Sempat Hilang Saat Bekerja, Pemuda 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Perawang
BUALBUAL.com - Seorang pekerja dilaporkan terjatuh ke sungai saat melakukan aktivitas di kawasan Pelabuhan Terminal Peti Kemas (TPK) Perawang, Kabupaten Siak, Jumat (26/6).
Korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru oleh pihak keluarga korban, Yudi, pada Jumat siang. Menindaklanjuti laporan itu, tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya mengirim tujuh personel untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
“Setelah menerima informasi, tim langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Suhandi (27), warga Perawang. Saat kejadian, ia tengah mengerjakan pekerjaan bekisting di area dermaga. Diduga, korban terpeleset hingga jatuh ke sungai dan tidak sempat menyelamatkan diri.
Rekan kerja korban sempat melakukan pencarian secara mandiri sesaat setelah kejadian. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga akhirnya tim SAR tiba dan mengambil alih operasi pencarian.
Setelah beberapa jam penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.15 WIB. Jasad korban ditemukan pada jarak kurang lebih 53 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke Klinik Kesehatan Pelindo sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Budi Cahyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh tim di lapangan. Kami juga turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ucapnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Pihak Basarnas turut mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja di wilayah perairan dan pelabuhan, agar selalu mengutamakan keselamatan kerja serta menggunakan alat pelindung diri sesuai standar guna mencegah kecelakaan serupa.

Berita Lainnya
Dugaan Penganiayaan kepada Jurnalis, PWOI Nusantara Riau Minta Segera Ciduk Pelaku
Diskominfo Kota Tanjungpinang Terkesan Tebang Pilih dalam Penyaluran Anggaran Publikasi 2021
LAM dan MUI Minta Walikota Tanjungpinang Angkat Bicara
Sebuah Kapal Kayu Tenggelam di Perairan Tanjung Sembilang Kabupaten Lingga, 3 Orang Selamat
Joget-joget Bikin Konten Youtube di Lampu Merah, Spider man Diamankan Satpol PP Inhil
Niat Baik Berujung Petaka, Warga Sungai Bela Inhil Ini Tenggelam di Perairan Sungai Buluh
Kekecewaan Salman Atas Perekrutan Petugas Sensus Penduduk di Belengkong, Ini Penjelasan Camat dan Kades
Tangis dan Kepanikan Warnai Kebakaran di Tembilahan, Rumah Warga Habis Terbakar
Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Toko Kain di Tembilahan
Sebanyak 14 Unit Rumah di Pulau Burung Hangus Terbakar, Kerugian Capai Setengah Milyar
Diburu Berhari-hari, Suami yang Diduga Bunuh Istri Akhirnya Tertangkap
Tanpa Musyawarah, SK e-Warung Kelurahan Tanjung Aman Lampura Diganti