PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Ternyata Ada Tumor di Sekujur Tubuh Bonita
Bualbual.com, Harimau Sumatera yang telah menewaskan dua warga di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, teridentifikasi memiliki tumor di seluruh bagian tubuhnya. Hal itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap hewan dilindungi bernama Bonita itu.
Pemeriksaan dilakukan oleh dokter hewan (drh) Andita Septiandini pada tubuh Bonitasaat satwa langka tersebut tiba di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, pada Sabtu, 21 April lalu.
"Kemarin sudah kita lakukan operasi tumor di bagian perut kanan satu biji. Tapi, teridentifikasi ada beberapa. Ada lebih dari satu tumor. Itu di seluruh badan," ujar Dita saat dihubungi, Senin (23/4/2018).
Dokter Dita memang mengikuti dari awal proses penangkapan hingga evakuasi Bonita. Ia mengaku belum mengetahui pasti penyebab tumor jinak tersebut bisa menyerang sekujur tubuh harimau betina yang berusia sekitar empat tahun itu.
"Belum tahu, nanti kita tunggu hasil diagnosisnya. Ini kan baru diagnosis sementara, nanti hasil pastinya kita tunggu hasil dari laboratoriumnya keluar dulu. Nanti akan kita infokan," ucapnya.
Bonita berhasil ditangkap dengan cara ditembak dengan peluru bius sebanyak dua kali. Proses penangkapan Bonita dilakukan saat berada di blok 76-77, Afdeling IV, Kebun Eboni PT Tabung Haji Inti Plantation (THIP), Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir, pada Jumat, 20 April 2018, sekitar pukul 06.15 WIB.
Di lokasi favorit itulah Bonita akhirnya ditembak dengan bius. Pada tembakan bius pertama Bonita yang masih dalam keadaan setengah sadar masih sempat berjalan sejauh satu kilometer. Kemudian petugas kembali menembakkan bius untuk kedua kalinya kepada kucing besar itu agar pingsan dan dapat segera dievakuasi.
Setelah pingsan, Bonita langsung dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kandang besi khusus untuk evakuasi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kemudian ia dievakuasi dari areal perkebunan eboni PT Tabung Haji Inti Plantation (THIP) ke dermaga perusahaan melalui jalur darat.
Setelah itu, Bonita dibawa ke Kecamatan Tembilahan, Inhil, menggunakan kapal untuk dibawa ke Dharmasraya. Proses evakuasi terhadap Bonita dikawal ketat oleh petugas kepolisian dan TNI.*(jawapos.com)

Berita Lainnya
Bupati HM. Wardan dan Fokompimda Ikuti Rakornas
Marcella Zalianty Takut Gunakan Kecanggihan Teknologi untuk Kecantikan
Dulu Saya Senang Slogan "Riau Tanpa Asap" Doni Monardo: Tapi Apa........
Solidaritas Anggota yang Tertimpa Musibah Kebakaran,PWI Riau Turun Berikan Bantuan
Andrigo Tangapi Penolakan Nama "Rusli Zainal" PGRI Pusat Merendahkan Tokoh Terbaik Riau
Didampingi Kabid BM Inhil, Sekdaprov Riau Tinjau Jembatan Amblas di Tempuling
Kamu Harus Tau! 5 Isi 5 Maklumat Kapolda Riau Terkait Aksi Penyampaian Pendapat di Muka Umum
Joroknya Penampakan Pemakaman Umum di Sei Panas Tertimbun Tumpukan Sampah
Kabar Gembira Bagi Masyarakat Inhil, Sesuai Kualitas Yan Ekhsan Siap Beli Kelapa Petani Rp 12.000/Kg
Guru Pukul Siswa Kembali Terjadi di Pekanbaru, Ini Kronologinya
Siapa Ansar Ahmad? Kandidat Kuat Balon Wakil Gubernur Riau
Rakerda III Gubri H Arsyadjuliandi Rachman. Ia mengajak MUI bersatu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Riau