PILIHAN
5 Dampak Bangunan Gedung Megah di Riau, Nama Bumi Lancang Kuning Akan Tinggal Kenangan
bualbual.com, Sebagai mana kita ketahui Provinsi Riau dikenal sebagai bumi lancang kuning, baik Lakol, Nasional, Bahkan International, Provinsi yang terdiri dari 10 Kabupaten dan 2 Kabupaten kota, berbagai suku dan kebudayan yang hidup namun tidak terlepas dari kekuatan budaya melayu.
“ bualbual.com, melihat 5 dampak pembangunan Gedung Megah di Riau, Nama Bumi Lancang Kuning Akan Tinggal Kenangan, 10 sampai 20 Tahun kedepan Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau Hanya Tinggal kenangan, dengan alasan dan asfek yang dilihat dari lima pandangan pembangunan saat ini.
Kantor Gubernur Riau yang berdiri kokoh dengan desain yang sangat modrn, disini Tampa ada melihat dari sisi konsep pembangunan bernuasa melayu dan di tambah lagi dengan pembangunan ataupun renovasi kantor -kantor dinas lingkungan pemerintah Provinsi Riau sudah melalui meningalkan simbul melayu, hal ini menjadikan faktor salah satu Akan Kehilangan Nama Bumi Lancang Kuning Kedpan
Kantor Bupati Rokan Hilir disebut-sebut sebagai kantor bupati termegah di Tanah Air. Bagaimana bentuk kantor bupati termegah se Indonesia itu, Tapi ingatlah kantor bupati ini sama sekali tidak menunjukan Sisi keaslian sebuah daerah yang di Bumi Melayu.
Kantor Pemerintahan Kabupaten Bengkalis,Daerah di kenal dengan pengahasilan Migas ini, Pembangunan Kantor Bupati Yang cukup megah dan lebih kekinian, Namun Sayang hanya sedikit simbul melayu yang di pertahankan dari pembangunan kantor bupati bengkalis tersebut
Ia boleh dibilang salah satu petanda Akan menghilangkan Nama Lancang Kuning di Provinsi Riau
Pembangunan yang banyak berdiri di pusat Provinsi Riau – Pekanbaru, Riau memang menjadikan daerah kota yang menuju perkembangan dalam semua hal, baik Pembangunan Apartemen, Hotel, Ruko Bahkan Resatoran Maupun Kantor Swasta
Tampa Kita sadari dari semua Desain Pembangunan yang ada saat ini tampa ada satupun, Menyimpulkan Pembangunan itu berada di bumi lancang kuning. Sangat tidak mungkin dari penawaran dan penampilan pusat tata kota Provinsi Riau Seperti ini, juga menjadikan hilang nama keaslian bumi lancang kuning Riau mulai memudar
Sekilas Memandang Gedung Perusahaan Perbankan, BANK RIAU KEPRI, Budan Usaha Miliki Daerah (BUMD) Yang Berdiri Ibu Kota Provinsi Riau Boleh di bilang dengan kata Sempurna. Dengan sekian kali kita melihat hanya seberapa persen menampak identitas nuansa melayu, bahkan kalau memandang sekilas pasti tersentak di pikiran kita waw... gedung ini sangat luar biasa megah, apakah ini sebuah faktor petanda akan menghilang nya identitas bumi lancang kuning di provinsi kita cinta ini.
Apapun permaslahan atau petanda akan hilang nya nama Lancing Kuning di provinsi riau kita sangat tidak ingin, kita tidak mau hanyalah tinggal sebuah kenangan ataupun nama, tampa ada menunjukan bukti fakta yang bisa di rasa di raba dan di lihat anak cucu kita nantik.
Harapan kita sebuah hendaklah Pemerintah provinsi Riau dan kabupaten, membuat kebijakan ataupun perda khusus tentang tata cara pembangunan di Bumi lancang kuning tetap bernuasa modrn tapi tidak menghilang simbol – simbol melayu, Baik itu pembangunan gedung pemerintahan, bahkan swasta,
Lembaga Adat Melayu Riau yang sangat kita Hormati bersama Oleh Masyarakat Riau, hendaklah LAM Memberi andil didalam setiap pembangunan di seluruh Provinsi Riau, Agar nama Bumi lancang kuning yang kita cintai tidak di telan zaman.
