PILIHAN
Karena Ini.... Penyebab Kematian Wanita di Gorong-gorong Jalan Tuanku Tambusai
BUALBUAL.com, Tim forensik dari RS Bhayangkara Polda Riau, menemukan adanya sejumlah luka akibat benda tajam dan tumpul di beberapa posisi tubuh mayat yang ditemukan di Jalan Tuanku Tambusai ujung, Kecamatan Payung Sekaki.
Seperti adanya luka bekas benda tajam di bagian dada, perut dan paha.
"Penyebab meninggalnya akibat kekerasan benda tajam di dada.
Namun kekerasan di paha, dapat mengakibatkan kematian juga," ungkap Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian (Kasubbid Yanmed Dokpol) RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto, Rabu (2/5/2018).
Korban yang diperkirakan berusia 25-35 tahun tersebut, saat ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Kaki kirinya terpisah sejauh tiga meter dari badannya.
Menurut Supri, terpisahnya kaki perempuan tanpa identitas itu, bukan karena dimutilasi. Namun karena proses pembusukan.
"Saya tegaskan tidak ada tanda-tanda korban tersebut mendapatkan luka-luka akibat mutilasi. Namun ditemukan adanya proses pembusukan daerah paha," tegas Supriyanto.
Ia menduga, korban sudah meninggal dalam waktu satu bulan. Oleh sebab itu, tubuh korban mengalami pembusukan hingga ada semacam binatang pengerat yang menggigit paha kiri korban.
"Sangat dimungkinkan adanya binatang pengerat (tidak bertentangan dengan biawak) yang menariknya sehingga mengakibatkan pahanya lepas," bebernya.
Selai itu, leher wanita itu juga terikat dengan tali plastik yang talinya telah diikatkan pada sebuah batu untuk menenggelamkannya.
"Terikat dengan tali, bisa dilakukan sebelum dan setelah (meninggal). Di leher ada kekerasan tumpul, saya tidak tau akibat jeratan atau cekikikan. Yang jelas kalau kekerasan dilakukan sebelum meninggal," ucapnya.
Meski hasil otopsi telah keluar, namun jasad korban masih berada di RS Bhayangkara Polda Riau. Menunggu identitasnya terungkap oleh penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Kita masih lidik. Namun dapat dipastikan kalau kematiannya tidak wajar," katanya.
Sebelumnya, jasad perempuan ini ditemukan oleh tiga orang pencari rumput untuk pakan ternak pada Selasa (1/5) pagi.
Awalnya mereka mengira bau menyengat yang mereka hirup adalah bangkai binatang, ternyata malah berasal dari bau mayat seorang perempuan.***
cakaplah.com

Berita Lainnya
22 Ribu Penonton Ditembaki, 58 Tewas
Luar Biasa!!! Prof. Dr.Ir.Irwandi Jaswir MSc Asal Kuansing Terima Anugerah “King Faisal Prize” dari Raja Salman
Satu Warga Binaan Lapas Kelas II Kampar Tertangkap Tangan Miliki Narkoba Jenis Sabu
PB HMI Prihatin Atas Kabar Pengungsi Palu Meninggal Karena Kelaparan
Ditinggal Sholat oleh Pemiliknya, Toko Emas di Pekanbaru Dibobol Maling
Gebyar Detak Bulan Suci Ramadhan, PT Agung Agrindustri Gelar Pasar Murah
Silaturahmi dengan Wagubri Terpilih, Edi Natar:Saya Senang dengan AJO Indonesia Riau
HMI Jadi Sasaran Intelijen, KAHMI Angkat Bicara
Kasat Reskrim Gelar Press Release Pelaku Curas Yang Terjadi Di Tanah Putih Tanjung Melawan
Aktris Senior Titi Qadarsih Meninggal
Sadis! Suami Habisi Istri dan Serahkan Mayatnya ke Kantor polisi
MTQ Inhil Mengecewakan! Kafilah Duduk di Atas Rumput Para Pejabat Enak-enakan Duduk Dikursi Empuk