Harimau 2 Meter Ditangkap!
Harimau Sumatera yang Diduga Terlibat Serangan di Pelalawan Berhasil Ditangkap, Masih Jalani Uji DNA
BUALBUAL.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau berhasil menangkap seekor harimau sumatera di Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Satwa liar tersebut diamankan di sekitar kawasan konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI), lokasi yang sebelumnya terjadi dua kasus serangan terhadap manusia hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Harimau dengan panjang sekitar dua meter itu kini dititipkan sementara di Kebun Binatang Kasang Kulim, Kabupaten Kampar, untuk menjalani pemeriksaan intensif, termasuk uji DNA.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah harimau yang ditangkap merupakan individu yang terlibat dalam serangan terhadap warga.
"Kami belum mengumumkan secara resmi karena proses pemeriksaan dan uji DNA masih berlangsung," ujarnya, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan apakah harimau tersebut termasuk kategori man-eater atau tidak.
Selama proses pemeriksaan, satwa dilindungi itu ditempatkan di kandang tertutup di Kasang Kulim dan tidak dibuka untuk kunjungan masyarakat. Penitipan sementara juga dilakukan untuk memudahkan proses observasi, sekaligus sebagai langkah antisipasi sebelum diputuskan apakah harimau dapat dilepasliarkan kembali atau memerlukan penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat serangan harimau di kawasan Desa Sungai Ara. Korban pertama adalah Jerlin Zalukhu (12), yang ditemukan meninggal pada 7 Juli 2026 dengan luka serius di bagian leher.
Tiga hari kemudian, Eko Prastio (29), seorang karyawan perusahaan, juga ditemukan meninggal dunia setelah diduga diterkam harimau saat mencari sinyal telepon di kawasan yang minim penerangan. Lokasi kejadian kedua berjarak sekitar 6,5 kilometer dari tempat kejadian pertama.
BBKSDA Riau menegaskan, hasil uji DNA akan menjadi dasar untuk memastikan keterkaitan harimau yang diamankan dengan dua insiden tersebut sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Berita Lainnya
Proyek Kelanjutan Jalan Mandah - Sembuang Sudah Ditayang, Tinggal Tunggu Pemenang?
Dugaan Pungli Pada Supir Terkuak di PKS PT PAA Simpang Bangko
Disdukpencapil Inhil Layanan Online Sudah Dibuka, Manual Diwacanakan Akan Ditutup
Syahroni Siregar Kami Sudah Dapat Izin dari BPBD, Trio Beni Sebut Tim Covid-19 Inhil Tidak ada Keluarkan Izin Seminar di Engku Kelana
TK Melati Di Desa Kota bangun Diduga Langgar SE Dinas Dikpora Kampar Dengan Lakukan Belajar Tatap Muka
Selamatkan Pemukiman Masyarakat, Sambu Group Bangun Tanggul di Desa Air Tawar Kateman
DP2KBP3A INHIL Gelar Wisuda Guna Peningkatan Kualitas Hidup Lansia
Potret Kemiskinan Warga Hamparan Kelapa Dunia Terlihat Nyata, Pemda Inhil Terkesan Tutup Mata
Mahasiswa UIR Nyatakan Siap Sambut dan Mengawal Kedatangan HRS ke Di Tanah Melayu Riau
DP2AKBP3A Inhil Bersama Pukesmas Gelar Audit Kasus Stunting di Tembilahan
Sebelum Berbayar, Antusias Masyarakat Semakin Tinggi Menjajal Jalan Tol Permai
Rianto : Segera Chroschek Bersama DLH, Bila Benar Dapat Dipidanakan