Editor:Ucu
- Kantor Gubernur Pemerintahan Daerah Provinsi Riau
Kantor Gubernur Riau yang berdiri kokoh dengan desain yang sangat modrn, disini Tampa ada melihat dari sisi konsep pembangunan bernuasa melayu dan di tambah lagi dengan pembangunan ataupun renovasi kantor -kantor dinas lingkungan pemerintah Provinsi Riau sudah melalui meningalkan simbul melayu, hal ini menjadikan faktor salah satu Akan Kehilangan Nama Bumi Lancang Kuning Kedpan
- Kantor Pemerintahan Kabupaten Rohil
Kantor Bupati Rokan Hilir disebut-sebut sebagai kantor bupati termegah di Tanah Air. Bagaimana bentuk kantor bupati termegah se Indonesia itu, Tapi ingatlah kantor bupati ini sama sekali tidak menunjukan Sisi keaslian sebuah daerah yang di Bumi Melayu.
- Kantor Pemerintahan Bupati Kabupaten Bengkalis
Kantor Pemerintahan Kabupaten Bengkalis,Daerah di kenal dengan pengahasilan Migas ini, Pembangunan Kantor Bupati Yang cukup megah dan lebih kekinian, Namun Sayang hanya sedikit simbul melayu yang di pertahankan dari pembangunan kantor bupati bengkalis tersebut
Ia boleh dibilang salah satu petanda Akan menghilangkan Nama Lancang Kuning di Provinsi Riau
- Pembanguan Hotel, Apartemen, Ruko bahkan Restoran
Pembangunan yang banyak berdiri di pusat Provinsi Riau – Pekanbaru, Riau memang menjadikan daerah kota yang menuju perkembangan dalam semua hal, baik Pembangunan Apartemen, Hotel, Ruko Bahkan Resatoran Maupun Kantor Swasta
Tampa Kita sadari dari semua Desain Pembangunan yang ada saat ini tampa ada satupun, Menyimpulkan Pembangunan itu berada di bumi lancang kuning. Sangat tidak mungkin dari penawaran dan penampilan pusat tata kota Provinsi Riau Seperti ini, juga menjadikan hilang nama keaslian bumi lancang kuning Riau mulai memudar
- Pembangunan Gedung Bank Riau Kepri
Sekilas Memandang Gedung Perusahaan Perbankan, BANK RIAU KEPRI, Budan Usaha Miliki Daerah (BUMD) Yang Berdiri Ibu Kota Provinsi Riau Boleh di bilang dengan kata Sempurna. Dengan sekian kali kita melihat hanya seberapa persen menampak identitas nuansa melayu, bahkan kalau memandang sekilas pasti tersentak di pikiran kita waw... gedung ini sangat luar biasa megah, apakah ini sebuah faktor petanda akan menghilang nya identitas bumi lancang kuning di provinsi kita cinta ini.
Apapun permaslahan atau petanda akan hilang nya nama Lancing Kuning di provinsi riau kita sangat tidak ingin, kita tidak mau hanyalah tinggal sebuah kenangan ataupun nama, tampa ada menunjukan bukti fakta yang bisa di rasa di raba dan di lihat anak cucu kita nantik.
Harapan kita sebuah hendaklah Pemerintah provinsi Riau dan kabupaten, membuat kebijakan ataupun perda khusus tentang tata cara pembangunan di Bumi lancang kuning tetap bernuasa modrn tapi tidak menghilang simbol – simbol melayu, Baik itu pembangunan gedung pemerintahan, bahkan swasta,
Lembaga Adat Melayu Riau yang sangat kita Hormati bersama Oleh Masyarakat Riau, hendaklah LAM Memberi andil didalam setiap pembangunan di seluruh Provinsi Riau, Agar nama Bumi lancang kuning yang kita cintai tidak di telan zaman.
Editor:Ucu

Berita Lainnya
Kadinkes Riau: Kondisi Pasien Suspect Corona di Dumai Membaik
Sekda Inhil Said Syarifuddin Hadiri Musrenbang Di Kec Enok
Mendekati Hari Pencoblosan, Dandim 0314/Inhil Tekankan Anggotanya Untuk Tetap Menjaga Netralitas
Pengusaha Tak Patuh UMP 2020 Naik 8,51% Siap-siap Usaha Disetop
Refly Harun: Ma'ruf Amin Bisa Didiskualifikasi dan Pemilu Ulang Jika Terbukti Statusnya di Bank
Permainan Tradisonal Rakyat Kab Rokan Hilir-Riau
Pemprov Riau Siapkan 1000 Bed, Untuk Antisipasi Pasien Covid-19
Akibat Kapal kayu Meladak, Tiga Orang ABK Alami Luka Serius
Dihantam Angin Kencang, Pelabuhan Bersama Satu Unit Rumah Roboh Tertimpa Pohon
Kader Golkar yang Berminat Maju Pilkada Segera Temui Masyarakat
Tito Karnavian Dicopot Sebagai Polri, Komjen Ari Dono Akan Jabat Plt
Bupati Inhil HM.Wardan Hadiri Coffee Morning Dan Halal Bihalal Bersama TCI Chapter Bumi Lancang Kuning