Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Miring dan Retak, Dugaan Mark Up Rp500 Juta Pembangunan Kantor Desa Sungai Raya di Inhu
BUALBUAL.COM INHU – Anggaran fantastis senilai Rp500 juta yang digelontorkan untuk pembangunan Kantor Desa Sungai Raya Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, kini menjadi sorotan tajam publik. Bangunan yang berdiri dengan sederhana dan tampak miring itu justru menimbulkan kecurigaan, sebab tidak nampak aktifitas pegawai desa di jam kerja Senin (21/2025).
Timbul berbagai pertanyaan, bangunan kantor desa yang dianggarkan dari dana yang dikelola oleh kepala desa Erwanto SE itu, terkesan mubasir dan ada apa di balik proyek ratusan juta rupiah tidak difungsikan selayaknya.
Bahkan, Kritik tajam datang dari warga setempat, mereka menilai pembangunan kantor desa tersebut tidak mencerminkan nilai anggaran yang begitu besar.
"Bangunannya terlalu sederhana, bahkan tampak miring. Halamannya tak terawat, dan lokasi itu rawan banjir. Sebagai warga, kami bertanya-tanya ni ke mana larinya anggaran Rp500 juta itu?” ujar warga Sungai Raya yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dana tersebut, berdasarkan informasi, berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2023, dan proyeknya dikerjakan dengan sistem swakelola oleh pihak desa.
LAI Terima Laporan, Kualitas Bangunan Dipertanyakan
Ketua Tim Provinsi Komando Garuda Sakti dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI), Rudi Walker Purba, menyatakan pihaknya telah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kejanggalan proyek tersebut. Ia menyebut bahwa kondisi bangunan sangat meragukan secara teknis.
"Dari laporan yang kami himpun, bangunan tampak kekurangan material penting seperti cerucuk. Dinding diplester kasar, beberapa keramik retak, bahkan tanah lokasi diketahui semi gambut," beber Rudi saat turun langsung ke lapangan.
Bangunan berukuran 15 x 13 meter itu disebut-sebut mengalami penurunan pada pondasinya. Lebih ironis, kantor desa yang seharusnya menjadi pusat pelayanan publik justru kerap terendam banjir saat musim hujan.
"Kami akan segera meminta klarifikasi resmi dari Kepala Desa Sungai Raya dan pelaksana kegiatan. Jika ditemukan unsur mark up atau penyimpangan anggaran, kami tidak akan ragu membawa kasus ini ke dinas terkait dan aparat penegak hukum,” tegasnya.
Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Desa Sungai Raya, Erwanto, membantah adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan telah sesuai dengan prosedur dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
"Kalau dilihat dari dalam, bangunan itu tidak miring. Semuanya sudah sesuai spek, dan memang kami kerjakan secara swakelola,” ujar Erwanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (20/04/2025).
Meski demikian, berbagai pihak kini menanti langkah tegas dari instansi terkait untuk mengusut tuntas penggunaan dana publik yang dinilai tidak transparan tersebut. Sorotan terhadap kasus ini pun kian tajam, mengingat posisi kepala desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan pembangunan di tingkat lokal. ***

Berita Lainnya
Siap Bangun Kampong, Hendra Maju di Pilkades Desa Bolak Raya Terpilih tak Terpilih Itu Soal Garis Tangan
Pemdes Pasir Emas, Inhil Salurkan BLT dan Insentif Buat Guru Maghrib Mengaji
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kawal Penyaluran BLT DD Tahap II di Desa Sanglar
Sempena HUT ke-77 RI, Pemdes Pasir Emas Gelar Sunatan Massal Gratis
Pemdes Igal Gelar Sosialisasi Hukum Perkawinan dan Pra Nikah Kepada Masyarakat
Warga Air Kulim Terima BLT, Kades Sahril Sampaikan Terimakasih
Pemdes Sebangar, Salurkan BLT Tahap VII Ke 136 Keluarga Pemamfaat
Satu Desa Satu Rumah Tahfiz, Bupati Inhil Tinjau Rumah Tahfiz di Desa Khairah Mandah
Pemdes Way Melan Diduga Tidak Transparan, Pembuatan Gorong-gorong Tanpa Papan Informasi
Begini Pesan Wabup Inhil saat Kukuhkan 5 Sekdes dan Lantik RT/RW Desa Benteng Utara dan Kelurahan Benteng
Catur Sugeng memberikan secara simbolis kunci AMBULANCE Dalam HUT Ke - 46 Desa tanjung Belit
Kontraktor Meradang, Tanyakan Proyek Mana Yang Telah di Bayar, 2023 Masih Belum di Bayar