Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Potongan Video Diduga Perlihatkan Hubungan Dekat Pelaku dan Korban, Begini Respons Presma UIN Suska
BUALBUAL.com - Kasus pembacokan di lingkungan kampus UIN Suska Riau kembali menjadi sorotan. Kali ini, sejumlah foto dan video yang memperlihatkan kedekatan antara pelaku dan korban beredar luas di media sosial dan memicu gelombang spekulasi di tengah masyarakat.
Dalam beberapa potongan video yang viral, Raihan Mufazzar (22) dan Faradilla Ayu Pramesti (23) terlihat menunjukkan interaksi yang dinilai warganet layaknya sepasang kekasih. Tak hanya satu rekaman, terdapat beberapa cuplikan berbeda yang tersebar di berbagai platform, sehingga perbincangan publik pun semakin meluas.
Beredarnya konten tersebut memunculkan berbagai asumsi terkait relasi pribadi keduanya sebelum peristiwa tragis itu terjadi. Namun di tengah derasnya opini yang berkembang, Presiden Mahasiswa UIN Suska Riau, Muhammad Asdilfi, mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam spekulasi yang dapat memperkeruh suasana.
“Melihat situasi saat ini kita fokus untuk pemulihan korban. Pemulihan korban harus jadi prioritas kita bersama,” ujar Asdilfi, Ahad (1/3/2026).
Ia menegaskan bahwa kondisi korban jauh lebih penting untuk menjadi perhatian bersama dibandingkan memperdebatkan potongan-potongan video yang belum tentu menggambarkan keseluruhan situasi.
Asdilfi juga mengajak masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan korban agar segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
“Tentu besar harapan kita untuk seluruh masyarakat Indonesia sama-sama mendoakan korban agar segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.
Terkait motif pelaku, pihak kampus memilih untuk tidak berspekulasi. Asdilfi meminta publik memberikan ruang kepada aparat penegak hukum yang saat ini masih melakukan pendalaman perkara.
“Untuk motif pelaku, kita sama-sama dengarkan nanti setelah proses pendalaman perkara oleh pihak berwajib,” jelasnya.
Di tengah derasnya arus informasi dan opini di media sosial, pihak kampus berharap masyarakat dapat bersikap bijak, tidak menyebarkan konten yang belum terverifikasi, serta tetap menjaga empati terhadap korban dan keluarga yang terdampak.

Berita Lainnya
Warga Rengat Geger! Temukan Mayat Mengambang di Sungai Indragiri saat Mandi
Disdik Inhil Bantah Tudingan Pemberitaan Terkait Keraguan Kebenaran Realisasi Dana BOS SDN 002 Selensen
Saling Klaim PSMTI Vs Panitia Bazar Wekeend Kota Tanjungpinang
Keluarga Besar Asmadi Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda Inhil Yang Telah Perihatin Atas Musibah Kebakaran di Teluk Pantaian
Gempa 6,2 Magnitudio Goncangkan Wilayah Sumbar Terasa Hingga Ke Riau
Mayat Perempuan Muda tanpa Identitas di Lintas Bono, Ternyata Siswi SMP Bernas Pelalawan Yang Hilang
Sedih! Ibu 3 Anak di Riau Diperkarakan, Hanya Karena Curi Sawit Senilai Rp 76 Ribu Buat Beli Beras
Dihantam Angin Kencang, Pasar di Kuala Selat Kateman Ambruk
Joget-joget Bikin Konten Youtube di Lampu Merah, Spider man Diamankan Satpol PP Inhil
Para Pelajar dan Warga di Desa Pulau Kecil, Inhil harus 'Menantang Maut' melewati Jembatan Lapuk
Harga Sawit Murah, Puluhan Massa Datangi DPRD Riau, Ini Permintaan Mereka?
BBM Langka di Sungai Guntung, Aktivitas Warga Kateman Lumpuh