjuti sampai tingkat PAC dan ranting di wilayah penugasan untuk menjalin hubungan koalisi dengan partai lain untuk memenuhi persyaratan pendaftaran 20 persen dari kursi dewan atau enam kursi di DPRD Kabupaten Inhil. Karena Gerindra Kabupaten Inhil mendapatkan enam (6) kursi di Pemilu serentak 14 Februari tadi.
Asmadi menambahkan, saat ini bapak Dr H Suhaidi SAg MPdI sudah melakukan konsolidasi dengan sejumlah partai politik (Parpol) lain supaya dapat berkoalisi untuk maju sebagai balon bupati inhil dari partai gerindra
Dr H Suhaidi SAg MPdI pada hari ini, Minggu (14/7/2024) resmi mendapatkan surat penugasan dari DPP Partai Gerindra untuk posisi Bakal Calon Bupati Indragiri Hilir.
Surat tugas Nomor 06-0021/TGS-PILKADA/DPP-GERINDRA/2024 yang ditanda tangani langsung Ketum DPP Gerindra H Prabowo Subianto dan Sekretaris H Ahmad Muzani ini diserahkan oleh pengurus DPP Partai Gerindra Selamat Widodo didampingi pengurus DPP lainnya Rizaldi dan Ketua DPRD Gerindra Riau M Rahul, Ketua DPC Gerindra Inhil Asmadi serta pengurus DPD Gerindra Riau dan Inhil lainnya di Kantor DPP Gerindra Jalan RM Harsono No 54 Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Bersama surat ini, Dewan Pimpinan Pusat Partai GERINDRA menugaskan kepada Dr H Suhaidi SAg MPdI yang merupakan Bakal Calon Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah yang ditugaskan oleh DPP Partai GERINDRA untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut :
1. Berkoordinasi dengan pengurus DPD, DPC, PAC dan Pimpinan Ranting Partai GERINDRA untuk menyusun dan melaksanakan kerja pemenangan di wilayah penugasan.
2. Melaksanakan kerja terukur untuk meningkatan popularitas dan elektabilitas Bakal Calon Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah dan Partai GERINDRA.
3. Melengkapi partai koalisi untuk memenuhi persyaratan minimal 20% kursi DPRD.
4. Melengkapi Pasangan Bakal Calon yang dapat menunjang pemenangan.
5. Bersedia menaati Manifesto Perjuangan, AD/ART, dan arahan Partai GERINDRA.
6. Jika kelengkapan partai koalisi dan pasangan bakal calon tidak dapat dipenuhi hingga batas waktu yang ditentukan, maka DPP Partai GERINDRA akan mengevaluasi penugasan ini.
"Siap melaksanakan tugas sesuai poin dalam surat penugasan dengan segera, karena pendaftaran di KPU tinggal 41 hari lagi," ungkap Ustad Suhaidi.
Disebutkan, telah melakukan pendekatan dan komunikasi politik dengan partai politik lain untuk memenuhi persyaratan partai koalisi 20 persen kursi DPRD.
Demikian juga dengan sosok pendampingnya sebagai Bakal Calon Wakil Bupati juga sedang dilakukan pendekatan.
"Masih dalam pendekatan persuasif, bila final akan dideklarasikan," imbuhnya.
Untuk diketahui, Dr H Suhaidi SAg MPdI merupakan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Inhil dan anggota DPRD Provinsi Riau periode 2019-2024.

Berita Lainnya
PPP Serahkan SK Dukungan ke Haji Herman Sebagai Calon Bupati Inhil
Forum Penyelamat PPP Pelalawan Bantah Ucapan Syamsurizal Gerakan Kami Disetting Pihak Tertentu
Abdul Wahid Serahkan Bantuan Hand Sanitizer dan Masker kepada NU Meranti
Pasangan AOK Adil Asmar Orang Kita Dapat Nomor Urut Satu
Nasdem Rekomendasikan Alfedri dan Husni Merza untuk Pilkada Siak
PAN Tolak Wacana Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden: Langkah Mundur
Asri Auzar Tak Mau Ambil Pusing, Sejumlah Kader Demokrat Riau Terang-terangan Dukung KLB Moeldoko
Kampanye Hitam Serang Kasmarni, Selebaran Pembusukan di Sebar di Jalan Aman Duri
Perubahan Rancangan DCS Parpol, Golkar Riau Evaluasi Bacaleg tak Bekerja
Permudah Identifikasi Transaksi Keuangan, KPU Wajibkan Parpol Peserta Pemilu Buka Rekening Khusus Dana Kampanye
Diskusi dengan Kaum Milenial, Ikbal Sayuti: Tonggak Awal Kemunculan Anak-anak Intelektual
Abdul Wahid: Modal Besar Manajerial Partai Adalah Kekuatan Kader dan Ketokohan