Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Gubri Wahid: Pramuka Cerminan Generasi Muda Tangguh
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid menekankan pentingnya pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, pramuka bukan hanya organisasi kegiatan siswa, melainkan gambaran nyata dari generasi yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Pramuka adalah gambaran dan cerminan generasi muda yang tangguh. Kakak-kakak pembina pada dasarnya sedang menyiapkan generasi yang kuat dan berkarakter,” kata Wahid pada acara Pelepasan Peserta Jambore Dunia Pramuka Islam 2025 yang bertempat di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi. Jum’at, (5/9/2025).
Wahid menjelaskan, banyak hal yang bisa dipetik dari kegiatan pramuka. Mulai dari keterampilan bertahan hidup, tata krama dalam pergaulan, hingga hal-hal kecil berupa keterampilan diri yang semuanya melatih kemandirian.
Orang nomor satu di Provinsi Riau itu mengenang masa sekolahnya ketika aktif mengikuti kegiatan pramuka. Dari pengalaman itu, ia merasa banyak hal yang diperoleh, mulai dari keberanian, pengetahuan, hingga keterampilan yang membentuk kepribadiannya. Pengalaman berharga tersebut, menurutnya, masih memberikan manfaat hingga kini dan menjadi bekal dalam menjalani berbagai tanggung jawab.
“Saya bangga saat semasa sekolah dulu pernah ikut gugus depan pramuka sampai tingkat pandega. Karenanya saya bisa dapat banyak pengetahuan dan keberanian dari pramuka ini,” ungkap Gubri Wahid.
Lebih lanjut, Wahid menyinggung filosofi lambang pramuka yang berbentuk kelapa. Ia menjelaskan bahwa simbol tersebut sarat makna, karena mencerminkan ketangguhan sekaligus kebermanfaatan. Seperti pohon kelapa yang seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan, pramuka diharapkan hadir di tengah masyarakat dengan memberikan kontribusi nyata dan tidak menjadi beban bagi lingkungan sekitarnya.
“Kelapa itu bisa hidup dimana saja, mau di gunung, di pantai, hingga lembah, dan tidak ada satupun bagian dari kelapa ini yang tak bermanfaat. Artinya, pramuka diharapkan hadir ditengah-tengah masyarakat bukan untuk menjadi beban, tapi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” terangnya.
Lebih lanjut, Gubri Wahid menyayangkan jika masih ada siswa yang kurang tertarik mengikuti kegiatan pramuka. Ia menilai, banyak pelajaran berharga yang hanya bisa diperoleh melalui organisasi ini, mulai dari pembentukan karakter, kepemimpinan, hingga keterampilan hidup.
Karena itu, ia memandang pelaksanaan Jambore Dunia Pramuka Islam 2025 menjadi momentum penting bagi peserta untuk menampilkan hasil latihan yang selama ini ditempa, sekaligus mengasah kepercayaan diri dan memperkuat nilai kebersamaan di antara sesama pramuka.
“Pada jambore inilah adik-adik pramuka bisa menunjukkan keterampilan-keterampilan yang selama ini telah mereka pelajari,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Gubernur Kepri dan RP Singapura Tandatangani Kerjasama Food Industry 4.0 and Suplpay Cain Programme
Sebanyak 9.516 ODP Covid-19 di Riau Selesai Pemantauan Masa Inkubasi
Bapenda Bakal Terapkan Pajak Progresif di Riau Tahun Ini
Jelang Ramadhan, TPID Bintan Gelar Rakor Pastikan Harga Sembako Terkendali
H Bustami HY Tinjau Posko Penanganan Terpadu Covid-19
Hadiri HUT TNI-AU Ke-76, Gubernur Ansar: Momentum Evaluasi dan Reposisi Tugas Fungsi
Bupati Bengkalis Ke-14 Amril Mukminin Besuk Kadis Kominfotik Bengkalis Yang Sedang Dirawat RSUD
40 Ribu UKM di Riau Kembali Diusulkan Dapat Bantuan Pusat
Camat Mandau Riki Rihardi seràhkan Bantuan Bupati Bengkalis Usai Goro di Kelurahan Duri Barat
Kadis Kominfo Kepri Buka Sosialisasi Peraturan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio
Kunjung Staf Ahli Kemen-PPN, Bicara Peluang Pariwisata Lingga
Aqua Diduga Bukan dari Mata Air Pegunungan, Mafirion: Ini Pelanggaran HAM dan Hak Konsumen