Puskesmas Mandah Gelar Intervensi Serentak, Upaya Nyata Cegah Stunting
BUALBUAL.com - Upaya menekan angka stunting terus diperkuat melalui langkah konkret di tingkat pelayanan kesehatan. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Mandah menggelar kegiatan intervensi serentak penimbangan dan pengukuran balita, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di aula dan ruang tunggu Puskesmas Mandah ini melibatkan tenaga kesehatan, unsur kecamatan, serta partisipasi aktif masyarakat. Puluhan ibu terlihat antusias membawa anak mereka untuk mengikuti pemeriksaan yang telah disiapkan.

Program ini difokuskan pada deteksi dini gangguan pertumbuhan anak. Melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan secara serentak, petugas medis dapat mengidentifikasi risiko stunting sejak awal.
Selain pemeriksaan, para orang tua juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.
Media visual seperti carta obesitas turut digunakan untuk memberikan pemahaman mengenai berat badan ideal dan potensi risiko kelebihan berat badan pada balita.
Tidak hanya itu, layanan kesehatan dalam kegiatan ini juga diperluas dengan penyediaan pelayanan keluarga berencana (KB) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu. Pendekatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya terpadu menjaga kesehatan keluarga secara menyeluruh.
Tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator positif keberhasilan sosialisasi program. Para ibu tampak aktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terkait kondisi dan perkembangan anak mereka.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan edukatif, menciptakan interaksi yang baik antara petugas medis dan masyarakat. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman orang tua dalam menerapkan pola asuh sehat di rumah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting. Data hasil pengukuran yang diperoleh akan menjadi dasar dalam menentukan intervensi lanjutan yang lebih tepat sasaran.
Melalui langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, pola asuh, dan sanitasi semakin meningkat. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat pun menjadi kunci dalam mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Puskesmas Mandah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga pemantauan kesehatan anak dapat berjalan optimal dan tidak ada yang terlewat.

Berita Lainnya
TVRI Bagikan STB Untuk Masyarakat Natuna
Gubri Bertemu Pengurus SPS Cabang Riau, Siap Sambut Semua Tamu dari Seluruh Indonesia 'Puncak HUT Nasional'
Berekreasi ke Candi Muara Takus Akan Lebih Dekat, Perkembangan Jalan Tol Bangkinang-Koto Kampar Ingin Siap
Bupati Bengkalis Kasmarni, Serahkan Bansos 4 Kecamatan Di Duri
Dokter Positif Covid-19 Baru Sehari Bekerja di Puskesmas Rumbai Pekanbaru
Riau Semakin Dekat Jadi Daerah Istimewa, Naskah Akademik DIR Segera Rampung
Wakil Bupati Bengkalis Sambangi Gedung PWI, Tiga Anggota PWI Bengkalis Bakal Launching Buku
Pj Bupati Kampar Temui Wamendes Budi Arie Bahas 23 Desa Tertinggal
Buka Peluang Naker Lokal, Pemkab Bengkalis Gelar Sosperda Bengkalis Nomor 3 Tahun 2022
Gubernur Ansar Buka Rapat Koordinasi Kediklatan Provinsi Kepri
Camat Mandau Riki Rihardi beri Suport, Ketua TP PPK Gelar Gerakan Terobosan Urban Falming
9 Desa, 2 Dusun di Kepri Kini Terang Benderang