Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Puskesmas Mandah Gelar Intervensi Serentak, Upaya Nyata Cegah Stunting
BUALBUAL.com - Upaya menekan angka stunting terus diperkuat melalui langkah konkret di tingkat pelayanan kesehatan. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Mandah menggelar kegiatan intervensi serentak penimbangan dan pengukuran balita, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di aula dan ruang tunggu Puskesmas Mandah ini melibatkan tenaga kesehatan, unsur kecamatan, serta partisipasi aktif masyarakat. Puluhan ibu terlihat antusias membawa anak mereka untuk mengikuti pemeriksaan yang telah disiapkan.

Program ini difokuskan pada deteksi dini gangguan pertumbuhan anak. Melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan secara serentak, petugas medis dapat mengidentifikasi risiko stunting sejak awal.
Selain pemeriksaan, para orang tua juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.
Media visual seperti carta obesitas turut digunakan untuk memberikan pemahaman mengenai berat badan ideal dan potensi risiko kelebihan berat badan pada balita.
Tidak hanya itu, layanan kesehatan dalam kegiatan ini juga diperluas dengan penyediaan pelayanan keluarga berencana (KB) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu. Pendekatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya terpadu menjaga kesehatan keluarga secara menyeluruh.
Tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator positif keberhasilan sosialisasi program. Para ibu tampak aktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terkait kondisi dan perkembangan anak mereka.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan edukatif, menciptakan interaksi yang baik antara petugas medis dan masyarakat. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman orang tua dalam menerapkan pola asuh sehat di rumah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting. Data hasil pengukuran yang diperoleh akan menjadi dasar dalam menentukan intervensi lanjutan yang lebih tepat sasaran.
Melalui langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, pola asuh, dan sanitasi semakin meningkat. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat pun menjadi kunci dalam mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Puskesmas Mandah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga pemantauan kesehatan anak dapat berjalan optimal dan tidak ada yang terlewat.

Berita Lainnya
Munas Apkasi 2025: Kampar Siap Jadi Daerah Berdaya Saing Lewat Kolaborasi
Bupati Bengkalis bersama Guru MDTA Dari 4 Kecamatan, Gelar Bersholawat Di Duri
Gubernur Buka Kegiatan Asistensi Bagi Bendara Sekolah SMA/SMK se-Kepri
Penambahan 21 orang PDP baru, total PDP 1541 Orang
Syamsuar: Ponpes Yang Buka Harus di Zona Hijau dan Terapkan Protokol Kesehatan Dengan Ketat
Muliardi: Jemaah Haji Riau Harus Siap Fisik dan Mental Hadapi Puncak Haji
Untuk Keempat Kalinya, Pemkab Inhil Sukses Raih Opini WTP
Kelulusan PPPK Tahap II Riau 2025 Diumumkan, Cek Nama Lulus di Website BKD Sekarang!
Gubernur Kepri Resmikan Yayasan Mualaf Sakinah Mandiri
Kadisnaker Bengkalis Beri Penjelasan, Terkait Kucuran Anggaran 2020
4 Upaya Dilakukan Bupati Herman terhadap Naik Turunnya Harga Kelapa
Gubernur Ansar Ahmad: Jembatan SP II Hadiah Manis Untuk Masyarakat Anambas