Muak dengan Janji Pemerintah! Warga Pulau Kijang 'Balas' dengan Bangun Jalan Sendiri
BUALBUAL.com - Kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah daerah kian memuncak. Setelah bertahun-tahun jalan tak kunjung diperbaiki, warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, akhirnya mengambil langkah sendiri dengan membangun jalan setapak menggunakan dana sumbangan.
Kondisi jalan yang rusak parah dan sulit dilalui membuat aktivitas warga terganggu. Tak ingin terus menunggu janji yang belum terealisasi, masyarakat memilih bergotong royong membangun akses seadanya demi kelancaran mobilitas sehari-hari.
Pembangunan jalan setapak tersebut dilakukan secara swadaya, dengan mengandalkan iuran masyarakat. Aksi ini menjadi bukti kepedulian warga, sekaligus memperlihatkan bagaimana kebutuhan dasar bisa terabaikan di tengah janji pembangunan yang kerap digaungkan.
Salah seorang warga Pulau Kijang, Heri Supriadi (Assek), mengungkapkan kekecewaan yang mendalam terhadap pemerintah.
“Kami sudah capek dengan janji-janji, baik dari bupati maupun gubernur. Ini bukan setahun dua tahun, tapi sudah berperiode-periode, jalan kami tetap tidak diperbaiki,” tegasnya. 28/04/26
Ia menambahkan, masyarakat merasa hanya dijadikan objek janji tanpa realisasi nyata di lapangan.
“Setiap ada momen selalu dijanjikan, tapi hasilnya tidak pernah ada. Kami butuh bukti, bukan janji,” lanjutnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang merasakan langsung dampak buruk kondisi jalan tersebut.
“Kalau hujan, jalan ini becek dan licin, sangat berbahaya. Anak-anak sekolah sering jatuh. Mau tidak mau kami harus bangun sendiri,” ujar seorang warga.
Selain berdampak pada keselamatan, kondisi jalan juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Distribusi barang jadi susah, ongkos makin mahal. Jalan ini sangat penting untuk kehidupan kami,” tambah warga lainnya.
Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah. Di saat berbagai program pembangunan terus dipublikasikan, realitas di lapangan justru menunjukkan masih adanya wilayah yang harus berjuang sendiri untuk mendapatkan akses dasar yang layak.
Apa yang dilakukan warga Pulau Kijang bukan hanya bentuk gotong royong, tetapi juga sinyal kuat hilangnya kepercayaan terhadap janji-janji pemerintah yang tak kunjung terealisasi.
Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dan tidak lagi menunda perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendasar, sebelum ketidakpercayaan publik semakin meluas.

Berita Lainnya
Dihantam Gelombang, Kapal Barang KM Firman Tenggelam di Perairan Sungai Batang Inhil
Warga Keluhkan Kondisi Jalan Perbatasan Desa di Kecamatan Benai yang Rusak Parah
Peringatan Keras, Uang Petani Harus Kembali atau Raja Abdul Aziz Ditarik ke Meja Hukum
Berbondong-bondong Pedagang Selamatkan Barang Pasca Kebakaran Pasar Cik Puan Pekanbaru
Demokrat: Pastikan Kabar Wafatnya Anggota DPRD Riau 'Noviwaldy Jusman' Hoax
Manajemen PT Indolatek Lamteng Diduga Gelapkan Uang Hasil Jual Getah Karet Petani
Amrul Warga Desa Teluk Kabung Inhil Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Antena Prabola
Ketua Awas Kepri Minta Pelaku Pencabulan Diberi Ancaman Hukuman Maksimal
Tiga Jamaah Asal Indonesia Hilang saat Puncak Haji, Kini Masih Dicari
Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Toko Kain di Tembilahan
Cekcok Sama Suami, Istri Ucapkan Kata Terakhir dan Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Semua Korban Dilarikan ke RS, Terjadi Tabrakan Beruntun Terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru-Teluk Kuantan