PILIHAN
Pendidikan Indonesia Kalah Saing dengan Singapura, Malaysia
Pendidikan Indonesia Kalah Saing dengan Singapura, Malaysia
Bualbual.com, - Lembaga Pengkajian MPR RI mengkaji rendahnya persoalan pendidikan di Indonesia yang jauh tertinggal dengan beberapa negara lain di ASEAN. Ini dibahas dalam Round Table discussion bertema "Mencerdaskan kehidupan bangsa: Pendidikan nasional menurut UUD NRI Tahun 1945", Jumat (21/10).
Ketua Lembaga Pengkajian (Lemkaji) MPR RI, Rully Chairul Azwar mengatakan, kondisi pendidikan nasional saat ini belum sebaik yang diharapkan. Masih banyak persoalan yang mengiringi pelaksanaan pendidikan nasional, meskipun anggaran pendidikan sudah ditingkatkan (mencapai Rp 416,1 triliun, untuk 2017).
Tapi faktanya daya saing pendidikan di Indonesia jauh di bawah dibandingkan tiga negara ASEAN lain. "Pada 2015-2016 posisi Indonesia berada pada peringkat ke-37 dari 138 negara. Namun pada periode 2016-2017 posisi Indonesia turun ke urutan 41, di bawah Malaysia (18), Singapura (2) dan Thailand (32)," papar Rully.
Persoalan lain yang menjadi bukti adanya masalah pada sistem pendidikan nasional adalah data yang disampaikan Unicef pada 2016. Dalam data itu disebutkan, sebanyak 2,5 juta anak Indonesia tidak menikmati pendidikan lanjutan dengan alasan faktor ekonomi dan budaya.
"Ini adalah bukti yang nyata bahwa sistem pendidikan kita masih diliputi berbagai persoalan. Karena itu kita ingin mencarikan solusi, agar ke depan cita-cita mencerdaskan bangsa bisa segera tercapai", kata Rully menambahkan.
Hadir dalam acara Round Table discussion tersebut para pimpinan Lembaga Pengkajiam MPR, yaitu Ahmad Farhan Hamid, Djafar Hafsah, I Wayan Sudirta, Andi Matalatta dan Syamsul Bahri. Lemkaji direncanakan kembali menggelar Round Table Discussion pada 24 Oktober mendatang di Nusantara IV komples parlemen. Sebanyak 25 pakar pendidikan akan dihadirkan pada acara tersebut. Di antaranya Arief Rachman, Satrio Brodjonegoro, Din Syamsudin, dan Anwar Arifin.
(Rc/bbc)

Berita Lainnya
Terkait Penerimaan CPNS, Honorer K2 Riau Sampaikan Tujuh Tuntutan
FPI Lakukan Aksi 313, Polisi Sebut Untuk Apa Lagi.?
PKB Bengkalis Ancam Laporkan Oknum Caleg Nasdem, Kami Merasa Difitnah
Bupati Wardan Paparkan Potensi Kelapa Inhil di Hadapan Perwakilan Pemerintah Tiongkok
Hasanuddin: Jika "Yan Prana" Jadi Sekda Riau, Maka Pupus Sudah Harapan Masyarakat Indragiri!
Miliki Sabu, Warga Desa Sungai Laut ditangkap Sat Res Narkoba Polres Inhil di Tembilahan
Klarifikasi Ustaz Abdul Somad Soal Simbol Salib
Hadir di Wisata Ulu Kosok "Raja Ampar Riau" Harris Di Ajak Selfie Bareng Pengunjung
Perumahan pemukiman Sungai Inhil Direncanakan Direlokasi ke Rusunawa
DPPPA Riau Deklarasikan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Razia Warnet, 80 Pelajar Diamankan Petugas Satpol PP Pekanbaru
Sekda Said Syarifuddin, ASN Inhil Yang Terlibat Politik Praktis Sudah Ditindak