PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Alphabet Inc, Nyatakan Akuisisi HTC Corp Taiwan Capai Rp 14,52 Triliun
Alphabet Inc, Nyatakan Akuisisi HTC Corp Taiwan Capai Rp 14,52 Triliun
Bualbual.com,- Alphabet Inc, induk usaha dari Google menyatakan akan mengakuisisi HTC Corp Taiwan dengan nilai mencapai US$ 1,1 miliar atau setara Rp 14,52 triliun (kurs Rp13.200).
Mengutip Reuters, Kamis (21/9/2017), tujuan dari perusahaan raksasa teknologi itu melakukannya untuk fokus mengembangkan produk smartphone Pixel miliknya.
"Bagi Google, kesepakatan ini semakin memperkuat komitmen terhadap smartphone dan investasi keseluruhan dalam bisnis perangkat keras yang sedang berkembang," bunyi pernyataan dari Google.
Google memang tengah meningkatkan produksi perangkat kerasnya setelah meluncurkan produk smartphone terbarunya tahun lalu. Perusahaan juga telah mempekerjakan Rick Osterloh, mantan eksekutif Motorola, untuk menjalankan divisi perangkat kerasnya.
Berdasarkan kesepakatan akuisisi tersebut, Google juga akan menerima lisensi non-eksklusif untuk kekayaan intelektual HTC. Perusahaan asal Taiwan itu juga akan terus menjalankan bisnis smartphone yang tersisa.
HTC sendiri adalah mitra lama Google dalam memproduksi smartphone miliknya dan terakhir memproduksi Pixel. Beberapa analis memperkirakan bahwa penjualan smartphone Pixel menyumbang 20% dari pendapatan smartphone HTC.
Namun HTC merasa pangsa pasarnya telah menyusut tajam karena persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan produsen smartphone lainnya, seperti Apple Inc, Samsung Electronics Co dan beberapa perusahaan China.
Pangsa pasar smartphone HTC di seluruh dunia turun tajam dari 8,8% di 2011 menjadi 0,9% di tahun lalu. Smartphone Pixel Google sendiri memiliki pangsa pasar kurang dari 1% sejak diluncurkan tahun lalu, dengan perkiraan penjualan sebanyak 2,8 juta unit.
Penurunan kinerja yang tajam dari HTC itu membuat beberapa analis mempertanyakan keputusan Alphabet itu.
"HTC telah melewati masa jayanya. Berapa banyak target yang harus dikejar untuk memperbaiki penurunan pendapatan itu," kata Analis IDC, Ryan Reith.
"Kecuali Google benar-benar ingin mengembangkan produk perangkat keras lainnya seperti Google Home dan Chromebook selain smartphone, maka saya tidak menganggapnya sebagai pertaruhan," tambahnya.
Aksi tersebut menambah sederet catatan Google dalam mengakuisi perusahaan manufaktur smartphone. Pada 2012 lalu Google telah mengakuisisi Motorola Mobility senilai US$ 12,5 miliar. Lalu dua tahun kemudian perusahaan itu dijual ke China Lenovo Group Ltd dengan harga kurang dari US$ 3 miliar.( dc/bbc )

Berita Lainnya
Syamsuar: Pembangunan Rutan Urusan Kanwil, Tolak Komentari Hasil Peninjauan ke Rutan Siak
Polisi Sita Buku Tentang Riba di Kediaman Pelaku, Terkait Seorang Pelaku Berupaya Bakar Bank BNI Dumai
Bantah Terima Fee Soal Proyek PLTU Riau-1 'Idrus Marham'
Timbul Kehebohan Pulau Bintan Kepri Dijual Disitus Online Ternama
Di HUT Korpri dan PGRI Pemkab Inhil Berikan Penghargaan ASN Yang Berprestasi
Setelah DPD Kepri, DPD AJO Indonesia Sumbar akan Gelar Aksi Peduli Sulteng
Bentrok Terjadi! Tiga Warga Terluka Saat Eksekusi Lahan di Gondai Pelalawan
Mengenaskan! Hilang Selama Dua Hari, Siswi SMP Kelas 9 Di Rohil Ditemukan Tewas
Harapan Bupati Inhil, Saat Buka Turnamen Sepakbola WardanSu CUP 2020
Hari ke-3, Kapolres Inhil Masih Lakukan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Desa Simpang Gaung
Plh Sekda Riau Pimpin Rapat Bahas Dua Tahun Kepemimpinan Syamsuar
Gempa yang Guncang Inhil, Dipicu oleh Aktivitas Sesar Lokal di Sekitar Kawasan Perairan Indragiri